Bagaimana Strategi Pengelolaan Amarah

Pada artikel kali ini akan membahas bagaimana strategi pengelolaan amarah yang  efektif dan dijamin berhasil. Mengatasi amarah dan mengetahui cara mengatasi emosi adalah keterampilan yang dapat dipelajari.

Bagaimana Strategi Pengelolaan Amarah

Kebanyakan orang dapat belajar mengendalikan atau mengatasi, dan bukan melawan perasaan. Berikut ini tips bagaimana strategi pengelolaan amarah agar efektif, diantaranya yaitu :

  1. Mengenali Tanda-Tanda munculnya Amarah
    Mendeteksi emosi sejak dini dapat membantu mencegah akibat negatif. Kemarahan dapat memicu reaksi “fight-or-flight” dan menyebabkan lonjakan adrenalin.
    Ketika mengenali tanda-tanda peringatannya, harus segera mengambil tindakan untuk menghentikan diri. Ambil langkah untuk mengendalikan amarah sebelum menjadi tidak terkendali.
  2. Meluangkan waktu untuk berpikir
    Terkadang, menjauh dari orang yang memicu kemarahan bisa membantu. Ini akan memberi waktu untuk mengatasi emosi, menghadapi, dan memutuskan bagaimana ingin bereaksi.
    Bagaimana Strategi Pengelolaan Amarah
  3. Menggunakan Teknik Relaksasi
    Tergantung pada kenyamanan saat merasa kesal, ada beberapa teknik relaksasi efektif yang dapat digunakan, diantaranya yaitu teknik pernapasan dalam, merelakskan otot.
    Salah satu cara untuk mengurangi amarah dan mengatasinya adalah dengan bernapas perlahan dan dalam. Tarik napas melalui hidung dan keluarkan melalui mulut. Ambil napas dalam-dalam dari perut, bukan dari dada.
    Terkadang meletakkan tangan di perut saat bernapas dapat membantu fokus dan teknik. Akan merasakan perut naik saat menarik napas dan mengempis seperti balon saat mengeluarkan napas.
    Relakskan otot Anda, ketegangan otot merupakan salah satu tanda stres yang mungkin dialami saat sedang marah. Untuk membantu menenangkan diri, mungkin ingin mencoba teknik relaksasi otot progresif.
  4. Latihan

    Jalan cepat, push-up, atau pergi ke gym untuk menghilangkan ketegangan yang timbul karena marah. Olahraga teratur adalah cara yang bagus untuk mengelola emosi yang kuat.
    Ini mengurangi stres dan membantu meningkatkan toleransi terhadap frustrasi. Ini juga membantu menjernihkan pikiran dan mengatasi perasaan Anda.
    Setelah berolahraga dengan baik, mungkin memiliki gagasan yang lebih baik tentang apa yang memicu kemarahan.
    Dengan pikiran yang jernih, dapat memikirkan cara untuk menghindari pemicu atau memandang situasi secara berbeda dan berkomitmen pada strategi pengelolaan amarah yang lebih baik.

  5. Mengganggu Pola Pikir
    Pola berpikir negatif yang umum (menggeneralisasi secara berlebihan, menyalahkan, terobsesi dengan “keharusan” dan “seharusnya”, membaca pikiran, dll.) sering kali memicu kemarahan.
    Jadi, ketika mengidentifikasi pola pikir yang memicu kemarahan, bisa belajar mengubah cara berpikir tentang berbagai hal. Saat terjebak dalam lingkaran pikiran marah, carilah pengalih perhatian.
    Membaca buku, menonton film, atau melakukan aktivitas fisik yang akan mengalihkan pikiran dari rasa frustrasi untuk sementara waktu. Latihlah visualisasi, pikirkan saat tenang dan puas.
  6. Evaluasi kemarahan Anda
    Setelah tenang, ada baiknya mengevaluasi situasi dan memahami alasan marah. Mengevaluasi situasi dengan pikiran jernih sangat membantu dalam memilih mekanisme penanggulangan yang terbaik.
    Namun, hal ini tidak mudah dilakukan dan mungkin memerlukan bantuan seseorang profesional. Mencari konseling manajemen amarah adalah cara yang bagus untuk menghadapi episode yang ekstrim dan kronis.
    Mengidentifikasi pemikiran yang mendasarinya dan rasa ingin tahu terhadapnya juga dapat membantu mereka beralih ke pemikiran yang lebih seimbang dan realistis yang kemudian mengurangi intensitas emosi.
  7. Temukan cara kreatif untuk mengatasi kemarahan

    Ada beberapa cara yang tidak biasa untuk menenangkan diri dan mengatasi amarah saat merasa amarah Anda meningkat :
    Gambar atau lukis kemarahan Anda – keluarkan perlengkapan seni dan gambar atau lukis apa pun yang ada dalam pikiran.
    Gunakan humor – meremehkan suatu situasi dapat membantu meredakan perasaan frustasi. Cobalah untuk melihat sisi lucu dari hal-hal yang mengecewakan, mengganggu, atau membuat frustrasi.
    Buat perlengkapan “tenang” – kumpulkan semua hal yang membuat Anda merasa tenang. Ini bisa berupa kumpulan gambar, musik, aroma, atau apa pun yang menarik indra Anda.
    Teknik kreatif ini dapat membantu Anda melepaskan sebagian besar rasa frustrasi. Saat emosi sudah berkurang, dekati orang yang membuat marah dan bicarakan dengan tenang tentang bagaimana tindakannya memengaruhi perasaan.

  8. Terapi manajemen amarah
    Jika kemarahan berdampak negatif pada hidup, mungkin ingin mencari konseling. Masalah pengelolaan amarah sering kali dikaitkan dengan masalah kesehatan mental. Ledakan kemarahan mungkin disebabkan oleh dari yang diketahui.

Pentingnya Membangun Self Acceptance

Setelah mengetahui pengertian self acceptance, pada artikel kali ini akan membahas mengenai pentingnya membangun self acceptance, hingga manfaat dari self acceptance. Self acceptance merupakan bagian dari sikap yang bisa kita latih untuk menjaga kesehatan mental kita. Self acceptance membuat kamu menjadi lebih mudah untuk memaafkan kesalahan yang pernah kamu lakukan sehingga dapat menghindarkan kamu dari rasa bersalah dan penyesalan yang berkepanjangan.

Pentingnya Membangun Self Acceptance

Pentingnya Membangun Self Acceptance

Terlebih dahulu wajib menyadari bahwa manusia tidak ada yang sempurna. Justru dengan menerima kekurangan diri sendiri, bisa mulai menyusun planning untuk masa depan yang lebih baik. Orang yang memiliki self acceptance, mereka tidak malu atau merasa rendah diri untuk mengakuinya.

Mereka dengan percaya diri menunjukkan kelebihan yang mereka miliki, sehingga mereka mampu lebih berdamai dengan diri sendiri serta tidak terus-menerus merasa cemas. Orang yang memiliki self acceptance justru menjadikan kekurangannya sebagai keadaan untuk bersyukur.

Jika telah mampu menerima diri sendiri, maka tidak takut untuk menunjukkannya secara jujur. Bahkan ketika keadaan kecewa atau sedih, akan lebih mudah berpikir positif karena hal itu termasuk kedalam salah satu bentuk dari self acceptance.

Ketika sudah menerapkan self acceptance dengan baik, maka akan lebih mengetahui apa kelebihan serta kekurangan yang ada dalam diri sendiri. Nah, kekurangan yang ada bisa dilatih supaya menjadi kelebihan. Sebaliknya, kelebihan yang sudah ada bisa lebih ditingkatkan supaya bisa menjadi bakat dan minat untuk meraih suatu pencapaian.

Akibatnya jika kita tidak bisa melakukan Self Accepatance

Jika tidak mempunyai self acceptance, kita cenderung mudah iri terhadap orang lain. Self acceptance bisa menjadi salah satu kunci bahagia, karena dengan menjalaninya, bisa menyaring pikiran-pikiran negatif yang bisa memicu stres pada pikiran dan jiwa. Orang yang tidak memiliki kemampuan untuk melakukan self acceptance, akan cenderung membandingkan dirinya dengan orang lain.

“Enak ya jadi dia, di umur segini sudah sukses.”

Pikiran diatas pasti pernah terlintas di pikiran sebagian besar orang, dan hal tersebut sebenarnya merupakan hal yang masuk akal. Tetapi apabila pikiran tersebut terus menghantui dan membuat Anda selalu membandingkan diri menggunakan orang lain, pada situ persoalan akan muncul.

Bukan kewajiban Anda buat mengejar pencapaian yang sama dengan sahabat sebaya. semua orang mempunyai garis waktunya masing-masing dan justru itu yg membentuk hayati lebih berwarna. menjadi diri sendiri adalah hal yg spesial, karena sampai kapanpun, kita tidak akan pernah bisa sahih-benar sama menggunakan orang lain, meski sudah tewas-matian mencoba.

Manfaat Self Acceptance

Apabila anda berminat untuk mempraktikkan self acceptance pada kehidupan sehari-hari, terdapat beberapa manfaat yang akan didapatkan, diantaranya yaitu:

  • Membantu mengendalikan emosi
    Tingkat self acceptance yang tinggi akan menumbuhkan emosi yang lebih positif karena suasana hati akan terbangun lebih baik dan mencegah dari efek stres serta depresi.
  • Menjadi lebih mudah memaafkan diri sendiri
    Belajar menerima diri sendiri membantu menjadi kurang kritis terhadap diri sendiri. Ini membantu untuk membangun pandangan yang lebih positif, penuh kasih, serta seimbang tentang diri Anda.
  • Menjadi lebih percaya diri
    Ketika percaya diri, kamu akan lebih mungkin untuk mengambil tindakan dan terlepas dari rasa takut yang berlebihan. Akan melihat kegagalan sebagai kesempatan belajar pada jalan menuju kesuksesan.
  • Menumbuhkan self-compassion
    Self-compassion lebih penting untuk kesejahteraan mental dan emosional kita daripada self-esteem. Menumbuhkan self-compassion bisa membantu untuk menghadapi kegagalan dengan lebih baik.
  • Membantu menjadi diri sendiri tanpa khawatir evaluasi orang lain
    Dengan self acceptance, bisa menjadi diri sendiri tanpa mengkhawatirkan penilaian orang lain, karena akan merasakan kebebasan untuk menjadi diri sendiri seutuhnya.

Dengan mempraktikkan self acceptance, kebiasaan membandingkan yang dapat membentuk hidup menjadi lebih rumit ini, bisa dikurangi. sebab, kita yang mengetahui kekurangan, kelebihan, kemampuan, serta perasaan yang sedang terjadi di diri sendiri.