Empat Karakter Manusia & Pekerjaannya

Setelah mengetahui pembahasan mengenali karakter sebagai manusia, pada artikel kali ini akan membahas empat karakter manusia & jenis pekerjaannya sesuai karakter manusia tersebut.

Empat Karakter Manusia & Pekerjaannya

Empat Karakter Manusia & Pekerjaannya

Sanguinis

Darah sebagai cairan dan tubuh astral menyimbolkan tipe sanguinis. Tubuh astral tergambarkan pada sistem saraf agar sistem tersebut memegang kendali. Sistem saraf mampu menyerap ide-ide, visualisasi atau gambar, dan sensasi. Kegiatan sistem saraf ini tertahan oleh sirkulasi darah. Bila tidak tertahan oleh peredaran darah, mental image akan menjadi liar yang membawa pada halusinasi dan delusi. Inilah yang menjadi batasan untuk para sanguinis.

Orang-orang dengan karakter sanguinis ini biasanya selalu optimis, riang, antusias dan mempunyai semangat hidup yang tinggi. Seseorang dengan kepribadian sanguinis umumnya selalu menarik perhatian atau butuh orang-orang memperhatikannya. Mereka juga gemar mengambil risiko. Beberapa profesi yang cocok untuk manusia dengan karakter sanguinis yaitu :

  • Marketing
  • Penjelajah
  • Koki
  • Olahragawan
  • Tata Busana

Tidak heran iika karakter sanguinis ini menjadi orang-orang yang suka sekali melakukan petualangan karena tipe ini senang sekali mencari kesenangan. Saking sukanya dengan tantangan serta hal-hal baru, mereka jadi mudah bosan. Sanguinis artinya tipe yang tidak bisa menopang ketertarikannya relatif lama. Ia selalu menginginkan pengalaman-pengalaman baru sehingga mudah terkesan, tetapi mudah juga hilang minat. Ini yang membuat mereka mudah berubah-ubah pikirannya.

Plegmatis

Lendir dan tubuh eterik sebagai simbol cairan dari karakter ini. Orang tipe plegmatis lebih fokus pada apa yang terjadi dalam dirinya. Ia membiarkan apa yang terdapat diluar terjadi sebagaimana mestinya. Tidak heran orang-orang dengan tipe ini menyukai kedamaian. Mereka mencari keharmonisan serta keakraban berasal sebuah korelasi. Mereka selalu berusaha untuk menghindari perseteruan, membentuk mereka menjadi pasangan yang penuh cinta serta setia.

Terlibat dalam aktivitas charity artinya aktivitas yang menyenangkan untuk mereka. Seseorang dengan kepribadian plegmatis umumnya penuh cinta serta selalu menolong sesama. Namun, terkadang beliau merasa tidak terhubung dengan sekitarnya karena fokus aktivitasnya ada pada tubuh eteriknya. Ini membuatnya pada kehidupan sosial cenderung sebagai pendiam. Mengingat ia membiarkan hal yang di luar tubuh eteriknya berjalan begitu saja, ini membuatnya menjadi kurang berorientasi di tujuan.

Tetapi, manusia dengan karakter plegmatis cocok dengan pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal sosial, mirip :

  • Pengajar
  • Perawat
  • Psikolog atau konselor

Ini juga sebab mereka mencari koneksi yang ‘intim’ dari sebuah hubungan, mirip ia terhubung dengan dirinya sendiri.

Koleris

Ego mendominasi di tipe koleris sehingga orang menggunakan karakter ini sangat agresif dan wajib selalu menerima apa yg ia inginkan dengan caranya. Orang menggunakan tipe koleris sangat berorientasi di target, analitis, serta logis, mirip tipe-tipe seseorang pemimpin. Karakter koleris ini juga tidak menyukai basa-basi, dia lebih senang menghabiskan ketika dengan hal berguna. Jadi beliau akan lebih menyukai percakapan yg kentara tujuan dan pada dasarnya. sang karena itu, mereka lebih senang berkumpul dengan orang-orang yang memiliki profesi serta kegemaran yang sama.

Umumnya pekerjaan yang cocok buat manusia dengan karakter koleris yaitu :

  • Bidang manajemen
  • Teknologi
  • Statistik
  • Teknik
  • Bisnis
  • Programming.

Mereka dapat bertahan Jika wajib bekerja sendirian serta sangat berorientasi pada target.

Melankolis

Setiap orang memiliki cairan tubuh yg mayoritas. Untuk manusia dengan karakter melankolis, kesedihan, serta tubuh fisik sangat mendominasi. Tipe melankolis seringkali berkorban buat orang lain, cenderung sensitif, penyayang, senang berada pada kembali layar, namun juga seorang yg pemikir. Manusia dengan karakter ini relatif kreatif sebab dapat berpikir dari berbagai sudut pandang, mulai dari logika hingga perasaan. Orang menggunakan karakter melankolis ingin seluruh bagian puas, sehingga cenderung perfeksionis dan rendah diri. tidak jarang, sulit melupakan rasa sakit yang terjadi di masa lalu.

Pekerjaan yg cocok buat melankolis yaitu :

  • Bidang administrasi
  • Manajemen
  • Akuntansi
  • Pekerja sosial

Berpikir dari berbagai sudut pandang bisa menghasilkan seseorang melankolis memperhitungkan keakuratan dengan baik.

Mengenali Karakter sebagai Manusia

Apakah Anda mengenali karakter sendiri sebagai manusia? Mengenal karakter seseorang berguna dalam hubungan. Bahkan, untuk mendapat pekerjaan, perusahaan biasanya melakukan tes psikologi dan wawancara agar bisa melihat kepribadian orang tersebut.

Mengenali Karakter Sebagai Manusia

Dalam dunia psikologi, terdapat banyak teori yang membahas tentang karakter seseorang. Salah satu teori yang paling populer saat ini ialah teori 16 kepribadian dari Carl Jung. Mengutip dari Center for Application of Psychological Type (Capt), bentuk penilaian yang lebih mudah dimengerti dari teori Carl Jung ialah MBTI. Inti dari teori tersebut adalah terdapat banyak variasi perilaku manusia yang acak tetapi konsisten dan teratur.

Mengenali Karakter sebagai Manusia

Tetapi, jauh sebelum teori kepribadian ini berkembang, ada teori empat temperamen yang membedakan manusia satu serta lainnya dari zaman dahulu kala. Inovasi ini berawal dari tokoh Yunani, Hippocrates, yang menggabungkan empat temperamen menjadi bagian dari teori pengobatannya. Menurutnya, empat cairan didalam tubuh dapat membedakan karakter dan kebiasaan manusia. Teori ini merupakan bagian dari konsep medis kuno bernama humorism yang mengacu pada cairan tubuh. Setiap orang memiliki cairan tubuh yang berbeda. Perbedaan ini yang paling dominan mempengaruhi temperamen dan psikologi seseorang.

Selain itu, terdapat beberapa orang yang memiliki karakter campuran. Jadi, seseorang tidak bisa direpresentasikan hanya dengan satu karakter yang terdapat di teori psikologi. Temperamen sebagai dasar warna karakter manusia dan berperan sebagai perwujudan atau representasi dari setiap individu pada menjalani kehidupannya. Umumnya, ketika kita bertemu dengan orang lain, kita dapat merasakan suasana hati yang timbul.

Menurut empat temperamen, karakter seseorang terbagi menjadi empat grup, yaitu :

  1. Sanguinis
  2. Koleris
  3. Melankolis
  4. Plegmatis

Sementara itu, pada karakter campuran, seseorang bisa mempunyai 2 temperamen berbeda, yaitu sanguinis serta melankolis.

Empat karakter manusia

Menurut Rudolf Steiner Archive, manusia terbagi menjadi empat bagian.

Pertama adalah tubuh fisik dan kedua terdapat tubuh eterik atau mungkin kita mengenalnya menjadi jiwa. Semasa hidupnya, jiwa menyatu dengan fisik seorang dan saat tewas akan terpisah dari fisiknya.

Ketiga, yakni tubuh astral. Bagian inilah yang menjadi tempat hadirnya insting, gairah, hasrat, dan perubahan pada pikiran kita.

Keempat, merupakan yang paling tinggi daripada yang lain, merupakan the bearer of the human ego alias pembawa ego manusia. Ini yang menghasilkan kita mempunyai rasa penasaran dan kuasa atas kesadaran diri, perasaan, bahkan motivasi yang kita miliki.

Salah satu dari empat bagian tersebut ada yang paling dominan, dan inilah yang akan merepresentasikan karakter manusia.

Seberapa akuratnya karakter tersebut?

Ada berbagai jenis tes psikologi untuk mengetahui karakter dan mengukur seberapa dekatnya pendekatan suatu teori terhadap karakter Anda.

Seperti penjelasan awal, Anda tidak bisa menelannya mentah-mentah begitu saja dalam menilai seseorang.

Namun, empat temperamen ini dapat mengatasi kekurangan yang Anda miliki, sehingga membentuk kepribadian yang lebih baik lagi.

Ambil contoh, anak dengan tipe melankolis dan plegmatis, mereka harus melatih untuk lebih percaya diri dan selalu aktif mengikuti kegiatan.

Lalu anak tipe koleris, mereka bisa latihan untuk menghormati pendapat orang lain. Begitu juga dengan tipe sanguinis, ia bisa melatih lebih mengenali dirinya sendiri.

Apapun tipe temperamennya, penting untuk selalu memperbaiki diri jika memang ada yang salah dari karakter Anda.

Mengenal Tipe Kepribadian INFJ

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai mengenal tipe kepribadian INFJ. Setiap orang memiliki tipe kepribadian yg khas, contohnya tipe kepribadian introvert atau ekstrovert. Terdapat berbagai tes kepribadian, diantaranya yaitu tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). Tes ini dibuat buat mengidentifikasi tipe kepribadian, kekuatan, dan preferensi seorang. Selain itu, tes ini relatif populer dan acapkali digunakan untuk mengetahui kesamaan bidang atau karir tertentu. Kepribadian INFJ merupakan salah satu dari 16 tipe kepribadian MBTI.

Mengenal Tipe Kepribadian INFJ

Secara umum , tes yg dikembangkan oleh Isabel Briggs Myers dan Katharine Briggs ini mengacu pada empat skala, yaitu Extraversion (E) – Introversion (I), Sensation (S) – Intuition (N), Thinking (T) – Feeling (F), dan Judging (J) – Perceiving (P).

Mengenal Tipe Kepribadian INFJ

INFJ merupakan singkatan dari introversion, intuition, feeling serta judging. Introversion berarti orang ini memiliki kepribadian introvert atau yang suka menghabiskan waktunya sendirian. Sementara intuition (bisikan hati) artinya orang ini berfokus pada ide dan konsep baru (intuitive). Adapun feeling berarti orang yang membuat keputusan sesuai emosi dan nilai, sedangkan judging artinya lebih suka sesuatu yang direncanakan dan diatur.

Orang dengan kepribadian ini memiliki kemampuan untuk membaca dan memahami emosi orang lain. Karena itulah, orang-orang ini kerap mendapat julukan The Advocate. Pasalnya, seseorang pengacara acapkali bisa memahami emosi orang lain dengan lebih baik daripada emosinya sendiri.

Kemampuan inilah yang menjadikan ia tampak ekstrovert pada suatu waktu. Tampak pintar berinteraksi dengan orang lain, terutama yang dekat dan terhubung secara emosional. Meski demikian, beliau cenderung sangat tertutup ketika harus berbagi “jati diri” nya kepada orang lain, hanya kepada beberapa orang terpilihlah ia mau bersikap terbuka.

Selain itu, orang dengan kepribadian ini selalu menangani berbagai hal dengan perasaannya, sehingga banyak orang melihatnya sebagai pribadi yang lemah lembut dan perhatian. Tetapi, ia justru melihat dirinya sendiri sebagai individu yang sangat intutif dan kompleks.

Kepribadian ini dikenal sebagai orang yang kreatif dengan kemampuan komunikasi baik lisan maupun tertulis, yang kuat. Kemampuan ini yang mendukung ia bisa menjadi seorang pemimpin yang baik, meski cenderung bersikap pendiam serta sensitif.

Meski demikian, INFJ merupakan tipe kepribadian yang sangat langka. Dilansir dari Ball State University, hanya sekitar 1,5% orang yang memiliki kepribadian ini. Dari jumlah tadi, sebesar 56% merupakan perempuan, sedangkan sisanya berjenis kelamin laki-laki.

Karakteristik Positif dan Negatif Kepribadian INFJ

Seseorang dengan kepribadian INFJ memiliki karakteristik yang khas, baik dari sisi positif dan negatif. Berikut beberapa karakter positif atau kekuatan yang dimiliki oleh kepribadian INFJ :

  • Menginspirasi
    INFJ memiliki gaya bicara dan komunikasi yang menarik, yang dapat mempengaruhi orang lain, terutama tentang topik yang ia kuasai.
  • Suka menolong (altruistik)
    Ia cenderung menggunakan perasaannya dan bisa memahami emosi orang lain, sehingga acapkali menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Ia pun ingin menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik untuk semua orang.
  • Penuh semangat
    Ia mempunyai semangat dan tekad yang tinggi dalam melakukan pekerjaan yang diperlukan untuk menghasilkan perubahan yang nyata.
  • Wawasan yang baik.
    Mempunyai wawasan yang baik mengenai orang dan situasi, dan pandai membentuk hubungan diantara keduanya.
  • Kreatif
    Sangat sering memakai khayalan untuk menaikkan kehidupannya dan orang-orang di sekitarnya, termasuk untuk memecahkan masalah.

Berikut terdapat beberapa karakter negatif atau kelemahan yang dimiliki oleh kepribadian INFJ, diantaranya yaitu :

  • Sensitif
    Terlalu sensitif ketika menghadapi kritik mengenai dirinya, dan cenderung tidak bisa menangani permasalahan dengan baik.
  • Mudah lelah
    Semangat yang tinggi serta sifat senang menolongnya sering membuatnya lupa untuk menjaga kesehatan tubuh, sehingga seringkali kelelahan
  • Tertutup
    Pribadi yang introvert ini sulit untuk terbuka dan lebih senang merahasiakan kehidupan pribadinya.
  • Perfeksionis
    Ia termotivasi oleh cita-cita dan tujuan hidupnya. Terkadang, sulit menerima jika cita-cita dan tujuannya tersebut tidak tercapai.
  • Benci ketidaksesuaian
    Cenderung terorganisir sesuai dengan tujuan hidupnya, dan kerap membenci apapun yang tak searah dengan tujuannya tersebut.

Manfaat Memiliki Rekening Tabungan

Setelah membahas mengenai apa saja hal yang didapatkan dari menabung, kali ini akan membahas apa saja manfaat dari memiliki beberapa rekening tabungan. Mengapa harus memiliki rekening tabungan? dan mengapa harus memiliki beberapa rekening tabungan? Akan dibahas pada artikel dibawah ini.

Pada saat pertama kali ingin membuka tabungan, kamu pasti memiliki pertanyaan “kira-kira berapa yah jumlah tabungan yang harus dikumpulkan?”. Jika berbicara angka, setiap orang pasti memiliki kemampuan finansial yang berbeda-beda. Menabung harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, agar aktivitas menabung tidak menjadi beban. Jika aktivitas menabung ini menjadi beban, yang ada nantinya akan lupa, malas, hingga kehilangan motivasi untuk menabung.

Manfaat Memiliki Rekening Tabungan

Mengetahui Sumber Pemasukan, Pengeluaran, dan Aset

Salah satu langkah awal yang dapat kamu jalankan untuk mulai menabung adalah harus mengetahui dengan jelas apa saja sumber pemasukan, pengeluaran, dan aset yang sedang dimiliki. Mulai dari gaji bulanan, honor dari hasil kerja sampingan, hasil investasi, hingga menang undian harus mulai dimasukkan ke dalam jumlah pemasukan. Jadi, dapat mengetahui jumlah seluruh pendapatan yang nantinya akan dipisah sesuai dengan pos pengeluaran.

Manfaat Memiliki Beberapa Rekening Tabungan

Setelah mulai menentukan berapa jumlah uang yang wajib disisihkan untuk dimasukkan ke rekening tabungan, maka langkah selanjutnya adalah memiliki rekening tabungan. Usahakan untuk memiliki beberapa rekening tabungan yang disesuaikan dengan kebutuhan pribadi.

Contohnya ada rekening khusus untuk transfer gaji, rekening untuk pengeluaran belanja bulanan, rekening untuk uang cash atau sebagai pegangan sehari-hari, rekening tabungan, rekening investasi, dan yang lain sebagainya, dimana rekening tersebut sinkron dengan pola pengeluaran yang dibuat. Memiliki rekening yang terpisah sesuai dengan pengeluaran akan membuat kita semakin mudah untuk memantau alur keluar masuk uang yang dimiliki.

Memiliki Target Setoran Tabungan

Langkah selanjutnya adalah wajib memiliki target jumlah setoran tabungan per bulan. Biasanya, 10% berasal dari total pemasukan wajib masuk dalam rekening tabungan. Nilai ini bisa diubah hingga mencapai 30%-40% untuk pembaca yang masih sendiri (belum menikah atau tidak memiliki tanggungan). Apabila merasa 10% terlalu besar untuk awal menabung, bisa mulai dari nominal yang kecil terlebih dahulu. Namun dengan catatan, nominal setoran harus terus bertambah setiap bulannya. Jangan malah menjadi lebih kecil.

Konsisten dan Disiplin

Usahakan pertumbuhannya konsisten hingga nilainya mencapai target 10%. Jika telah berhasil mencapai  target 10%, dengan sendirinya nanti pasti akan menaikkan target setoran bulanan tersebut. Kunci menabung hanya konsisten dan disiplin. Jika sudah terbiasa, pasti akan semangat scale up tabungan dengan sendirinya.

Nah, ternyata banyak manfaat dari memiliki beberapa rekening tabungan. Tidak sekedar mengenai bunga tabungan, tabungan juga bisa menentukan nasib seseorang kedepannya. Perencanaan keuangan yang baik selalu dimulai dari kebiasaan menabung. Nanti apabila sudah terbiasa menabung, maka akan lebih mudah untuk belajar investasi. Karena tabungan dan investasi merupakan 2 modal utama untuk kamu bisa hidup damai dan tenang di masa depan.

Yang Didapatkan dari Menabung

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa saja hal-hal yang didapatkan dari menabung. Apakah anda sudah memiliki tabungan? Kalau sudah, selamat! Andaselangkah lebih maju dari rata-rata orang di Indonesia. Untuk yang belum memiliki tabungan, mari mulai dari sekarang mempertimbangkan untuk mulai menabung.

Mungkin sebagian bertanya-tanya, “tabungan itu bukannya rekening yah?” atau “tabungan itu untuk apa ya?” Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, terlebih dahulu harus paham jika tabungan dan simpanan itu ternyata berbeda.

Yang Didapatkan dari Menabung

Banyak yang beranggapan bahwa tabungan itu adalah uang yang disimpan di rekening bank. Padahal, ada perbedaan yang sangat signifikan antara tabungan dengan simpanan. Hal yang paling mendasar adalah cara pengelolaan uang yang ada dalam rekening tabungan dan rekening simpanan. Rekening simpanan bisa diibaratkan rekening dimana melakukan aktivitas perbankan harian, misalnya untuk tujuan transfer gaji, penarikan ATM untuk belanja bulanan. Sementara itu, rekening tabungan memang ditujukan sebagai tempat khusus untuk menyisihkan pendapatan demi tujuan jangka panjang. Contohnya dana darurat, persiapan liburan, membeli barang yang diinginkan, dan berbagai rencana di tahun berikutnya.

Lalu, apa aja yang bisa didapatkan dari Menabung?

Dengan menabung, kondisi arus keuangan menjadi semakin sehat. Manfaat paling utama dari menabung ialah bakal memiliki perencanaan keuangan. Karena, jika sudah memasukkan dana tabungan pada pos anggaran bulanan, kamu akan mampu menentukan skala prioritas pos mana saja yang wajib dipenuhi dan mampu dihemat. Hal ini akan membuat lebih aware perihal pengeluaran dan pemasukan. Jika contohnya ingin hangout di cafe langganan, tentu akan memiliki pertimbangan apakah uang ini lebih baik ditabung atau digunakan untuk nongkrong. Secara tak sadar, kamu sudah menerapkan manajemen keuangan pada setiap keputusan pembelian. Jika sudah memiliki mindset manajemen keuangan, dijamin arus pemasukan serta pengeluaran menjadi makin sehat dan efisien.

Lebih Baik Menabung atau Investasi ?

Tabungan dan investasi sama-sama membantu untuk mencapai kebebasan finansial. Yang wajib dipahami yaitu tabungan bersifat liquid, sementara investasi itu tidak. Jadi alangkah baiknya memiliki pos tabungan dan investasi yang sejalan. Tabungan diperlukan agar tetap memiliki uang tunai yang siap dipakai apabila keadaan terdesak. Sementara investasi juga dibutuhkan untuk menerima passive income, dan menjaga uang agar tidak tergoda laju inflasi. Perlu diingat, bila tabungan merupakan salah satu dari risk management pada investasi.

Lebih jauh tentang kondisi darurat, suatu saat pasti membutuhkan uang tunai untuk menghadapi keadaan yang terjadi diluar perkiraan kita. Contohnya jika tiba-tiba sakit atau terkena PHK. Dengan adanya tabungan, bisa menghadapi kondisi tersebut tanpa perlu berhutang. Dengan uang yang kamu pisahkan setiap bulannya, nanti suatu saat pasti akan bisa menolong kamu.

Mendapat uang tambahan dari laba bunga tabungan

Selain bisa membantu merencanakan keuangan, tabungan juga bisa membuat kamu menerima pendapatan extra. Meskipun memang bunga tabungan tak sebanyak deposito, menabung di rekening bank masih lebih baik dibandingkan jika hanya menabung di rumah atau brankas. Memang tujuan menabung untuk mengumpulkan uang, namun kalau uang tersebut bisa bertambah lebih banyak dibandingkan yang ditabung, tentu tidak ada salahnya. Upgrade diri agar makin dekat dengan kebebasan finansial.