Kelebihan & Kekurangan Kepribadian INTJ

Setelah membahas mengenai memahami karakteristik kepribadian INTJ, pada artikel kali ini akan membahas apa saja kelebihan & kekurangan dari kepribadian INTJ, apa saja jenis pekerjaan yang sesuai, siapa saja tokoh dengan kepribadian INTJ.

Introversion, yakni dimensi yang menunjukkan preferensi individu untuk bekerja secara mandiri dan lebih banyak mengisi waktu sendirian. Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk pengisian energi setelah bertemu dengan orang lain. Intuition, dimensi ini menggambarkan individu yang memiliki kecenderungan melihat segala hal dari sudut pandang yang luas atau umum dibanding secara detail pada hal-hal yang kecil.

Thinking, individu yang cenderung pada dimensi thinking tidak terlalu memperhatikan sisi emosional yang sifatnya subjektif sehingga lebih menekankan pada kemampuan logika berdasarkan informasi objektif. Judging, dengan dimensi ini, individu lebih suka dengan segala sesuatu yang teratur dan terencana dan menghindari hal-hal yang mendadak atau kurang pasti.

Kelebihan dan Kekurangan Kepribadian INTJ

Terdapat beberapa kelebihan dan  kekurangan dari orang yang mempunyai kepribadian INTJ, diantaranya yaitu :

Kelebihan 

  • Berpikir secara rasional
  • Menyukai sesuatu yang teoritis dan konsep yang tak berbentuk
  • Mempunyai ekspektasi yang tinggi
  • Pintar dalam mendengarkan
  • Menerima kritik dengan baik
  • Percaya diri
  • Individu yang mandiri
  • Pekerja keras serta ambisius
  • Rasa ingin tau yang tinggi.

Kekurangan

  • Cenderung kaku
  • Terkadang terlalu analitis serta menghakimi
  • Terlalu perfeksionis
  • Terlalu kritis
  • Kurang menyukai pembicaraan terkait emosi
  • Seringkali kali tidak berperasaan atau tidak peka
  • Sulit dalam menjalin hubungan romantis dengan lawan jenis.

Pekerjaan yang Sesuai untuk Kepribadian INTJ

Seseorang dengan kepribadian INTJ memiliki kekuatan dalam berpikir secara logis dengan analisis dan menerapkannya dalam membentuk taktik atau perencanaan. Berikut ialah beberapa pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian INTJ, yaitu :

  • Akuntan
  • Arsitek
  • Analis bisnis
  • Auditor keuangan
  • Insinyur
  • Ilmuwan
  • Desain grafis
  • Dokter
  • Hakim
  • Pakar matematika
  • Peneliti
  • Pengajar
  • Pengacara
  • Penulis Freelance
  • Profesor
  • Progamer
  • Psikolog

Tokoh yang memiliki Kepribadian INTJ

Berikut beberapa tokoh populer di dunia dengan kepribadian INTJ, yaitu :

  • Arnold Schwarzenegger
  • Ellon Musk
  • Christoper Nola
  • Friedrich Nietzsche
  • Hilary Clinton
  • Jane Austen
  • Jay Z
  • John Maynard Keynes
  • Ludwig van Beethoven
  • Stephen Hawking
  • Michelle Obama
  • Sir Isaac Newton
  • Vladimir Putin

Fakta Kepribadian INTJ

Kepribadian INTJ merupakan kepribadian yang unik dengan beberapa fakta yang umumnya terdapat pada individu dengan kepribadian ini, yaitu sebagai berikut :

  • INTP adalah kepribadian dengan jumlah persentase dalam populasi manusia pada semua dunia secara umum  menempati urutan ke-3 terkecil dengan hanya sekitar 2,1% saja.
  • Orang dengan kepribadian ini cocok melakukan pekerjaan yang membutuhkan kemampuan pemahaman informasi kompleks, umumnya ada pada bidang-bidang ilmiah atau teknis.
  • Berdedikasi tinggi pada setiap kegiatan yang dijalani sehingga selalu menjalani dengan sepenuh hati menyelesaikan apa pun yang telah dimulai.
  • Tak jarang diklaim orang yg sifatnya cuek, dingin, dan  tidak suka  bergaul, namun sebenarnya sangat suka menolong serta sebenarnya peduli juga dengan perasaan orang-orang yang menurutnya dekat.
  • Memiliki pola pikir yang lebih berorientasi di masa yang akan datang daripada masa lampau.

Barcode dan Bagaimana Sejarahnya

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu barcode dan bagaimana sejarahnya, serta siapa penemu barcode dan apa saja keuntungan dan kerugian dari penggunaan barcode. Untuk memudahkan seseorang dalam mengidentifikasi barang, umumnya memakai barcode. Maka dari itu, pada bagian belakang dari suatu produk umumnya ada garis-garis yang dibarengi dengan angka.

Barcode dan Bagaimana Sejarahnya

Apa itu Barcode ?

Barcode adalah sistem identifikasi unik yang terdiri dari garis-garis horizontal serta spasi yang memiliki panjang dan jarak yang berbeda-beda. Barcode bisa dibaca oleh mesin scanner atau kamera, dan dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu data dengan tepat dan cepat.

Pada awalnya, barcode hanya digunakan untuk mengidentifikasi produk-produk di toko-toko kelontong, tetapi seiring dengan perkembangan teknologi, barcode mulai dipergunakan untuk mengidentifikasi produk-produk di berbagai bidang.

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Barcode

Memakai barcode mempunyai beberapa keuntungan, di antaranya yaitu :

  • Dapat mempertinggi efisiensi dan akurasi pada pelayanan di toko,
  • Memudahkan pencarian produk
  • Dapat menyimpan info yang lebih lengkap wacana produk.
  • Proses pencarian dan pelayanan produk dapat dilakukan dengan lebih cepat dan seksama, sehingga bisa menaikkan kepuasan pelanggan dan kelancaran usaha pada toko.

Namun, terdapat beberapa kerugian dari penggunaan barcode :

  • Biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli peralatan dan aplikasi yang dibutuhkan
  • Kesulitan dalam membaca barcode yang terbaca buram atau rusak.

Meski begitu, penggunaan barcode masih disebut menjadi salah satu cara yang efektif dalam mengidentifikasi produk-produk di toko. Dengan barcode, proses pencarian dan pelayanan produk dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat, sehingga dapat menaikkan kepuasan pelanggan dan kelancaran bisnis.

Tokoh Penemu Barcode

Penemu barcode adalah Bernard Silver serta Norman Woodland. Bernard Silver lahir pada 28 Juni 1922 di New York City, Amerika serikat. Beliau ialah seseorang ilmuwan dan insinyur yang terkenal karena penemuannya pada bidang teknologi informasi.

Setelah lulus dari Universitas Columbia pada tahun 1943, Bernard Silver bekerja sebagai insinyur di Badan Riset Pertahanan Nasional (National Defense Research Committee) selama Perang Dunia II. Setelah perang berakhir, dia bergabung dengan Drexel Institute of Technology di Philadelphia sebagai asisten profesor matematika.

Di Drexel, Bernard Silver bertemu dengan Norman Woodland, seorang mahasiswa matematika yang sedang mencari inspirasi untuk skripsinya. Mereka mengembangkan ide untuk mengubah informasi teks menjadi garis-garis dan spasi yang bisa dibaca oleh mesin.

Bernard Silver meninggal pada tanggal 24 Mei 1963 di Philadelphia, Amerika Serikat. Beliau dikenal sebagai salah satu penemu barcode yang berjasa dalam mempertinggi efisiensi serta akurasi pada pelayanan di toko-toko kelontong.

Sejarah Barcode

Barcode pertama kali diciptakan oleh Bernard Silver dan Norman Woodland pada tahun 1948. Mereka berhasil menemukan cara untuk mengubah informasi berupa teks menjadi garis-garis dan spasi yang bisa dibaca oleh mesin. Mereka memakai cahaya ultraviolet untuk mengukur jeda antara garis-garis serta spasi pada barcode, sehingga dapat dibaca oleh mesin scanner. Penemuan ini sangat bermanfaat dalam menaikkan efisiensi dan akurasi pada pelayanan di toko-toko kelontong.

Setelah penemuan barcode, Bernard Silver serta Norman Woodland terus mengembangkan teknologi barcode untuk menaikkan kapasitas penyimpanan serta kecepatan pembacaannya. Pada tahun 1952, mereka mendirikan perusahaan yang bernama International Business Machines (IBM) untuk menjual alat-alat serta software barcode kepada toko-toko kelontong di seluruh dunia.

Pada tahun 1973, UPC-A (Universal Product Code) menjadi standar barcode pertama yang digunakan di Amerika serikat. UPC-A dapat menampung hingga 12 karakter alfanumerik, serta umumnya dipergunakan untuk mengidentifikasi produk-produk kecil seperti camilan atau minuman.

Pada tahun 1980-an, teknologi barcode mulai berkembang pesat, terdapat beberapa jenis barcode yang ditemukan, di antaranya adalah Barcode EAN-13, Barcode Code 39, Barcode QR Code, Barcode Code 128, Barcode Datamatrix, Barcode PDF417, dan Barcode MaxiCode. Masing-masing jenis barcode memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga harus dipilih sesuai dengan kebutuhan.

Demikian pembahasan artikel kali ini mengenai apa itu barcode dan bagaimana sejarahnya, serta siapa penemu barcode dan apa saja keuntungan dan kerugian dari penggunaan barcode. Semoga bermanfaat.