Kuliner tidak Membuat Gemuk

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa saja kuliner yang tidak membuat badan pemakannya menjadi gemuk meskipun dimakan dalam jumlah yang besar atau banyak.

Proses menurunkan berat badan bisa terasa terjal serta sulit dijalani. Tetapi bisa dijalani dengan mudah yaitu dengan mengkonsumsi kuliner yang tidak membuat gemuk meski dimakan dalam porsi besar.

Kuliner tidak Membuat Gemuk

Seluruh makanan yang dikonsumsi dihitung sesuai dengan porsi dan jumlah yang seminimal mungkin. Padahal, dapat memilih bahan kuliner yang rendah kalori serta tinggi serat.

Berikut ini terdapat beberapa jenis kuliner yang diyakini tidak membuat gemuk meskipun dimakan dalam porsi yang besar, diantaranya yaitu :

  • Bayam
    Bayam bisa diolah menjadi aneka macam resep seperti omelet, quiches, smoothie, dan hidangan pasta. Satu tandan bayam memiliki 78 kalori, 10 gram protein, serta hampir 8gr serat.
    Bayam yang tinggi akan serat bisa membantu membakar lebih poly kalori. Bila ingin menambahkan lebih banyak sayuran hijau ke dalam makanan, bayam merupakan pilihan terbaik.

    Kuliner tidak Membuat Gemuk

  • Buncis
    Buncis dapat membantu menghindari obesitas. Hal ini dikarenakan buncis kaya akan serat. Satu cangkir buncis memiliki 210 kalori, 11 gram protein, dan 10 gram serat.
    Buncis secara alami kaya akan serat, protein, vitamin B, zat besi, fosfor, serta lemak tidak jenuh. Mengkonsumsi buncis menjadi sayuran pendamping kuliner berat atau sebagai kudapan yang menyehatkan.
  • Tomat
    Satu tomat merah ukuran sedang mengandung 22 kalori dan 1 gr protein serta 2 gr serat. Meskipun kandungan serat serta proteinnya mungil, tomat tidak mengandung lemak serta kaya akan kalium, vitamin K, vitamin C, serta folat.
    Kandungan tomat yang sebagian besar air, yakni 95%, membuat terhidrasi serta kenyang lebih lama.
  • Brokoli
    Brokoli merupakan sayuran kaya akan nutrisi, serat, serta air yang dapat melancarkan saluran pencernaan dan membantu menurunkan berat badan.
    Secangkir brokoli cincang hanya mengandung sembilan kalori, 3 gram protein, serta 3 gram serat.
  • Labu

    Satu cangkir labu hanya memiliki 83 kalori, 3 gr protein, dan tujuh gram serat. Labu jua mengandung vitamin A, vitamin K, tembaga, vitamin E, zat besi, magnesium, vitamin B, dan vitamin C.
    Sayuran ini juga mengandung kalori yang rendah dan kandungan seratnya menghasilkan kenyang lebih lama.

  • Semangka
    Butir semangka dapat menjadi pilihan makanan rendah kalori yang tak menjadikan gemuk. Secangkir semangka potong dadu hanya mengandung lebih kurang 46 kalori.
    Semangka yang penuh dengan air, akan membuat kenyang. Selain itu, butir semangka jua mengandung nutrisi yg baik, seperti kalium, antioksidan, dan vitamin C.
  • Pisang
    Pisang yang tidak terlalu matang mengandung pati dan pektin yang tinggi sehingga menaikkan rasa kenyang. Jika mengonsumsi pisang, akan kenyang lebih cepat serta menghindarkan dari konsumsi kuliner yang berlebihan.
  • Markisa
    Markisa merupakan buah dengan butir lezat yang rendah kalori dan aman dikonsumsi dalam jumlah besar. Satu butir markisa hanya memiliki 18 kalori dan mengandung 2 gr serat.
    Markisa mengandung sejumlah serat dan nutrisi yang baik seperti vitamin C, vitamin A, zat besi, dan kalium.
  • Apel
    Apel mempunyai kurang lebih 148 kalori serta 5 gr serat. Serat yang terkandung dalam apel dapat memperlambat laju cerna makanan dan menjadikan kenyang lebih lama.
    Apel juga mengandung polifenol yang dapat mencegah penumpukan lemak pada perut.
  • Delima

    Mulai dari biji sampai jus buahnya, buah delima adalah makanan yang sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Satu cangkir biji delima memiliki kurang lebih 120 kalori dan 2 gram protein, serta 6 gr serat.
    Dengan minum 120ml jus delima setiap hari selama sebulan bisa menurunkan massa lemak secara signifikan. Butir delima juga kaya akan antioksidan yang bisa membantu mengatur berat badan.

  • Oatmeal
    Satu cangkir oatmeal hanya memiliki 134 kalori dan membentuk kenyang lebih lama. Oatmeal juga mengandung 5 gram protein, 5 gram serat, seng, magnesium, fosfor, serta vitamin yang sangat baik bagi tubuh.
    Kombinasikan oatmeal dengan butir-buahan segar atau pemanis alami seperti madu serta susu. Oatmeal dapat sebagai kuliner diet terbaik karena membuat kenyang meski mengandung kalori yang rendah.

Makanan Pengidap Asam Lambung

Dengan banyaknya penyebab dan risiko dari asam lambung, penderitanya sangat dianjurkan untuk dapat memilah makanan aman untuk pengidap asam lambung ini. Seperti kita ketahui, ada banyak sekali faktor yang memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan, salah satunya ialah makanan. Buah-buahan yang mengandung asam, makanan dengan kandungan lemak tinggi, makanan pedas, serta coklat ialah contoh makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung.

Makanan Pengidap Asam Lambung

Bila dilihat-lihat, makanan-makanan tadi umumnya disukai oleh banyak orang, tetapi perlu dihindari oleh para pengidap asam lambung sebab akan berisiko membuat penyakit GERD kambuh kembali. Saat asam lambung naik, para pengidap akan mengalami mual, muntah, perut kembung, munculnya sensasi panas di perut, serta bahkan makanan bisa naik kembali ke kerongkongan.

Makanan Aman untuk Pengidao Asam Lambung

Cara untuk terhindar dari aneka macam gejala tersebut ialah pengidap asam lambung harus memerhatikan makanan yang dikonsumsi. Berikut ini makanan sehat yang aman dikonsumsi oleh para pengidap asam lambung, yaitu :

1. Jahe

Tumbuhan rempah ini tidak sekadar memberi kehangatan, namun juga mampu mengurangi risiko munculnya gejala-gejala asam lambung. Dilansir dari Healthline, jahe mempunyai kandungan antiinflamasi untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan serta sebagai obat alami untuk penyakit asam lambung dan maag. Anda bisa mengonsumsi jahe dengan cara diparut atau dipotong, lalu diolah sebagai minuman hangat. Minuman tadi berguna untuk meredakan gejala penyakit asam lambung.

2. Lidah Buaya

Bila mendengar kalimat lidah buaya, pasti Grameds membayangkan kegunannya dalam bidang kecantikan wajah. Ternyata, lidah buaya juga memiliki khasiat sebagai penyembuh alami, salah satunya yakni untuk penyakit asam lambung. Lidah buaya bisa dikonsumsi dalam bentuk minuman ataupun diubah menjadi cairan pengental atau penggumpal.

3. Oatmeal

Jenis makanan lainnya yg pula dianjurkan buat pengidap asam lambung ialah makanan yang kaya akan serat, contohnya oatmeal. Oatmeal kerap dikonsumsi oleh orang-orang yang tengah menjalankan diet karena memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Bagi pengidap asam lambung, oatmeal bisa mengatasi tanda-tanda penyakit dengan cara menyerap asam lambung, sehingga gejalanya bisa mereda.

4. Pisang

Dianjurkan untuk mengonsumsi pisang secara rutin. Pisang memiliki kandungan pH sekitar 5,6 serta baik untuk menetralisir asam lambung. Selain pisang, buah-buahan lainnya yang dianjurkan untuk dikonsumsi, yakni apel, pir, dan melon.

5. Sayuran Hijau

Bicara mengenai makanan sehat pasti tak jauh dari sayur-sayuran. Contoh sayuran yang dianjurkan bagi para pengidap asam lambung yakni brokoli, kembang kol, kentang, timun, selada, buncis, serta asparagus. Sayur-sayuran tersebut mempunyai kandungan serat yang tinggi serta memiliki kandungan yang mampu untuk menurunkan asam lambung.

6. Daging tanpa Lemak

Bagi pengidap asam lambung, usahakan memilih daging yang rendah lemak atau ikan yang mudah untuk dicerna dengan baik oleh lambung. Bagi pengidap asam lambung, pilihlah daging rendah lemak tanpa kulit atau daging-dagingan yang diolah dengan cara direbus, dikukus, dipanggang, atau dibakar.

7. Roti

Berdasarkan studi asal Cleveland Clinic, penderita asam lambung masih diperbolehkan untuk mengonsumsi roti. Tapi, jenis roti yang disarankan merupakan roti yang terbuat dari tepung terigu atau dibuat dengan berbagai macam biji-bijian didalamnya. Hal ini dikarenakan jenis roti tersebut kaya akan kandungan vitamin, serat, serta nutrisi yang baik bagi kesehatan lambung.

Cara Menurunkan Asam Lambung Tanpa Obat

Dikutip dari WebMD, berikut ini beberapa tips sederhana yang mampu membantu meredakan asam lambung, diantaranya :

  • Hindari mengonsumsi makanan yang mampu memicu refluks. Hindari makanan tertentu yang memicu mulas, seperti soda, kafein, cokelat, jeruk, tomat, bawang, mint, dan kuliner dengan kandungan lemak tinggi.
  • Makan lebih banyak serat. Serat bisa membantu saluran pencernaan bekerja dengan sehat serta lancar.
  • Atur porsi makan. Hindari makan pada porsi yang besar sekaligus. Cobalah untuk makan lima atau enam porsi mungil dalam sehari.
  • Jangan makan sebelum tidur. Kebiasaan makan sebelum tidur kerap sebagai penyebab naiknya asam lambung. Berhentilah makan setidaknya pada kurun ketika dua atau tiga jam sebelum tidur sebagai akibatnya perut mempunyai kesempatan untuk mengosongkan isinya sebelum anda tidur.
  • Makan perlahan. Jangan makan terburu-buru.
  • Jangan merokok. Merokok mampu mengurangi efektivitas otot yang berguna untuk menjaga asam di lambung. Jadi, berhentilah merokok Jika tak ingin asam lambung kambuh.
  • Kenakan pakaian longgar. Pakaian ketat umumnya menyampaikan tekanan tambahan di perut.
  • Tinggikan kepala. Tumpuk beberapa bantal di bawah tempat tidur supaya kepala menjadi sekitar 6 inci lebih tinggi.

Demikian pembahasan mengenai penyakit asam lambung, dimulai dari penyebabnya, hal-hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit asam lambung, makanan aman untuk pengidap asam lambung, hingga cara menurunkan asam lambung tanpa obat. Semoga bermanfaat.