Pendidikan Meski Salah Jurusan

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai tetap melanjutkan pendidikan meski salah jurusan. Berpikir dua kali sebelum mengambil suatu keputusan adalah tindakan yang bijaksana.

Yakinkan diri sendiri sendiri dengan sebaik-baiknya jika pindah jurusan memang hal yang ingin dilakukan.

Pendidikan Meski Salah Jurusan

Sebab pindah jurusan ialah sebuah pilihan dalam hidup yang mengandung risiko. Belum tentu jua akan lebih betah di jurusan yang baru, siaplah juga dengan resiko yang akan ditimbulkan.

Pertama adanya biaya tambahan dari segi finansial, kedua harus memulai semuanya lagi berasal awal juga keterlambatan lulus dibanding sahabat-temanmu sebelumnya. Setelah bulat tekad, bicaralah baik-baik dengan orang tua.

Jelaskan mengapa ingin mengulang semua dari awal, serta yakinkan mereka akan pilihan ini. Selesainya menerima ijin, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan apabila ingin berpindah jurusan, diantaranya yaitu :

  • Kuliah S1 Lagi pada Jurusan yang Di inginkan
    Meskipun memang tidak banyak yg melakukannya, terutama karena alasan waktu, cobalah kuliah S1 lagi sehabis S1 yg kini selesai. Misalnya, bila baru menemukan passion dibidang medis waktu sedang kuliah Akuntansi. sehabis bergelar S.E., ambillah kuliah lagi di Jurusan Ilmu Gizi.
  • Double Degree
    Kuliah lagi dengan jurusan yang sesuai dengan minat. Program ini bisa memberikan gelar ganda dalam satu periode. Sederhananya, hanya dengan kuliah 3-4 tahun mampu menerima 2 gelar sekaligus.
    Double Degree bisa dilakukan di kampus yang berbeda atau pada kampus yang sama. Beberapa universitas memperlihatkan double degree secara terbuka dengan ketentuan yg secara khusus diatur oleh pihak universitas.
    Perlu dicatat, kuliah pada 2 jurusan secara bersamaan bukanlah hal yang mudah. Selain perhitungan dana, pula harus bisa mengatur waktu serta segala sesuatunya dengan baik termasuk bagaimana agar tak terdapat jadwal kuliah yang berbenturan.
  • Mengikuti Kursus

    Menambah ilmu untuk menunjang karier kedepannya tidak hanya dari kuliah. Bila memang merasa salah memilih jurusan, mampu mengikuti kursus atau workshop. Zaman sekarang tidak sulit untuk menemukan kursus untuk menaikkan soft sklill.
    Lakukan kursus atau workshop baik secara online ataupun offline dengan durasi kursus yang singkat, yaitu kurang lebih tiga-6 bulan.
    Tetapi jika merasa mengikuti kursus atau workshop akan mengeluarkan porto lebih, cobalah untuk mengikuti aktivitas magang atau volunteer yang sinkron dengan minat.
    Selain soft skill serta hard skill yang sudah pasti akan bertambah, mengikuti pengalaman magang di suatu perusahaan/instansi akan memberikan pengalaman di dunia kerja.

  • Lanjutkan Perkuliahan
    Bila sudah berada ditengah semester, bahkan sedang mengerjakan skripsi. Pindah jurusan rasa-cita rasanya bukan solusi yang sempurna.
    Apapun itu, bBila memang telah terlanjur tanggung harus meneruskan kuliah, anggaplah keadaan ini sebagai tantangan melatih diri keluar asal zona nyaman.
    Tidak ada ilmu yang sia-sia dipelajari. Belajarlah untuk menerima.
    Menjalani perkuliahan sampai tuntas jua artinya wujud tanggung jawab serta komitmen akan pendidikan. Bukan hanya pada orang tua, akan tetapi juga kepada diri sendiri.
  • Melanjutkan S2 sesuai Passion
    Kuliah dijurusan yang tidak linear menggunakan bidang ilmu akan menghadirkan tantangan tersendiri. Pendidikan serta pengetahuan tentang Kedokteran yang telah dipelajari selama bertahun-tahun sebelumnya takkan banyak berkaitan dengan Ilmu Akuntansi.
    Akibatnya, harus mampu mengejar banyak ketertinggalan supaya tidak hanya termangu-mangu di kelas.

Bisa jadi orang lain menggunakan waktu yang sama telah melakukan hal-hal besar, tetapi dengan waktu yang dipunya justru masih kebingungan. Jadi segeralah dan jika merasa, jurusan saat ini masih memungkinkan untuk maju, maka majulah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *