Menelusuri Seluk Beluk Philodendron

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai menelusuri seluk beluk tumbuhan Philodendron dan apa saja jenis-jenis dari tumbuhan tersebut. Sekilas, tumbuhan ini mirip dengan tumbuhan daun sirih.

Menelusuri Seluk Beluk Philodendron

Untuk menjadikan suasana ruangan yang sejuk dan alami mampu dilakukan dengan cara meletakkan tanaman yang hijau pada area kamar, misalnya dengan mulai  menanam tumbuhan Philodendron.

Philodendron merupakan salah satu jenis tumbuhan hias yang memiliki fungsi sebagai elemen pembentuk taman pada tempat tinggal. Tumbuhan Philodendron mempunyai 2 jenis pertumbuhan, yaitu tumbuhan daratan dan menumpang.

Menelusuri Seluk Beluk Philodendron

Tidak hanya indah, tumbuhan ini juga memiliki berbagai manfaat yang sangat baik untuk kesehatan manusia, karena dipercaya dapat menyerap polusi udara yang merugikan kesehatan dan dapat berpotensi mengakibatkan kanker.

Cara pemeliharaan philodendron tidak rumit, karena tumbuhan ini tergolong jenis tumbuhan yang tahan panas dan tahan ternaung, sehingga mampu ditanam dimana saja, baik outdoor maupun indoor.

Tumbuhan ini termasuk gampang diperbanyak, yaitu dengan menggunakan jalan split anakan. Pertumbuhan philodendron tergolong lebih cepat Jika dibandingkan dengan anthurium.

Berbagai Jenis Tumbuhan Philodendron

  • Philodendron epipremnum aureum
    Tumbuhan ini dikenal sebagai kata sirih-sirihan atau Sirih gading kuning gantung. Dominasi penggemar tumbuhan ini menggunakannya sebagai tanaman hias gantung.
    Jenis tumbuhan ini memiliki cara tumbuh yang menjuntai, dengan begitu tentu saja tanaman bergenre daun ini sangat cocok apabila dipergunakan sebagai tanaman hias gantung.
  • Philodendron imperial red cardinal
    Pada tahun 2007 tanaman ini pernah menempati posisi teratas di industri tanaman hias indonesia yang harganya cukup mahal. Tumbuhan ini memiliki ciri  warna daun merah yang mempunyai tingkat daya tahan yang sangat tinggi.
    Sehingga tumbuhan ini sangat serasi apabila ditempatkan didalam ruangan, apalagi ruangan dengan suhu yang cukup dingin.
  • Philodendron selloum
    Memiliki julukan philodendron jari, karena bentuk daunnya seperti jari-jari manusia. Bahkan tumbuhan ini seringkali digunakan helaian daunnya sebagai bahan dekorasi bunga potong.
  • Philodendron moonlight
    Tanaman yang bernama lain philodendron lemon orange juice ini merupakan jenis tumbuhan daun yang bisa digunakan sebagai komponen taman ataupun tanaman pot yang dapat mentolerir suhu dingin.
    Dengan daun yang berwarna kuning kontras dapat memanjakan mata, dan termasuk varian yang gampang dirawat. Jenis tumbuhan indoor cukup mudah perawatannya, sehingga bisa menjadi alternatif.
  • Philodendron scandens medio pictum

    Jenis tumbuhan hias gantung yang paling direkomendasikan, memiliki nama lain sirih belanda varigata. Sirih belanda ini seringkali disebut “Flame Leaved Heart Plant”.

  • Philodendron monstera obliqua
    Tumbuhan ini memiliki nama populer janda bolong. Jenis ini lebih mudah diimprovisasi dan lebih mudah dirawat bahkan memiliki harga yang lebih murah dibanding sejawatnya.
  • Philodendron prince of orange
    Tumbuhan ini merupakan salah satu varietas philodendron yang cukup berkelas, sebab tumbuhan ini bisa memanipulasi warna. Ketika muda daunnya berwarna kuning keemasan, semakin tua daun tersebut akan berubah menjadi hijau.

Manfaat tanaman Philodendron

  • Menyerap polutan udara yang berpotensi kanker (seperti pada busa atau debu karpet)
  • Menyegarkan ruangan kamar
  • Membantu menghasilkan oksigen lebih banyak

Tips Merawat Philodendron

  • Letakkan dekat ventilasi kamar atau wilayah yang tidak terpapar sinar mentari langsung
  • Hindari menyiram berlebihan agar tak menyisakan air menggenang
  • Keluarkan tumbuhan sesekali dari dalam kamar atau ruangan

Kualitas Udara Tempat Tinggal

Kualitas udara yang buruk pada beberapa wilayah di Indonesia ditimbulkan oleh banyak faktor. Mulai dari limbah pabrik, polusi asap kendaraan, serbuk sari, debu, sampai asap yang terbentuk sebagai akibat asal pembakaran hutan. Polusi udara sendiri bisa berasal dari lingkungan luar dan lingkungan di dalam tempat tinggal. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana menaikkan dan menjaga kualitas udara di tempat tinggal.

Kualitas Udara Tempat Tinggal

Anak-anak diketahui lebih rentan terhadap imbas kesehatan yang merugikan akibat polusi udara. Sebab organ pernapasan serta sistem kekebalan tubuh mereka belum matang. Selain itu, keterlibatan pada kegiatan yang berat dan waktu yang lebih lama yang mereka habiskan diluar ruangan juga mampu memicunya.

Studi pada Paediatrics Child Health mengungkapkan, polusi dan pencemaran udara memberikan impak buruk terhadap kondisi kesehatan anak. Dampaknya tak main-main, contohnya seperti dilema di saluran pernapasan, perubahan sistem kekebalan tubuh, dan terjadi peningkatan risiko defisiensi vitamin D dan rakhitis. Bahkan, bisa menaikkan risiko cacat lahir serta menaikkan nomor kematian.

Cara menaikkan Kualitas Udara di Rumah tinggal

Agar kualitas udara dirumah tetap baik danhigienis, berikut ini terdapat beberapa tips untuk menjaga kualitas udara di tempat tinggal yang bisa dilakukan, yaitu :

  1. Sebaiknya tempat tinggal dilengkapi dengan ventilasi udara
    Lebih baik lagi apabila ada jendela udara pada setiap ruangan. Ventilasi udara mempunyai peran penting untuk mengatur pergantian udara di dalam rumah. Pastikan membersihkan ventilasi tempat tinggal secara rutin, sehingga kualitas udara pada pada tempat tinggal tetap terjaga.
    Contohnya buka ventilasi serta pintu setiap pagi; menggunakan kipas angin kamar mandi; atau mengarahkan exhaust untuk mengeluarkan asap dapur ke udara luar ruangan.
  2. Mengontrol sumber polutan
    Cara paling efektif untuk menaikkan kualitas udara dalam ruangan merupakan dengan menghilangkan asal polusi individu atau mengurangi emisinya.
  3. Tidak Merokok
    Pastikan tidak merokok pada area sekitar rumah, terutama di dalam tempat tinggal. Sebab, meski sudah selesai merokok, residu dari asap rokok akan tinggal dan mengendap di tempat tinggal. Ini tetap akan memicu imbas negatif pada kesehatan, bahkan meski kamu telah berusaha membersihkan rumah.
  4. Menanam tumbuhan pada halaman tempat tinggal
    Kebab tanaman pula membantu membersihkan sekaligus memperbaiki kualitas udara pada sekitar tempat tinggal. Mereka menghirup karbondioksida serta melepaskan oksigen yang baik untuk kualitas udara.
  5.  Tidak Membakar Sampah di halaman tempat tinggal
    Lebih baik mengubur sampah daun supaya bisa sebagai pupuk kompos, atau membuangnya dalam karung.
  6. Menggunakan Air Purifier (penjernih udara)
    Penjernih udara sangat efektif untuk menghilangkan partikel polutan pada tempat tinggal. Efektivitas pembersih udara bergantung pada seberapa baik mesin tersebut mengumpulkan polutan dari udara dalam ruangan (dinyatakan sebagai persentase taraf efisiensi) serta seberapa banyak udara yang ditarik melalui elemen pembersih atau penyaringan. Dengan memakai air purifier juga dapat membantu memperbaiki sekaligus menjaga kualitas udara di tempat tinggal tetap terjaga serta higienis.

Polutan Mempengaruhi Kualitas Lingkungan

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai polutan yang mempengaruhi kualitas lingkungan. Seperti yang sudah kita ketahui, polutan merupakan zat atau bahan yang ditambahkan ke lingkungan yang tak dapat diterima oleh lingkungan tersebut, hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada lingkungan tersebut. Polutan dapat terdiri berasal bahan kimia, partikel, atau bahan lainnya yang dapat mengganggu kualitas udara, air, atau tanah.

Terdapat beberapa macam polutan yang dapat mempengaruhi kualitas lingkungan, diantaranya :

1. Polutan Udara

Polutan udara merupakan polutan yang ada dalam udara seperti asap, debu, gas, serta partikel lain yang dapat menyebabkan pencemaran udara. Hal ini dapat terjadi dikarenakan adanya campuran polutan yang disebabkan oleh tindakan manusia dan memiliki dampak di ekosistem alam. Pencemaran udara terjadi pada proses penurunan kualitas udara dikarenakan masuknya beberapa unsur berbahaya seperti Karbon Monoksida (CO2), Nitrogen Dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO2) dan unsur yang lainnya

Pencemaran udara yang disebabkan oleh polutan dapat ditimbulkan oleh 2 faktor, diantaranya yaitu alam serta manusia. Faktor alam yang menjadi penyebab asal pencemaran udara diakibatkan oleh adanya aktivitas di alam, misalnya gunung api yang membuat gas vulkanik dan abu, dan kebakaran hutan.

Faktor manusia yang menjadi penyebab polutan udara adalah karena adanya kegiatan pembakaran sampah, sektor industri dan kendaraan bermotor. Terdapat juga kegiatan manusia lainnya yang dapat menghasilkan uap, debu, grit, CO2 dan NO2.

2. Polutan Air

Polutan air ialah polutan yang ada didalam air seperti bahan kimia, limbah domestik, serta limbah industri yang dapat merusak kualitas air dan menyebabkan kerusakan pada ekosistem air.

Polutan Mempengaruhi Kualitas Lingkungan

Air yang tercemar oleh zat-zat polutan bisa mengakibatkan kerusakan hingga matinya ekosistem air yang tersusun dari makhluk hidup maupun tanaman air. Hal tersebut bisa diidentifikasi dengan mudah dengan melakukan pengamatan mengenai fenomena berkurangnya beberapa spesies hewan air di habitat aslinya.

Pencemaran air bisa terjadi pada beberapa sumber air, misalnya sungai, mata air, rawa, laut dan danau. Sementara itu, beberapa polutan juga akan mengakibatkan terjadinya pencemaran air seperti limbah rumah tangga, limbah industri dan limbah pertanian.

Terdapat beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah pencemaran yang terjadi, diantaranya yaitu :

  • Tidak memakai deterjen secara berlebihan.
  • Mengurangi penggunaan pupuk pabrik dan beralih dengan pupuk organik secara masif.
  • Menghindari memakai racun dan bahan peledak ketika menangkap ikan.
  • Menjaga kebocoran instalasi pengeboran minyak serta kapal tanker pada daerah sekitar pantai.

3. Polutan Tanah

Polutan tanah ialah polutan yang ada didalam tanah seperti bahan kimia, limbah industri, serta limbah domestik yang bisa merusak struktur tanah dan mengakibatkan kerusakan pada tumbuhan dan hewan.

Pencemaran tanah yang diakibatkan oleh polutan terjadi karena adanya limbah rumah tangga, aktivitas pertanian dan pertambangan. Hal ini terjadi dikarenakan adanya mikroorganisme didalam tanah yang tak bisa mengolah senyawa anorganik terutama limbah.

Efek dari pencemaran tanah akan menyebabkan penyakit-penyakit yang akan berimbas pada kesehatan manusia, juga mengakibatkan kualitas tanah menjadi layu, mati atau kurang subur.

Terdapat beberapa upaya dan pencegahan yang bisa dilakukan oleh manusia untuk dapat melindungi tanah dari pencemaran, diantaranya yaitu:

  • Penambahan nutrisi pada tumbuhan
  • Melakukan aerasi tanah
  • Penyiraman tanah agar tanah menjadi lebih lembab
  • Monitoring lingkungan
  • Melakukan bioremediasi

4. Polutan Cahaya

Jenis polutan yg berikutnya ialah polutan cahaya yaitu produksi cahaya secara hiperbola yang dihasilkan sang perkotaan besar yg akan menghambat kegiatan asal binatang nokturnal serta pola migrasi burung.

Cahaya yang terlalu terang akan menyebabkan gangguan penglihatan pada insan dan akan berpotensi mengakibatkan gangguan pada mata.

5. Polutan bunyi

Polutan suara ialah kebisingan menggunakan kekuatan yang berada di atas 85 desibel misalnya mirip bunyi konser musik rock, bunyi pengeboran tanah, suara sirine, suara mesin pesawat jet, bunyi speaker ataupun sonar berasal angkatan bahari.

Polusi suara yang ringan, akan menyebabkan gangguan kecemasan serta perasaan tidak nyaman. Bahkan polusi bunyi yg cukup tinggi secara terus menerus, akan dapat mengakibatkan hilangnya kemampuan pendengaran pada manusia.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu polutan dan bagaimana upaya mencegahnya, hingga apa saja jenis dari polutan. Kata polutan, polusi dan pencemar tak jarang digunakan untuk mendeskripsikan hal yang sama. Tetapi ketiganya merupakan kata yang tidak selaras.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Berdasarkan Encyclopedia Britannica, polusi ialah penambahan zat atau bahan-bahan berbahaya apa pun ke lingkungan yang memberikan dampak negatif bagi lingkungan dikehidupan. Polutan adalah bahan kimia atau material yang bisa menghambat lingkungan. Polutan tidak hanya berbahaya bagi satu jenis organisme saja, namun jua berdampak jelek bagi seluruh jenis organisme dan ekosistem.

Zat dan bahan berbahaya yg menjadi penyebab polusi dianggap menggunakan pencemar atau polutan. sang karena itu, pencemar serta polutan merupakan hal yg sama, sementara itu polusi artinya masuknya polutan pada lingkungan.

Pengertian Polutan

Polutan merupakan zat yang mampu mengakibatkan pencemaran lingkungan. Suatu zat dinamakan sebagai polutan apabila mempunyai kadar berlebihan dan mengganggu keadaan sekitarnya. Zat tersebut kemudian akan menyebabkan kerugian pada makhluk hidup, salah satunya melalui pencemaran udara.

Pada buku berjudul The Miracle of Jilbab, Anton menyebutkan bahwa udara pada suatu daerah akan dikatakan tercemar apabila memiliki zat asing yang jumlahnya melebihi batas yang wajar. Misalnya, apabila dalam keadaan normal, karbondioksida memiliki manfaat bagi tumbuhan, namun apabila berlebihan, maka akan menghasilkan udara yang tidak sehat untuk dihirup. Contoh lainnya adalah asap kendaraan, asap rokok, asap pabrik serta lainnya yang ikut memberikan polusi pada kehidupan manusia setiap harinya.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Untuk dapat meminimalisir keberadaan dari polutan, manusia harus melakukan upaya pencegahan dan penanganan yang lebih lanjut. Salah satu caranya adalah dengan melakukan reboisasi atau penanaman kembali tumbuhan.

Langkah reboisasi tersebut sangatlah disarankan, dikarenakan tanaman bisa menyerap zat polutan, khususnya karbondioksida. Apabila tumbuhan di muka bumi berkurang, maka volume dari karbondioksida di udara bebas pun akan menjadi tidak terkontrol. Hal ini tentu dapat berbahaya bagi keselamatan umat manusia.

Program vegetasi atau pengadaan ruang terbuka hijau juga perlu lebih digalakkan pada setiap penjuru kota di Indonesia. Banyak sekali studi bahkan sudah menyimpulkan bahwa vegetasi dapat menyerap karbondioksida serta bisa menghasilkan oksigen lebih maksimal.

Pada area dengan vegetasi, suhu udara mampu lebih sejuk bahkan bisa sekitar antara 25,50 hingga 30,00 C. Sementara itu, pada area yang tidak bervegetasi, suhu udara cenderung lebih panas berkisar antara 27,70 hingga 33,10 C. Perbedaan tersebut tentunya akan berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup.

Oleh sebab itu, vegetasi wilayah perlu diperluas dengan cara mengandalkan lahan kosong yang terdapat pada daerah perkotaan. Pembangunan yang tidak diharapkan lebih baik ditunda lebih dahulu. Utamakan vegetasi untuk mencegah pencemaran lingkungan semakin parah setiap harinya.

Jenis Polutan

Beberapa jenis polutan yang dapat menghipnotis kualitas lingkungan, antara lain

1. Polutan Udara
Polutan udara adalah polutan yang terdapat di udara seperti asap, debu, gas, serta partikel lainnya yang dapat mengakibatkan pencemaran udara. Hal ini dihasilkan dari aktivitas manusia seperti pabrik, kendaraan bermotor, dan kebakaran hutan.

2. Polutan Air
Polutan air merupakan polutan yang terdapat pada air seperti bahan kimia, limbah domestik, serta limbah industri yang bisa mengganggu kualitas air dan menyebabkan kerusakan pada ekosistem air.

3. Polutan Tanah
Polutan tanah merupakan polutan yang terdapat di dalam tanah seperti bahan kimia, limbah industri, dan limbah domestik yang bisa merusak struktur tanah hingga mengakibatkan kerusakan pada tanaman maupun binatang.

4. Polutan Cahaya
Polutan cahaya merupakan produksi cahaya secara berlebihan yang dihasilkan oleh perkotaan besar yang akan mengganggu aktivitas dari manusia maupun hewan nokturnal dan pola migrasi burung.

5. Polutan suara
Polutan bunyi merupakan kebisingan dengan kekuatan yang berada diatas 85 desibel, misalnya bunyi konser musik rock, suara pengeboran tanah, bunyi sirine, bunyi mesin pesawat jet, bunyi speaker ataupun sonar dari angkatan laut.

Demikian pembahasan mengenai polutan dan bagaimana cara mencegahnya. Semoga setelah ini semakin banyak manusia sadar bahwa bumi membutuhkan penyegaran melalui reboisasi dan vegetasi.