Trik Menabung dengan Benar

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai trik menabung dengan benar. Menabung merupakan kebiasaan finansial yang sangat penting bagi kesejahteraan di masa depan.

Trik Menabung dengan Benar

Untuk memulai serta mempertahankan kebiasaan menabung mampu menjadi sebuah tantangan. Berikut ini beberapa trik yang mampu diterapkan dalam trik menabung dengan benar, diantaranya yaitu :

  • Mengatur sasaran yang Realistis
    Jangan menetapkan target yang terlalu ambisius, karena hal ini hanya akan membentuk cepat menyerah. Mulai dengan sasaran mungil dan secara bertahap tingkatkan jumlahnya seiring waktu.
  • Membuat aturan
    Lacak pemasukan serta pengeluaran untuk mengidentifikasi area dimana bisa memotong biaya dan mengalihkan dana ke tabungan. Tetaplah pada aturan dan hindari pengeluaran spontan.
  • Menabung dengan Nominal mungil
    Sejatinya menabung itu tak wajib dimulai dari nominal besar. Sedikit asalkan dilakukan secara disiplin, jumlahnya akan semakin besar dalam beberapa waktu. Tidak perlu sedih bila gaji yang diterima kecil.
    Tetap diamkan kurang lebih 10-15% per bulan. Sisanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sesuai aturan belanja, jadi terhindar dari aktivitas konsumtif.
  • Menggunakan Sistem Autodebet
    Cara mengumpulkan uang yang lain yaitu dengan menabung pakai sistem autodebet. Sistem ini bersifat pemotongan otomatis dari rekening sumber dana ke rekening tujuan.
    Pemotongan akan dilakukan setiap bulan, jadi mampu menabung secara disiplin. Sistem ini mampu diaktifkan oleh nasabah. Caranya dengan menelepon call center atau datang ke kantor Bank cabang terdekat.
  • Memisahkan Rekening Tabungan

    Buka rekening tabungan terpisah dari rekening giro untuk menghindari godaan menggunakannya. Batasi akses ke rekening ini hanya untuk transaksi yang mendadak terjadi.
    Antara rekening tabungan, pengeluaran, hingga investasi sebaiknya dibedakan supaya uangnya tidak dipergunakan untuk kebutuhan selain kebutuhan sesuai posnya masing-masing.
    Adanya rekening spesifik tabungan akan membantu untuk fokus menabung. Uangnya jua lebih aman sebab sudah tidak terpengaruhi untuk membelanjakannya.

  • Alokasikan pendapatan sesuai Kebutuhan
    Ubahlah gaya hidup dari sekarang, dan segera alokasikan pendapatan sesuai kebutuhan. Jika kebutuhan untuk pakaian dan papan hanya sebesar Rp2.000.000 per bulan, maka diamkan sejumlah ini saja.
    Alokasikan pendapatan ke biaya darurat menjadi persediaan dana jika keadaan yang tak diinginkan terjadi.
  • Cari insentif
    Carilah bank atau lembaga keuangan yang memperlihatkan insentif seperti suku bunga tinggi atau insentif untuk menabung. Bonus ini bisa memberikan motivasi tambahan untuk tetap berpegang pada rencana awal.
  • Menentukan Tujuan Menabung

    Tentukan uang hasil menabung akan dipergunakan untuk apa. Misalnya beli tempat tinggal, tunggangan, biaya melanjutkan pendidikan, biaya pernikahan, dan lain-lain.
    Tujuan yang jelas secara tidak eksklusif akan menumbuhkan semangat untuk menabung, sebab terdapat hal yang ingin segera dicapai.
    Dengan mengetahui tujuan, bisa mengetahui jangka waktu yang dibutuhkan agar jumlah tadi tercapai.
    Caranya dengan menghitung jumlah uang yang diharapkan untuk tujuan tersebut. Lalu, bandingkan dengan jumlah yang dialokasikan dalam sebulan dan jangka waktunya.

  • Memilih Jenis Tabungan yang sesuai
    Setiap bank mempunyai produk tabungan yang beragam, perbedaan tersebut termasuk biaya administrasi, keuntungan yang dihasilkan, dan jenis kartu.
    Jika tujuan untuk menabung saja, pilihlah rekening tabungan yang biaya administrasinya paling rendah. Dengan demikian, tidak merasa terbebani dengan potongan biaya admin bulanan.
    Selain itu, jumlah uang yang berkurang juga tidak terlalu besar dan membuat tetap merasa laba menabung di bank.

Menabung merupakan aktivitas yang sederhana, akan tetapi sulit dilakukan karena ada hal yang dikorbankan supaya bisa menabung. Maka asal itu, diperlukan niat dan disiplin yang tinggi supaya menabung bisa dilakukan secara terus-menerus.

Menabung itu mirip lari maraton, bukan lari cepat. Akan ada waktu ingin menyerah, tetapi ingatlah alasan menabung sejak awal. Tetaplah konsisten pada akhirnya akan mencapai tujuan.

Kurang Disiplin Ketika Menabung

Kurang disiplin saat menabung sering menjadi hambatan besar dalam mencapai tujuan keuangan. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai kurang disiplin ketika menabung.

Alasan Kurang Disiplin Ketika Menabung

Menabung sangat krusial. Menabung akan membantu mewujudkan mimpi-mimpi yang ada kaitannya dengan uang. Misalnya, membeli tempat tinggal, kendaraan, pernikahan, modal untuk berbisnis, dan yang lainnya.

Tabungan juga akan menyelamatkan saat kondisi keuangan sedang tidak stabil atau sedang dihadapi oleh musibah/kondisi mendesak. Jika berasal dulu belum pro menabung, jangan khawatir karena tidak ada kata terlambat.

Menabung bisa dimulai dari sekarang dengan menyisihkan sebagian uang jajan atau honor. Tentukan berapa banyak persentase yang ingin ditabung untuk memudahkan pencapaian target tabungan.

Sahih atau tidaknya cara menabung ternyata dapat dipandang dari dua hal. Pertama, berapa banyak uang yang sudah berhasil dikumpulkan dalam periode eksklusif. Kedua, taraf disiplin dalam menabung hingga jumlahnya mencapai sasaran.

Jika cara menabung masih salah, terdapat beberapa tanda berikut yang sering terjadi, diantaranya yaitu :

  • Memisahkan Jenis Rekening berdasarkan Penggunaan
    Cara menabung uang yang baik dan sahih ialah dengan memisahkan antara rekening tabungan dan rekening pengeluaran bulanan. Tujuannya untuk memudahkan dalam mengelola uang, sehingga uangnya tidak tercampur satu sama lain.
    Jika rekening tabungan serta pengeluaran disatukan, hal ini akan menaikkan cita-cita untuk berbelanja. Sebab, berasumsi bila uang pada pada rekening masih banyak.
    Mulailah memisahkan rekening tabungan dari sekarang, sebagai akibatnya penggunaan uang tepat target. Gunakan rekening pengeluaran untuk membiayai belanja bulanan.
    Bawalah rekening ini kemanapun pergi, sedangkan rekening tabungan disimpan saja pada tempat tinggal supaya tidak dipakai untuk hal lain-lain.
  • Persentase Tabungan tidak sinkron

    Sebelum menerima honor, wajib memilih dulu berapa besar uang yang akan ditabung ke rekening. Ketika cara menabung salah, tentu menghiraukan persentase ini dan menabung sesuka hati.
    Contohnya, di bulan ini 10%, sedangkan bulan depan 5% berasal total gaji saja. Benarnya ialah tabung sesuai menggunakan persentase yang ideal setiap bulan, yaitu antara 10-15 % dari total honor.
    Menabung lebih banyak apabila honor yang diterima lebih. Contohnya, ketika uang lembur cair serta THR atau insentif dari perusahaan.

  • Kurang Disiplin ketika Menabung

    Hal ini menghasilkan laju pertumbuhan tabungan menjadi lambat, sebab menabung sesuka hati. Bulan ini menabung, bulan depan tidak karena alasan lagi banyak pengeluaran.
    Tingkatkan disiplin untuk menabung. Mampu pakai cara menabung di bank dengan sistem autodebet. Jadi setiap waktu yang telah ditetapkan tiba, maka saldo pada rekening sumber dana akan dipotong serta dialihkan ke rekening tabungan yang ditentukan semenjak awal.
    Kurangnya disiplin ini dapat ditimbulkan oleh aneka macam faktor, termasuk dorongan belanja yang tinggi, tidak menunda kesenangan demi masa depan, serta kurangnya komitmen terhadap tujuan menabung.
    Dorongan belanja yang tinggi dapat menghasilkan menabung menjadi sulit. Godaan untuk membeli barang-barang yang menarik tak jarang kali mengalahkan asa untuk menabung.
    Keengganan untuk menahan kesenangan lebih lanjut memperburuk persoalan ini, sebab individu menentukan kepuasan langsung daripada manfaat finansial jangka panjang.

  • Terpengaruhi Belanja Konsumtif

    Jangan tergoda membeli barang-barang yang tidak diperlukan karena sedang promo. Perlu diketahui bahwa promo tersebut hanyalah trik marketing untuk menaikkan daya beli konsumen.
    Usahakan pertimbangkan manfaat serta kegunaan barang tersebut. Jika tidak terlalu bermanfaat dan mendesak, lebih baik jangan dibeli.
    Hal yang sama jika misalnya masih punya stok barang di tempat tinggal, lebih baik gunakan stok yang ada dulu. Jika telah habis, baru beli lagi supaya tidak mubazir.

Kurangnya komitmen terhadap tujuan menabung juga hambatan awam. Tanpa tujuan yang kentara serta alasan untuk menabung, individu kurang memprioritaskan menabung daripada pengeluaran lainnya.

Hal ini dapat menyebabkan tabungan yang tidak konsisten dan minat yang berkurang dalam mengelola keuangan. Kurang disiplin dalam menabung memiliki konsekuensi yang signifikan.

Hal ini dapat menunda pencapaian tujuan keuangan, misalnya membeli tempat tinggal, berinvestasi, atau purna tugas. Dapat mengakibatkan stres dan kecemasan finansial, sebab merasa kewalahan dengan pengeluaran serta kesulitan menabung.

Praktik menabung telah diajarkan sejak kecil, tapi acapkali terasa sulit dilakukan ketika berkiprah dewasa karena banyak sekali alasan. Padahal menabung sendiri itu banyak untungnya.

Yang Didapatkan dari Menabung

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa saja hal-hal yang didapatkan dari menabung. Apakah anda sudah memiliki tabungan? Kalau sudah, selamat! Andaselangkah lebih maju dari rata-rata orang di Indonesia. Untuk yang belum memiliki tabungan, mari mulai dari sekarang mempertimbangkan untuk mulai menabung.

Mungkin sebagian bertanya-tanya, “tabungan itu bukannya rekening yah?” atau “tabungan itu untuk apa ya?” Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, terlebih dahulu harus paham jika tabungan dan simpanan itu ternyata berbeda.

Yang Didapatkan dari Menabung

Banyak yang beranggapan bahwa tabungan itu adalah uang yang disimpan di rekening bank. Padahal, ada perbedaan yang sangat signifikan antara tabungan dengan simpanan. Hal yang paling mendasar adalah cara pengelolaan uang yang ada dalam rekening tabungan dan rekening simpanan. Rekening simpanan bisa diibaratkan rekening dimana melakukan aktivitas perbankan harian, misalnya untuk tujuan transfer gaji, penarikan ATM untuk belanja bulanan. Sementara itu, rekening tabungan memang ditujukan sebagai tempat khusus untuk menyisihkan pendapatan demi tujuan jangka panjang. Contohnya dana darurat, persiapan liburan, membeli barang yang diinginkan, dan berbagai rencana di tahun berikutnya.

Lalu, apa aja yang bisa didapatkan dari Menabung?

Dengan menabung, kondisi arus keuangan menjadi semakin sehat. Manfaat paling utama dari menabung ialah bakal memiliki perencanaan keuangan. Karena, jika sudah memasukkan dana tabungan pada pos anggaran bulanan, kamu akan mampu menentukan skala prioritas pos mana saja yang wajib dipenuhi dan mampu dihemat. Hal ini akan membuat lebih aware perihal pengeluaran dan pemasukan. Jika contohnya ingin hangout di cafe langganan, tentu akan memiliki pertimbangan apakah uang ini lebih baik ditabung atau digunakan untuk nongkrong. Secara tak sadar, kamu sudah menerapkan manajemen keuangan pada setiap keputusan pembelian. Jika sudah memiliki mindset manajemen keuangan, dijamin arus pemasukan serta pengeluaran menjadi makin sehat dan efisien.

Lebih Baik Menabung atau Investasi ?

Tabungan dan investasi sama-sama membantu untuk mencapai kebebasan finansial. Yang wajib dipahami yaitu tabungan bersifat liquid, sementara investasi itu tidak. Jadi alangkah baiknya memiliki pos tabungan dan investasi yang sejalan. Tabungan diperlukan agar tetap memiliki uang tunai yang siap dipakai apabila keadaan terdesak. Sementara investasi juga dibutuhkan untuk menerima passive income, dan menjaga uang agar tidak tergoda laju inflasi. Perlu diingat, bila tabungan merupakan salah satu dari risk management pada investasi.

Lebih jauh tentang kondisi darurat, suatu saat pasti membutuhkan uang tunai untuk menghadapi keadaan yang terjadi diluar perkiraan kita. Contohnya jika tiba-tiba sakit atau terkena PHK. Dengan adanya tabungan, bisa menghadapi kondisi tersebut tanpa perlu berhutang. Dengan uang yang kamu pisahkan setiap bulannya, nanti suatu saat pasti akan bisa menolong kamu.

Mendapat uang tambahan dari laba bunga tabungan

Selain bisa membantu merencanakan keuangan, tabungan juga bisa membuat kamu menerima pendapatan extra. Meskipun memang bunga tabungan tak sebanyak deposito, menabung di rekening bank masih lebih baik dibandingkan jika hanya menabung di rumah atau brankas. Memang tujuan menabung untuk mengumpulkan uang, namun kalau uang tersebut bisa bertambah lebih banyak dibandingkan yang ditabung, tentu tidak ada salahnya. Upgrade diri agar makin dekat dengan kebebasan finansial.