Pengertian & Sejarah Western Union

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian dan sejarah dari western union. Western Union merupakan sebuah perusahaan yang menyediakan layanan pengiriman uang secara global. Perusahaan ini memiliki jaringan agen yang tersebar di lebih dari 200 negara, yang memungkinkan orang-orang di semua dunia untuk mengirim sekaligus menerima uang dengan lebih mudah.

Pengertian Western Union

Western Union ialah sebuah perusahaan yg menyediakan layanan pengiriman uang ke seluruh dunia, termasuk kedalam negeri. Pengguna tidak perlu membuka rekening bank untuk menggunakan layanan Western Union, cukup dengan menunjukkan kartu identitas. Kantor Western Union berpusat di Colorado, Amerika Serikat dan telah beroperasi di lebih dari 200 negara serta wilayah di semua dunia, termasuk Indonesia. Western Union mempunyai lebih dari 500.000 agen yang beredar di seluruh dunia.

Pengertian & Sejarah Western Union

Sejarah Western Union

Pada tahun 1851, New York and Mississippi Valley Printing Telegraph Company didirikan di Rochester, New York oleh Hiram Sibley serta lainnya, dengan tujuan untuk menghasilkan sistem telegraf yang baik dengan operasi yang efisien serta terintegrasi.

Sementara itu, Ezra Cornell membeli kembali perusahaannya yang hampir bangkrut dan menamainya dengan “New York & Western Union Telegraph Company”. Ke 2 perusahaan ini awalnya merupakan pesaing yang sangat ketat, tetapi pada tahun 1856 kedua perusahaan tersebut setuju bahwa bergabung adalah satu-satunya cara untuk tetap tumbuh.

Penggabungan Dua Perusahaan

Hasil dari penggabungan kedua perusahaan ini dinamai “Western Union Telegraph Company”, atas prakarsa asal Cornell. Western Union lalu membeli banyak perusahaan kecil. Hingga pada tahun 1860, jaringan Western Union sudah meliputi sepanjang Pesisir Timur Amerika Serikat sampai Sungai Mississippi, dan dari Great Lakes sampai Sungai Ohio.

Memperkenalkan Layanan Pengiriman Uang

Pda tahun 1871, Western Union memperkenalkan layanan pengiriman uang yang didasarkan pada sistem telegrafnya yang handal. Pada tahun 1879, Western Union meninggalkan bisnis telepon setelah kalah dalam sengketa paten dengan Bell Telephone Company. Karena semakin berkembangnya sistem telepon, telegraf mulai ditinggalkan. Sebagai akibatnya Western Union memfokuskan bisnisnya pada layanan pengiriman uang.

Pada tahun 1900, Western Union telah berhasil mengoperasikan kurang lebih 1,6 juta kilometer jaringan telegraf dan 2 jaringan kabel bawah tanah secara internasional. Pada abad ke-20, Western Union terus tumbuh dengan mengakuisisi lebih dari 500 perusahaan lain serta hampir memonopoli pasar dengan merampungkan pembelian kompetitor utamanya, Postal Telegraph, Inc. pada tahun 1943.

Peran Western Union pada Perang Dunia II

Selama Perang dunia II, keluarga dari tentara yang ikut berperang tak jarang merasa sedih ketika menerima pengantar surat Western Union yang mengantarkan telegram dari Departemen Perang AS yang memberitahukan bahwa tentara tersebut gugur atau hilang di medan perang. pada tahun 1974, Western Union menjadi perusahaan telekomunikasi Amerika serikat pertama yg memiliki satelit komunikasi yg dinamakan Westar. Western Union memakai satelit tadi buat layanan telegram dan teleks ke seluruh agen pada Amerika serikat. Westar pula disewakan ke perusahaan lain buat mengirimkan video, suara, data, dan faksimile.

Pada tahun 1963, Western Union memisahkan divisi sistem kabel serta telegrafnya menjadi perusahaan tersendiri yang dinamakan Western Union International (WUI), yang dijual ke American Securities di tahun yang sama. American Securities lalu menjual WUI ke MCI Communications di tahun 1986 serta dinamakan MCI International, dengan kantor pusat yang dipindah dari New York City ke Rye Brook, New York.

Fokus pada Layanan Pengiriman Uang

Western Union mulai fokus pada layanan pengiriman uang ke luar negeri, dan mengklaim menjadi “layanan tercepat untuk mengirim uang ke seluruh global”. Pada tahun 1987, Investor Bennett S. LeBow mengambil alih kepemilikan Western Union. LeBow lalu menunjuk Robert J. Amman sebagai direktur Western Union.

Pada Mei 2009, Western Union mengumumkan rencana untuk mengakuisisi Custom House dari Peter Gustavson, dan diselesaikan pada bulan September 2009, Western Union membeli Custom House dengan harga $370 juta. Akibat akuisisi ini, Custom House berganti nama menjadi Western Union Business Solutions. Pada Januari 2011, Western Union mengakuisisi 100% saham di Angelo Costa, sebuah perusahaan pengiriman uang. Angelo Costa sudah mempunyai 7,500 agen di beberapa negara di Eropa.

Pada Juli 2011, Western Union mengakuisisi divisi Pembayaran bisnis dunia milik Travelex dengan harga £606 juta. Pada Oktober 2011, Western Union merampungkan proses akuisisi atas Finint S.r.l., salah satu mitra bisnis pengiriman uang Western Union di Eropa, yg mempunyai 10,000 agen di Italia, Spanyol, serta Inggris.

Demikian pembahasan mengenai pengertian dan sejarah western union. Semoga bermanfaat.