Mengenali Gejala & Penyebab Heartburn

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian, dan mengenali gejala & penyebab heartburn. Heartburn adalah gangguan kesehatan yang sering muncul di atas perut atau di bagian tengah dada. Secara umum, heartburn bisa dialami oleh pasien dari segala usia, dari mulai anak-anak hingga orang tua. Namun, penderitanya cenderung lebih banyak datang dari kalangan usia dewasa.

Di samping itu, heartburn juga sering dialami oleh penderita obesitas, diabetes, dan Gastro-oesophageal reflux disease (GERD). Dalam beberapa kasus, wanita hamil dapat mengalami heartburn jika terjadi pembesaran rahim hingga menekan lambung. Dengan kata lain, heartburn termasuk gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai oleh siapa saja.

Mengenali Gejala & Penyebab Heartburn

Pengertian Heartburn

Heartburn dapat didefinisikan sebagai sensasi perih dan panas seperti terbakar yang terjadi di dada. Meski diklaim “heartburn” tetapi kondisi ini sebenarnya tak ada kaitannya dengan jantung (heart) sama sekali.

Penyebab utama heartburn merupakan naiknya asam lambung ke kerongkongan yang mengakibatkan sensasi mirip terbakar. Gangguan kesehatan ini bisa mempengaruhi kegiatan sehari-hari. Bahkan di beberapa kasus bisa menjadi indikasi asal gangguan kesehatan lain mirip Gastro-oesophageal reflux disease (GERD).

Mengenali Gejala dan Penyebab Heartburn

Tanda-tanda heartburn sangat bervariasi dan bisa berbeda antara satu penderita dengan yang lainnya. Akan tetapi, terdapat satu tanda yang hampir selalu dirasakan oleh setiap penderita, yaitu sensasi panas seperti terbakar yang muncul di tenggorokan dan dada.

Gejala Heartburn

Adapun gejala-gejala umum lain yang biasanya dirasakan oleh penderita heartburn, yaitu :

  • Rasa nyeri parah di dada yang terjadi sesudah makan atau ketika malam hari
  • Rasa sakit pada dada saat berbaring, makan, atau menunduk
  • Mulut terasa pahit atau asam
  • Lebih sering terbangun ketika tidur
  • Batuk
  • Muncul rasa seperti terbakar pada tenggorokan
  • Seperti ada cairan yang akan keluar dari tenggorokan

Gejala-gejala tersebut merupakan hal yg paling sering dirasakan oleh penderita heartburn, akan tetapi bisa jadi masih terdapat gejala lain yang tak disebutkan. Jadi jika merasakan gejala-gejala seperti diatas, usahakan segera temui dokter di rumah sakit terdekat.

Normalnya, tanda-tanda dan gejala tersebut berlangsung selama dua jam, tetapi bisa jadi lebih tergantung pada penyebabnya. Misalnya, kalau heartburn muncul setelah mengkonsumsi makanan pedas, maka kondisinya hanya berlangsung hingga makanan benar-benar tercerna. Akan tetapi, terdapat kemungkinan gejala ini muncul kembali beberapa jam kemudian ketika berbaring atau menunduk.

Penyebab Heartburn

Pada tubuh kita ada sebuah otot yang terletak di bawah esofagus. Dalam keadaan normal, otot ini berfungsi menghalangi asam lambung naik ke saluran kerongkongan dengan cara membesar dan menutup ketika kita menelan makanan atau minuman.

Bila otot ini melemah, asam lambung bisa naik kembali ke esofagus dan menimbulkan sensasi panas seperti terbakar di dada. Inilah yang menyebabkan heartburn. Nah, otot di bawah esofagus dapat melemah karena beberapa alasan, diantaranya :

  1. Makanan dan minuman tertentu
    Beberapa jenis makanan dan minuman, terutama yang terlalu pedas, asam, dan berlemak, bisa berpengaruh di kekuatan otot pada bawah esofagus. Maka dari itu, supaya kekuatan otot di bawah esofagus tetap normal usahakan hindari terlalu banyak mengkonsumsi jenis makanan serta minuman tersebut.
  2. Posisi tubuh
    Posisi tubuh juga mampu melemahkan otot dibawah esofagus, seperti ketika berbaring sehabis makan. Karena ketika berbaring asam lambung akan lebih mudah mengalir kembali ke esofagus.
  3. Tekanan pada perut
    Saat perut tertekan, lambung dan otot esofagus cenderung akan melemah serta mengakibatkan asam lambung naik ke esofagus. Jadi, apabila sering berolahraga berat, atau sedang batuk dan batuknya terlalu kencang, atau memiliki berat badan berlebih, atau hamil, usahakan lebih berhati-hati.
  4. Riwayat penyakit
    Mengutip dari laman eMedicine Health, kondisi kesehatan juga bisa mempengaruhi heartburn. Terutama apabila memiliki penyakit seperti diabetes, hernia hiatal, scleroderma, sindrom CREST, dan penyakit autoimun lainnya.
  5. Jenis obat-obatan tertentu
    Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang terbukti bisa melemahkan kinerja otot dibawah esofagus. Terutama apabila sedang menjalani pengobatan asma, tekanan darah, dan jantung, resiko munculnya heartburn akan menjadi lebih tinggi lagi.
  6. Gaya hidup
    Beberapa gaya hidup yang tidak sehat seperti minum minuman memabukan, merokok, atau mengkonsumsi kafein terlalu sering, bisa memicu naiknya asam lambung ke esofagus.