Menambah Kadar Kolagen Tubuh

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana cara terbaik untuk menambah kadar kolagen yang ada dalam tubuh.

Tubuh secara alami menghasilkan kadar kolagen, yaitu protein yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ tubuh, terutama kulit.

Menambah Kadar Kolagen Tubuh

Seiring bertambahnya usia, kadar kolagen mampu mengalami penurunan dan dapat berdampak pada beberapa hal seperti mengurangi elastisitas kulit, melemahkan kulit dan membuat kulit menjadi sulit untuk mempertahankan kelembapan.

Kabar baiknya, ada berbagai pilihan minuman maupun makanan yang dapat digunakan untuk menambah kadar kolagen pada tubuh, diantaranya yaitu :

  • Kolagen dari makanan

Kaldu tulang ialah salah satu sumber kuliner yang mengandung poly kolagen.

Kaldu tulang sapi memberikan taraf kolagen tertinggi. Ayam, termasuk kulitnya, merupakan kuliner berkolagen lain yang memiliki nutrisi buat mendukung rambut, kulit, dan kuku.

Menambah Kadar Kolagen Tubuh

Faktanya, suplemen kolagen mampu jadi mahal. Jadi dari kuliner, kolagen dapat menjadi pendekatan yang realistis untuk mengonsumsi kolagen yang lebih terjangkau.

Selain itu, makanan kaya kolagen memberikan nutrisi yang harus dimiliki seperti vitamin B, kalsium, serta vitamin A. Itu berarti lebih banyak nutrisi yang tersedia untuk membantu tubuh menciptakan lebih banyak kolagen.

Kuliner yang kaya akan vitamin C, seperti butir beri, paprika, serta brokoli, juga bisa membantu tubuh menghasilkan lebih banyak kolagen.

  • Serbuk kolagen

Bubuk kolagen (peptida kolagen) merupakan bentuk kolagen yang paling populer.

Peptida kolagen merupakan kolagen terhidrolisis, yang berarti kolagen telah dipecah supaya lebih mudah dicerna.

Jus, smoothie, serta air putih adalah cairan yang ideal buat dikombinasikan dengan bubuk kolagen. Sementara itu, teh, serta minuman panas lainnya, mungkin tidak terlalu cocok.

Selain minuman, kolagen dapat bercampur dengan baik dalam makanan, mirip sereal, yogurt, atau es krim.

Menambahkan serbuk protein ke pada kuliner atau minuman kemungkinan besar akan mengganti tekstur, konsistensi, dan rasa akhirnya.

Biasanya, bubuk kolagen dapat larut dengan cepat pada cairan panas atau dingin, namun beberapa jenis karena menggumpal.

  • Kolagen cair

Kolagen cair hadir dalam beberapa subtipe, seperti bentuk pekat yang bisa dicampur dengan air atau versi siap minum yang bisa diminum satu sendok makan setiap kali.

Bagi orang yang takut atau kesulitan menelan pil, kolagen cair merupakan pilihan aman untuk mengonsumsi kolagen secara teratur.

Beberapa merek kolagen cair hadir dengan menggunakan pipet 1 mililiter atau memiliki ukuran porsi satu sampai 2 sendok makan untuk dikonsumsi dengan cepat.

Varietas konsentrat membutuhkan pencampuran dengan air, yang bisa membentuk dan lebih dekat untuk mencapai hidrasi.

Kolagen cair sering kali mengandung banyak sekali bahan seperti vitamin, mineral, ekstrak butir dan herbal, pemanis sintesis, dan pengawet.

Bila kita sensitif terhadap salah satu dari komposisi ini, maka kita wajib memastikan kolagen tersebut aman.

  • Pil kolagen

Demi kenyamanan, beberapa orang lebih senang merogoh bentuk kolagen yang lebih sederhana seperti pil.

Apabila kita sensitif terhadap rasa, pil kolagen tidak memiliki rasa serta tak membutuhkan waktu yang banyak untuk dicerna, bahkan di hari-hari tersibuk sekali pun.

Baik ketika perjalanan untuk bekerja atau tinggal di tempat tinggal bersama anak-anak, pil bisa diminum secara cepat dengan beberapa teguk air.

Tergantung pada mereknya, kita bisa mengonsumsi tiga hingga enam pil kolagen untuk menerima dosis penuh.

Perlunya Mewaspadai Darah Rendah

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai perlunya mewaspadai kebiasaan yang dapat memicu darah rendah.

Perlunya Mewaspadai Darah Rendah

Tekanan darah normal berkisar antara 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Ketika tekanan darah berada di bawah rentang tersebut, maka seseorang dapat dikatakan menderita tekanan darah rendah atau hipotensi.

Tekanan darah rendah ditandai dengan beberapa gejala seperti: kelelahan, pusing atau sakit kepala ringan, mual, penurunan kesadaran, pandangan kabur, kurang konsentrasi serta pingsan.

Perlunya Mewaspadai Darah Rendah

Tekanan darah dapat berubah sepanjang waktu, tergantung kondisi dan aktivitas yang dilakukan orang. Kondisi ini merupakan hal yang normal, karena tekanan darah dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pertambahan usia dan keturunan.

Jika mengalami tanda-tanda darah rendah yang terus berulang, sangat penting untuk mencari perawatan yang tepat tergantung penyebab yang mendasarinya.

Terdapat banyak faktor yang bisa memicu hipotensi, salah satunya dapat dipicu oleh gaya hidup atau kebiasaan yang dilakukan sehari-hari.

Berikut ini beberapa kebiasaan yang perlu waspadai sebab bisa menjadi penyebab darah rendah, yaitu :

Dehidrasi (Kurang minum Air Putih)

Norma untuk melupakan minum bisa menjadi faktor primer penyebab darah rendah. Oleh sebab itu, pastikan mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan jumlah yang cukup untuk mencegah kondisi tersebut.

Ketika tubuh tidak mempunyai cukup air, maka jumlah darah dalam tubuh (volume darah) akan berkurang. Kondisi tubuh yang kekurangan cairan dapat menyebabkan tekanan darah berada di bawah batas normal.

Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan dengan jumlah yang BesarĀ 

Ketika kita mengonsumsi kuliner dalam porsi besar, maka tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencernanya. Secara langsung, norma tersebut pun memicu tekanan darah menurun.

Pada norma makan, konsumsi makanan pada porsi kecil bisa menghasilkan sistem pencernaan lebih sehat dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Jarang melakukan Olahraga

Kurangnya kegiatan fisik jua bisa berkontribusi di tekanan darah rendah.

Hal itu bisa terjadi karena saat tubuh kekurangan kegiatan fisik, maka elastisitas pembuluh darah dapat berkurang dan memicu tekanan darah rendah.

Diet tidak seimbang

Pola makan atau diet tidak seimbang seperti kekurangan asam folat atau zat besi dapat sebagai penyebab darah rendah.

Karena kekurangan 2 nutrisi tadi bisa mengganggu produksi sel darah merah serta tingkat konsentrasi hemoglobin yang berujung pada anemia.

Sementara itu, kurang darah merupakan faktor yang berkontribusi pada tekanan darah yang tidak normal.

Konsumsi alkohol dan kafein hiperbola

Konsumsi minuman alkohol hiperbola dapat memengaruhi sistem saraf otonom yang di gilirannya mengakibatkan penurunan pada tekanan darah.

Begitu pun pada berlebihan konsumsi minuman berkafein. efek stimulan dari kafein yg mereda dapat memicu penurunan darah rendah.

Kekurangan nutrisi tertentu

Kurangnya jumlah zat besi, folat, dan vitamin B12 dalam tubuh bisa menyebabkan anemia dan tensi rendah.

Karena tidak mendapatkan ketiga nutrisi tersebut bisa menghambat proses produksi sel darah merah dalam jumlah cukup.

Untuk mengatasinya, perlu mengonsumsi makanan yang mengandung ketiga nutrisi tersebut, seperti telur, daging, hati sapi, ikan, dan ayam.

Perubahan suhu dan cuaca yang ekstrem

Cuaca yang terlalu dingin bisa menyebabkan seseorang mengalami hipotermia, yakni penurunan kondisi tubuh drastis hingga di bawah 35 derajat Celsius.

Untuk mengatasinya, usahakan tidak berada di daerah yang suhunya sangat dingin, kenakan pakaian yang sesuai dan hindari mengenakan pakaian basah dalam waktu lama, dan konsumsi makanan dan minuman hangat.

Sementara itu, cuaca yang terlalu panas juga bisa menyebabkan suhu tubuh meningkat hingga 40 derajat Celsius, keringat keluar lebih banyak, dan menurunkan jumlah cairan tubuh.

Minum air putih yang cukup, kenakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat, serta melakukan kompres dingin ke area tertentu, seperti leher, ketiak, dan selangkangan.

Hindari perubahan posisi mendadak

Duduk atau berdiri dengan cepat dapat menyebabkan perasaan pusing, atau kemungkinan pingsan pada orang dengan tekanan darah rendah. Sebaiknya, jika ingin beranjak dari posisi tidur, cobalah untuk memiringkan badan baru secara perlahan duduk sejenak dan berdiri.