Memahami Karakteristik Kepribadian INTJ

MBTI atau Myer Briggs Type Indicator merupakan salah satu tes yang dapat menunjukkan kepribadian seseorang yang dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs bersama dengan anaknya yang bernama Isabel Briggs Myers menurut teori kepribadian dari Carl Gustav Jung untuk mengelompokkan kepribadian berdasarkan skala kecenderungan. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai memahami karakteristik dari kepribadian INTJ.

INTJ

Terdapat dimensi Extrovert (E) atau Introversion (I), Sensing (S) atau Intuition (N), Thinking (T) atau Feeling (F), serta Judging (J) atau Perceiving (P) yang dikelompokkan dalam 4 skala kesamaan berbentuk dikotomis atau berlawanan tergantung pada jawaban-jawaban atas pernyataan yang diberikan pada tes MBTI.

Hasilnya, akan ada tipe kepribadian tertentu yang ditunjukkan dengan empat aspek dengan kecenderungan tertentu setelah melakukan tes MBTI. Salah satu hasil dari tes ini ialah kepribadian INTJ.

Memahami Karakteristik Kepribadian INTJ

Apa itu Kepribadian INTJ ?

Kepribadian INTJ terdiri atas introversion, intuition, thinking, serta judging merupakan kepribadian pada seseorang yang lebih introvert dengan kemampuan berfikir intuitif dan cenderung patuh pada hukum.

Selain itu, menurut Very Well Mind, seseorang yang berkepribadian INTJ biasa disebut dengan arsitek atau orang yang penuh seni manajemen. Psikolog bernama David Keirsey memberikan bahwa hanya terdapat sekitar 1-4 % orang didunia yang memiliki tipe kepribadian INTJ.

Jika dijabarkan satu-persatu, kepribadian INTJ bisa dijelaskan menjadi sebagai berikut :

  • Introversion, yakni dimensi yang membagikan preferensi individu untuk bekerja secara mandiri dan  lebih poly mengisi ketika sendirian. Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk pengisian energi sehabis bertemu dengan orang lain.
  • Intuition, dimensi ini mendeskripsikan individu yang memiliki kecenderungan melihat segala hal dari sudut pandang yang luas dibanding secara detail pada hal-hal yang kecil.
  • Thinking, individu yang cenderung pada dimensi thinking tidak terlalu memperhatikan sisi emosional yang sifatnya subjektif sehingga lebih menekankan pada kemampuan nalar sesuai isu objektif.
  • Judging, menggunakan dimensi ini, individu lebih senang dengan segala sesuatu yg teratur serta bersiklus dan menghindari hal-hal yang mendadak atau kurang pasti.

Memahami Karakteristik Kepribadian INTJ

Terdapat beberapa karakteristik khas orang yang mempunyai kepribadian INTJ, yaitu :

  • Orang dengan kepribadian ini lebih menentukan untuk melakukan pekerjaan sendiri dibanding dengan banyak orang sebab kerja tim terasa melelahkan serta menguras banyak energi
  • Melihat segala sesuatu secara menyeluruh atau sesuai gambaran besarnya saja. Selain itu, bisa lebih fokus pada informasi yang tak berbentuk daripada info yang memiliki detail konkrit.
  • Memiliki fokus yang lebih besar pada informasi yang logis dan objektif dibanding emosi yang sifatnya subjektif.
  • Dimensi judging membuat seorang INTJ lebih senang jika segala hal mengenai dirinya terkontrol dan teratur sehingga mereka lebih menekankan pada pembuatan perencanaan dan mereka pun ahli pada hal ini.

Individu yang berkepribadian INTJ sangat unggul dalam penyusunan strategi sesuai analisis untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam jangka pendek sekaligus jangka panjang.

Mengenal Tipe Kepribadian INFJ

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai mengenal tipe kepribadian INFJ. Setiap orang memiliki tipe kepribadian yg khas, contohnya tipe kepribadian introvert atau ekstrovert. Terdapat berbagai tes kepribadian, diantaranya yaitu tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). Tes ini dibuat buat mengidentifikasi tipe kepribadian, kekuatan, dan preferensi seorang. Selain itu, tes ini relatif populer dan acapkali digunakan untuk mengetahui kesamaan bidang atau karir tertentu. Kepribadian INFJ merupakan salah satu dari 16 tipe kepribadian MBTI.

Mengenal Tipe Kepribadian INFJ

Secara umum , tes yg dikembangkan oleh Isabel Briggs Myers dan Katharine Briggs ini mengacu pada empat skala, yaitu Extraversion (E) – Introversion (I), Sensation (S) – Intuition (N), Thinking (T) – Feeling (F), dan Judging (J) – Perceiving (P).

Mengenal Tipe Kepribadian INFJ

INFJ merupakan singkatan dari introversion, intuition, feeling serta judging. Introversion berarti orang ini memiliki kepribadian introvert atau yang suka menghabiskan waktunya sendirian. Sementara intuition (bisikan hati) artinya orang ini berfokus pada ide dan konsep baru (intuitive). Adapun feeling berarti orang yang membuat keputusan sesuai emosi dan nilai, sedangkan judging artinya lebih suka sesuatu yang direncanakan dan diatur.

Orang dengan kepribadian ini memiliki kemampuan untuk membaca dan memahami emosi orang lain. Karena itulah, orang-orang ini kerap mendapat julukan The Advocate. Pasalnya, seseorang pengacara acapkali bisa memahami emosi orang lain dengan lebih baik daripada emosinya sendiri.

Kemampuan inilah yang menjadikan ia tampak ekstrovert pada suatu waktu. Tampak pintar berinteraksi dengan orang lain, terutama yang dekat dan terhubung secara emosional. Meski demikian, beliau cenderung sangat tertutup ketika harus berbagi “jati diri” nya kepada orang lain, hanya kepada beberapa orang terpilihlah ia mau bersikap terbuka.

Selain itu, orang dengan kepribadian ini selalu menangani berbagai hal dengan perasaannya, sehingga banyak orang melihatnya sebagai pribadi yang lemah lembut dan perhatian. Tetapi, ia justru melihat dirinya sendiri sebagai individu yang sangat intutif dan kompleks.

Kepribadian ini dikenal sebagai orang yang kreatif dengan kemampuan komunikasi baik lisan maupun tertulis, yang kuat. Kemampuan ini yang mendukung ia bisa menjadi seorang pemimpin yang baik, meski cenderung bersikap pendiam serta sensitif.

Meski demikian, INFJ merupakan tipe kepribadian yang sangat langka. Dilansir dari Ball State University, hanya sekitar 1,5% orang yang memiliki kepribadian ini. Dari jumlah tadi, sebesar 56% merupakan perempuan, sedangkan sisanya berjenis kelamin laki-laki.

Karakteristik Positif dan Negatif Kepribadian INFJ

Seseorang dengan kepribadian INFJ memiliki karakteristik yang khas, baik dari sisi positif dan negatif. Berikut beberapa karakter positif atau kekuatan yang dimiliki oleh kepribadian INFJ :

  • Menginspirasi
    INFJ memiliki gaya bicara dan komunikasi yang menarik, yang dapat mempengaruhi orang lain, terutama tentang topik yang ia kuasai.
  • Suka menolong (altruistik)
    Ia cenderung menggunakan perasaannya dan bisa memahami emosi orang lain, sehingga acapkali menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Ia pun ingin menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik untuk semua orang.
  • Penuh semangat
    Ia mempunyai semangat dan tekad yang tinggi dalam melakukan pekerjaan yang diperlukan untuk menghasilkan perubahan yang nyata.
  • Wawasan yang baik.
    Mempunyai wawasan yang baik mengenai orang dan situasi, dan pandai membentuk hubungan diantara keduanya.
  • Kreatif
    Sangat sering memakai khayalan untuk menaikkan kehidupannya dan orang-orang di sekitarnya, termasuk untuk memecahkan masalah.

Berikut terdapat beberapa karakter negatif atau kelemahan yang dimiliki oleh kepribadian INFJ, diantaranya yaitu :

  • Sensitif
    Terlalu sensitif ketika menghadapi kritik mengenai dirinya, dan cenderung tidak bisa menangani permasalahan dengan baik.
  • Mudah lelah
    Semangat yang tinggi serta sifat senang menolongnya sering membuatnya lupa untuk menjaga kesehatan tubuh, sehingga seringkali kelelahan
  • Tertutup
    Pribadi yang introvert ini sulit untuk terbuka dan lebih senang merahasiakan kehidupan pribadinya.
  • Perfeksionis
    Ia termotivasi oleh cita-cita dan tujuan hidupnya. Terkadang, sulit menerima jika cita-cita dan tujuannya tersebut tidak tercapai.
  • Benci ketidaksesuaian
    Cenderung terorganisir sesuai dengan tujuan hidupnya, dan kerap membenci apapun yang tak searah dengan tujuannya tersebut.

Extrovert Intuition Thinking Perceiving

Extrovert Intuition Thinking Perceiving merupakan kepanjangan dari ENTP. Setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Penting untuk mengetahui setiap kepribadian masing-masing, karena hal tersebut sangatlah berkaitan dengan kehidupan, baik dalam bersosialisasi, dunia pendidikan, maupun dalam pekerjaan.

Dengan mengetahui kepribadian, diharapkan dapat menentukan minat dan bakat yang sesuai didunia pendidikan dan pekerjaan. Membangun karakter seseorang dimulai dari bagaimana mereka terdidik, karena karakteristik seseorang dari kebiasaan, norma, agama, kepercayaan, dan lingkungannya. Penempatan posisi pekerjaan yang tepat tersebutlah mampu menjaga kualitas dan kuantitas diri dalam bekerja, bahkan berpengaruh pula terhadap tempat dimana bekerjanya.

Kepribadian ETNP (Extrovert Intuition Thinking Perceiving)

Extrovert Intuition Thinking Perceiving

Orang dengan kepribadian ENTP ini memiliki karakter siaga, berbakat, cepat, berpikir secara logis, cerdik, pendorong, kreatif, inovatif, siaga, pandai berkomunikasi, terang-terangan atau spontan, dan baik dalam berbagai hal yang terjadi pada dirinya. Selain itu, ENTP memiliki rasa menghargai berbagai pengetahuan yang ia dapatkan dan rasa keinginan yang kuat dalam mengembangkan dirinya. Maka dari itu, banyak orang-orang atau tokoh-tokoh yang sukses dari kepribadian ENTP ini.

ENTP terbagi 2, yaitu: Bergolak (ENTP-T) dan Asertif (ENTP-A). (ENTP-T) akan lebih menyukai suatu hal atas dasar persetujuan dan perhatian orang lain. Sedangkan (ENTP-A) cenderung untuk memberikan timbal balik secara positif terhadap suatu hal. Pekerjaan yang cukup sesuai untuk seseorang dengan kepribadian ENTP diantaranya menjadi pengacara, psikolog, konsultan, ilmuwan, aktor, marketing, programmer, fotografer dan lain sebagainya.

Seseorang dengan kepribadian ENTP atau Extrovert, Intuition, Thinking, Perceiving dikenal sebagai kepribadian yang dinamakan “The Visionaries” (Visioner) atau “Inventor” (Penemu). Dengan karakternya yang seperti itu, ENTP mampu memecahkan masalah yang rumit dan menantang sekalipun, juga mampu menganalisa suatu hal dan merumuskan sesuatu secara strategis.

Karakteristik ENTP (Extrovert Intuition Thinking Perceiving)

  • ENTP sebagai Extroversion memiliki hubungan dan jaringan yang cukup luas karena pandai berkomunikasi dan berbaur dengan siapapun dan dimanapun.
  • Intuition pada ENTP dimaksudkan bahwa seseorang dengan kepribadian ini lebih menyukai untuk mendahulukan hal-hal yang sifatnya abstrak dibandingkan hal-hal yang sifatnya konkrit.
  • Thinking pada seseorang dengan kepribadian ENTP dimaksudkan bahwa mereka selalu menggunakan akal pikirannya dan selalu memilih keputusan yang sifatnya objektif.
  • Serta Perception, dicirikan dengan seseorang dengan kepribadian ENTP dapat menyesuaikan berbagai halnya dan mampu membuka segala sesuatunya dengan orang lain tanpa memutuskan suatu hal terlebih dahulu.

Kelebihan ENTP

Seseorang berkepribadian ENTP memiliki sifat dan perilaku gesit, kreatif, inovatif, berpikir secara logis, cerdik, dan baik dalam berbagai hal yang terjadi pada dirinya. Gaya bicara, kemampuan berdebatnya pun sangat baik, mampu menghargai berbagai pengetahuan, dan memiliki keinginan kuat dalam mengembangkan dirinya. Kepribadian ENTP mampu membaca perilaku orang lain dan menyukai untuk mencoba berbagai hal baru yang sesuai dengan minatnya.

Kekurangan ENTP

Terdapat beberapa kekurangan dari ENTP diantaranya yaitu :

  • Mampu berargumentasi hanya untuk kesenangannya saja tanpa merasa bersalah
  • Tidak suka untuk dikendalikan
  • Terkadang tidak suka untuk fokus
  • Tidak peka terhadap beberapa hal
  • Memiliki kepribadian yang kurang konsisten
  • Mudah jenuh terhadap rutinitasnya
  • Kurang tertarik terhadap sesuatu yang sifatnya detail, sehingga jika ENTP memiliki ide jarang sekali memiliki rencana dan tindakan agar ide kreatifnya terwujud.

Solusi untuk Orang dengan Tipe Kepribadian ENTP

Banyak orang dengan kepribadian ENTP cenderung memunculkan berbagai ide dari pikirannya, tanpa memberikan suatu rencana ataupun tindakan dalam mewujudkan ide kreatif yang mereka tuangkan. Solusi yang dapat diberikan terhadap kekurangan dari seseorang yang berkepribadian ENTP adalah berusaha untuk memiliki rasa tidak ingin menang sendiri, belajar untuk mendisiplinkan dan konsisten terhadap suatu hal, hindari suatu perdebatan yang dianggap tidak penting dan belajar untuk waspada terhadap dirinya. Selain itu, seimbangkanlah cara pandang agar tidak terlalu optimis yang dapat memicu pengambilan keputusan dan resiko yang tidak realistis. Kemudian cobalah untuk lebih memperhatikan perasaan orang lain.