Tips Menjalani Self Acceptance

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai tips menjalani self acceptance. Untuk  bisa menjalani praktik self acceptance, tentu bukan hal yang mudah. Saat melakukan self acceptance, maka kamu akan bisa menerima diri sendiri sepenuhnya, baik itu sisi baik maupun buruk, tanpa syarat dan pengecualian. Ini juga berarti bahwa kamu perlu menerima sifat baik dan buruk diri sendiri. Tentu saja, setiap orang memiliki sifat baik dan buruk.

Tips Menjalani Self Acceptance

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diterapkan bagi kamu yang sedang memulai untuk menjalani self acceptance, diantaranya yaitu :

  1. Tetapkan niat dan tujuan
    Semua hal harus diawali dengan niat. Dengan adanya niat yang baik, maka kita bisa mengubah cara berpikir yang semula dengan rasa bersalah, malu, dan ragu, menjadi penuh penerimaan, kepercayaan, dan toleransi.
  2. Kenali kelebihan diri sendiri
    Setiap manusia memiliki kelebihan, begitupun dengan Anda. Jika tidak percaya, coba masuk lebih dalam ke dalam pikiran dan memori bahagia yang tersimpan, lalu tuliskan hal-hal yang bisa membuat Anda bertahan sampai sekarang.
  3. Pahami orang-orang di sekitar
    Orang-orang yang ada di sekitar Anda memiliki pengaruh yang cukup besar akan perkembangan diri. Jauhkan diri Anda dari orang-orang yang memberikan dampak negatif dan mulailah membuat mencari orang lain yang bisa dijadikan support system atau memberikan dukungan. Dukungan yang dimaksud bukan hanya pujian, tapi juga kritik membangun yang dapat membuat diri Anda menjadi lebih baik dan ingin maju, bukan membuat rendah diri dan menyalahkan diri sendiri.
  4. Maafkan diri sendiri
    Berkutat pada penyesalan, bisa membuat kita sulit menjalankan self acceptance. Jadi, maafkanlah diri Anda dan move on.
  5. Redam kritikan berlebih terhadap diri sendiri

    Terkadang, kita bisa menjadi kritikus paling keras untuk diri kita sendiri. Tentu, menyadari kesalahan dan menyadari bahwa kita butuh perbaikan adalah hal yang baik, tapi tentu ada batasannya. Jika kritik dalam pikiran kita sudah terlalu jahat, akan sulit bagi diri Anda untuk menerima bahwa manusia juga bisa salah dan kesalahan itu bukanlah akhir dari segalanya.

  6. Menerima kegagalan
    Diri Anda saat ini, mungkin bukanlah yang dulu dibayangkan. Misalnya dulu Anda membayangkan bahwa di usia 25 tahun, sudah punya rumah, dan pekerjaan tetap. Namun pada kenyataannya belum. Hal ini bisa mengecewakan, tapi memori kegagalan janganlah semata-mata dihilangkan. Sebaliknya, terimalah kondisi tersebut dengan tangan terbuka dan jadikan itu sebagai pelajaran. Selanjutnya, lanjutkan hidup dengan menjadi diri sendiri, tentu dalam versi yang lebih baik.
  7. Berbuat baik kepada orang lain
    Berbuat baik kepada orang lain, akan menenangkan hati dan membuat Anda bisa menerima bahwa Anda masih bisa berguna. Jadi, jangan lagi bingung jika ditanya tentang kelebihan yang Anda miliki. Senang menolong adalah kelebihan yang tidak semua orang bisa miliki.
  8. Sadar bahwa self acceptance adalah jalan untuk maju, bukan berhenti
    Menjalani self acceptance, berarti melepaskan masa lalu dan hal-hal yang tidak bisa kita kontrol. Jadi wajar saja jika ada hal-hal yang terjadi tidak sesuai keinginan.

Dengan mendalami hal-hal tersebut, Anda bisa tergerak untuk maju dan menjalani hidup sebaik-baiknya, sambil mengetahui batasan dan penerimaan dari hasil apapun yang mungkin terjadi.

Tips Menjalani Self Acceptance

Cara Meningkatkan Self Acceptance

Dilansir dari Psych Central, ada beberapa cara untuk meningkatkan self acceptance yang bisa kamu lakukan, yaitu:

  • Belajar untuk menerima kekurangan dan kegagalan yang ada pada dirimu.
  • Jika kegagalan membuatmu sedih dan kecewa maka ambilah beberapa waktu untuk mengeluarkan emosi negatif tersebut, kemudian beranjak dari sana.
  • Berkumpulah dengan orang-orang yang mendukungmu dan menerimamu apa adanya.
  • Kontrol inner critic yang sering muncul dalam dirimu.
  • Belajar berpikir dengan penuh perhatian (mindfulness).
  • Melatih self-compassion seperti menyikapi situasi yang sedang kamu hadapi dengan menggunakan banyak perspektif.
  • Belajar menerima apa yang telah kamu lakukan di masa lalu dan belajar bertanggung jawab untuk melanjutkan hidup.

Pentingnya Membangun Self Acceptance

Setelah mengetahui pengertian self acceptance, pada artikel kali ini akan membahas mengenai pentingnya membangun self acceptance, hingga manfaat dari self acceptance. Self acceptance merupakan bagian dari sikap yang bisa kita latih untuk menjaga kesehatan mental kita. Self acceptance membuat kamu menjadi lebih mudah untuk memaafkan kesalahan yang pernah kamu lakukan sehingga dapat menghindarkan kamu dari rasa bersalah dan penyesalan yang berkepanjangan.

Pentingnya Membangun Self Acceptance

Pentingnya Membangun Self Acceptance

Terlebih dahulu wajib menyadari bahwa manusia tidak ada yang sempurna. Justru dengan menerima kekurangan diri sendiri, bisa mulai menyusun planning untuk masa depan yang lebih baik. Orang yang memiliki self acceptance, mereka tidak malu atau merasa rendah diri untuk mengakuinya.

Mereka dengan percaya diri menunjukkan kelebihan yang mereka miliki, sehingga mereka mampu lebih berdamai dengan diri sendiri serta tidak terus-menerus merasa cemas. Orang yang memiliki self acceptance justru menjadikan kekurangannya sebagai keadaan untuk bersyukur.

Jika telah mampu menerima diri sendiri, maka tidak takut untuk menunjukkannya secara jujur. Bahkan ketika keadaan kecewa atau sedih, akan lebih mudah berpikir positif karena hal itu termasuk kedalam salah satu bentuk dari self acceptance.

Ketika sudah menerapkan self acceptance dengan baik, maka akan lebih mengetahui apa kelebihan serta kekurangan yang ada dalam diri sendiri. Nah, kekurangan yang ada bisa dilatih supaya menjadi kelebihan. Sebaliknya, kelebihan yang sudah ada bisa lebih ditingkatkan supaya bisa menjadi bakat dan minat untuk meraih suatu pencapaian.

Akibatnya jika kita tidak bisa melakukan Self Accepatance

Jika tidak mempunyai self acceptance, kita cenderung mudah iri terhadap orang lain. Self acceptance bisa menjadi salah satu kunci bahagia, karena dengan menjalaninya, bisa menyaring pikiran-pikiran negatif yang bisa memicu stres pada pikiran dan jiwa. Orang yang tidak memiliki kemampuan untuk melakukan self acceptance, akan cenderung membandingkan dirinya dengan orang lain.

“Enak ya jadi dia, di umur segini sudah sukses.”

Pikiran diatas pasti pernah terlintas di pikiran sebagian besar orang, dan hal tersebut sebenarnya merupakan hal yang masuk akal. Tetapi apabila pikiran tersebut terus menghantui dan membuat Anda selalu membandingkan diri menggunakan orang lain, pada situ persoalan akan muncul.

Bukan kewajiban Anda buat mengejar pencapaian yang sama dengan sahabat sebaya. semua orang mempunyai garis waktunya masing-masing dan justru itu yg membentuk hayati lebih berwarna. menjadi diri sendiri adalah hal yg spesial, karena sampai kapanpun, kita tidak akan pernah bisa sahih-benar sama menggunakan orang lain, meski sudah tewas-matian mencoba.

Manfaat Self Acceptance

Apabila anda berminat untuk mempraktikkan self acceptance pada kehidupan sehari-hari, terdapat beberapa manfaat yang akan didapatkan, diantaranya yaitu:

  • Membantu mengendalikan emosi
    Tingkat self acceptance yang tinggi akan menumbuhkan emosi yang lebih positif karena suasana hati akan terbangun lebih baik dan mencegah dari efek stres serta depresi.
  • Menjadi lebih mudah memaafkan diri sendiri
    Belajar menerima diri sendiri membantu menjadi kurang kritis terhadap diri sendiri. Ini membantu untuk membangun pandangan yang lebih positif, penuh kasih, serta seimbang tentang diri Anda.
  • Menjadi lebih percaya diri
    Ketika percaya diri, kamu akan lebih mungkin untuk mengambil tindakan dan terlepas dari rasa takut yang berlebihan. Akan melihat kegagalan sebagai kesempatan belajar pada jalan menuju kesuksesan.
  • Menumbuhkan self-compassion
    Self-compassion lebih penting untuk kesejahteraan mental dan emosional kita daripada self-esteem. Menumbuhkan self-compassion bisa membantu untuk menghadapi kegagalan dengan lebih baik.
  • Membantu menjadi diri sendiri tanpa khawatir evaluasi orang lain
    Dengan self acceptance, bisa menjadi diri sendiri tanpa mengkhawatirkan penilaian orang lain, karena akan merasakan kebebasan untuk menjadi diri sendiri seutuhnya.

Dengan mempraktikkan self acceptance, kebiasaan membandingkan yang dapat membentuk hidup menjadi lebih rumit ini, bisa dikurangi. sebab, kita yang mengetahui kekurangan, kelebihan, kemampuan, serta perasaan yang sedang terjadi di diri sendiri.