Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana implementasi self esteem pada diri sendiri. Apabila memandang diri sendiri rendah dan merasa pencapaian hidup biasa saja maka kemungkinan self esteem sedang berada pada titik terendah.
Definisi Self Esteem
Self esteem merupakan sebuah pikiran, perasaan, dan pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri. Kesehatan self esteem ini ditentukan oleh seberapa percaya dengan diri sendiri, mencintai, mengapresiasi, dan menghargai diri sendiri.
Self esteem artinya cara pandang seseorang terhadap dirinya sendiri yang tentunya bersifat subjektif. Self esteem bisa membawa akibat positif bahkan kebalikannya.
Karena pentingnya self esteem, maka harus mempunyai self esteem yang sehat. Kesehatan self esteem ini sangat memengaruhi prestasi, relasi dengan orang lain, dan rasa puas terhadap diri sendiri.
Bila self esteem tak sehat, dapat menjadi depresi, potensi diri tidak dapat berkembang, bahkan bisa terjerumus ke pada korelasi yang tidak sehat. Self esteem yang terlalu tinggi juga menyebabkan tidak bisa mengetahui kesalahan dan belajar dari kesalahan.
Jangan sampai self esteem berada di titik terendah dengan menganggap pencapaian orang lain lebih besar dibanding diri sendiri. Padahal hanya persoalan rezeki, takdir, dan bijak dalam menyikapi takdir dari Tuhan.

Jangan memiliki self esteem negatif lalu berusaha untuk sama dengan pencapain orang lain, sampai akhirnya merugikan diri sendiri. Evaluasi diri sendiri yang minder dengan pencapaian teman kerja.
Menjadi pribadi yang apa adanya sesuai dengan kemampuan financial tanpa berusaha memaksakan diri dengan alasan minder. Self esteem berafiliasi erat dengan kesehatan mental manusia.
Bagaimana Implementasi Self Esteem pada Diri Sendiri
Bagaimana seseorang mampu menilai dirinya sendiri tentu berdampak terhadap kehidupan sehari-hari. Jangan terus menerus menilai diri sendiri tidak bermanfaat serta tidak punya sesuatu yang dibanggakan.
Sebaiknya berlatih untuk menerapkan self esteem positif untuk diri sendiri, supaya diberi kekuatan ketika berhadapan dengan ujian hidup. Berikut ini terdapat beberapa cara implementasi self esteem pada diri sendiri, yaitu :
- Sikap hidup yang Positif
Perilaku hidup positif berkaitan dengan rasa syukur yang selalu diaplikasikan pada hidup. Jika pandai bersyukur maka otomatis memiliki perilaku hidup positif juga.
Self esteem pun menjadi positif tanpa perlu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. - Memperbanyak Rasa Syukur
Merasa hayati paling menderita karena teman yang lain lebih berhasil dari dirinya, sebab jalan hidup manusia itu telah diatur oleh Tuhan. Cobalah mensyukuri hidup mulai dari sekarang, agar menilai diri sendiri lebih positif.
Tidak merasa sebagai manusia paling menderita dikarenakan melihat pencapaian teman yang sudah lebih bersinar dibanding diri sendiri. Rasa syukur yang berlimpah akan menimbulkan self esteem yang positif pula bila terus dilatih.
Tidak melihat segala sesuatu dari segi materi belaka misalnya. Memupuk self esteem positif di tengah keterbatasan itu baru luar biasa. -
Memilih Lingkungan Pertemanan yang sesuai
Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan teman pada hidupnya. Entah itu untuk bertukar pikiran, sekadar mengobrol. Sewaktu berteman, memang tidak mampu memilih mau seperti apa teman tersebut.
Setidaknya bisa melakukan filter jika bertemu dengan orang baru, apakah cocok untuk dijadikan teman bertukar pikiran, atau hanya sebatas saling bertegur sapa saja.
Jangan sampai lingkungan pertemanan yang dipilih justru membuat self esteem menjadi rendah bahkan cenderung negatif, sampai di akhirnya tidak senang dalam menjalin suatu korelasi pertemanan.
Selalu fokus di diri sendiri ialah hal paling tepat agar tidak terjebak pada self esteem negatif. Jangan pedulikan pencapaian orang lain, apalagi hingga membuat diri menjadi iri.
Boleh melihat pencapaian hidup orang lain menjadi motivasi untuk maju dan berkembang. Namun jangan hingga pencapaian hidup orang lain menjadikan diri menjadi manusia yang kufur nikmat.

