Mempelajari Manfaat Tumbuhan Kaktus

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai mempelajari manfaat tumbuhan kaktus. Tumbuhan dapat ditanam di pot kemudian diletakkan di pekarangan rumah, hingga tumbuhan yang diletakkan didalam ruangan sebagai hiasan dan merawat udara.

Tumbuhan Kaktus

Kaktus merupakan termasuk tumbuhan sukulen atau tumbuhan yang dapat menyerap dan menyimpan air pada batang utamanya. Tumbuhan ini sering dijadikan sebagai tumbuhan hias karena cukup mudah untuk dirawat.

Volume air yang disimpan oleh jenis tumbuhan sukulen ini cukup besar. Simpanan air tersebut mampu membantu tumbuhan untuk bertahan di daerah gurun yang sangat gersang sekalipun.

Kaktus memiliki bentuk yang unik, mulai dari ukuran yang kecil hingga besar, sehingga tumbuhan ini dapat dijadikan sebagai dekorasi tambagan untuk kamar. Saat ini untuk membeli kaktus dengan beraneka jenis dan ukuran sangat mudah.

Berbagai Jenis Tumbuhan Kaktus

  • Ariocarpus

Ariocarpus atau kaktus kecil merupakan kaktus yang tidak mempunyai duri sama sekali. Daun kaktus mini ini berbentuk prisma, ada yang ujungnya melengkung, tumpul, atau runcing. Bunga jenis kaktus ini biasanya berukuran besar hampir seukuran batangnya dan mempunyai aneka ragam warna seperti ungu, putih, pink, kuning, serta merah.

  • Cereus tetragonus

Mempelajari Manfaat Tumbuhan Kaktus

Cereus tetragonus merupakan jenis kaktus ukuran kecil yang bisa pelihara didalam kamar. Kaktus ini berasal dari Amerika, dan mampu tumbuh tinggi. Bentuknya menyerupai kastil sehingga sangat cocok apabila diletakkan menjadi penghias ventilasi pada kamar.

  • Cephalocereus senilis

Jenis kaktus ini sering diklaim sebagai kaktus orang tua, karena semua bagian kaktus kecil ini dipenuhi rambut panjang berwarna putih, seperti seorang kakek-kakek yang ada pada sebuah film kolosal.

Tidak tanggung-tanggung, rambut putih tadi bisa tumbuh sampai 12 cm. Supaya kaktus ini bisa hidup serta tumbuh subur, wajib meletakkannya pada area yang suhu udaranya lebih kurang 32-40º Celcius.

Mempelajari Manfaat Tumbuhan Kaktus

  • Sebagai hiasan atau pajangan pada kamar
    Meskipun kaktus berduri, tetapi tumbuhan ini memiliki bentuk yang beraneka macam, bahkan berbentuk meliuk dengan bunga yang indah dan juga tidak perlu disiram setiap hari, sehingga sangat cocok sebagai pajangan pada kamar.
  • Membersihkan udara yang ada didalam ruangan
    Ketika diletakkan didalam ruangan, tumbuhan kaktus dapat menyerap polutan dan racun berbahaya yang ada didalam ruangan karena dapat mengganggu kesehatan manusia, misalnya asap rokok yang lengket pada sofa atau karpet.
  • Membantu meningkatkan konsentrasi dan mengurangi stres 
    Tumbuhan kaktus merupakan tumbuhan yang dapat menambah keindahan dan menciptakan suasana bagus didalam rumah, sehingga penghuni didalam rumah dapat meningkatkan konsentrasi sekaligus mengurangi stres.
  • Membantu mengurangi paparan radiasi
    Didalam rumah maupun kantor tentu saja terdapat beberapa perangkat elektronik, misalnya komputer, handphone, dan televisi. Tumbuhan kaktus dapat mengurangi paparan radiasi gelombang elektromagnetik dari perangkat elektronik tersebut.
    Dengan berkurangnya radiasi, maka kesehatan manusia menjadi lebih baik, seperti berkurangnya resiko sakit kepala, insomnia, mata lelah, dan lain sebagainya.
  • Membantu tidur lebih berkualitas
    Kaktus mampu menyerap kandungan karbon dioksida dan melepaskan kandungan oksigen pada malam hari. Kandungan oksigen sangat dibutuhkan oleh manusia yang berdampak pada meningkatnya kualitas tidur seseorang.

Tips Merawat Tumbuhan Kaktus

  • Pilih pot yang mempunyai lubang dibagian bawahnya
  • Tak menyiram terlalu acapkali
  • Mengeluarkan atau menempatkan kaktus dekat cahaya mentari
  • Beri pupuk secara berkala
  • Pastikan air tidak menggenang pada daun

Beragam Dampak Dari Procrastination

Setelah mengetahui definisi dari procrastination, pada artikel kali ini akan membahas mengenai beragam dampak dari procrastination dan bagaimana cara mengatasinya. Procrastination atau prokrastinasi merupakan kegiatan menunda-nunda dalam menyelesaikan suatu perintah atau tugas.

Beragam Dampak Dari Procrastination

Jenis – Jenis Procrastination

Terdapat dua jenis procrastination yaitu pasif serta aktif, berikut ini penjelasannya :

  1. Procrastination Pasif
    Jenis ini merupakan norma yang dilakukan seseorang untuk menahan tugas karena mereka merasa kesulitan dalam menghasilkan keputusan serta mengerjakannya.
  2. Procrastination Aktif
    Jenis ini merupakan kebiasaan suntuk menahan tugas dengan sengaja, karena merasa bisa bekerja pada bawah tekanan.

Beragam Dampak Dari Procrastination

Seringkali menunda-nunda pekerjaan akan memberikan beragam dampak negatif. Berikut beberapa dampak dari procrastination, diantaranya yaitu :

  1. Stres dan tidak fokus
    Procrastination akan menjadikan seseorang menjadi tidak fokus dan stres. Stres dapat muncul karena tekanan yang datang pada waktu mengerjakan pekerjaan yang dekat dengan tenggat waktunya.
    Hal ini dapat membuat seseorang menjadi tidak fokus karena mempunyai kecemasan mengenai banyak sekali kemungkinan lain.
  2. Menurunnya kualitas pekerjaan
    Seseorang yang bekerja pada saat dekat dengan tenggat waktu cenderung akan terburu-buru, sehingga tidak maksimal ketika bekerja dan menyebabkan turunnya kualitas pekerjaan.
  3. Merasa cemas
    Seseorang yang seringkali menahan-nunda pekerjaan mungkin akan dilanda kecemasan. umumnya, mereka akan mengerjakan pekerjaan yang dekat menggunakan tenggat waktunya. Perasaan cemas mirip bisa merampungkan atau tidaknya pekerjaan, kualitas pekerjaan, menjadi banyak sekali ekspektasi.
  4. Dampak pada rekanan dan profesionalitas
    Pada dunia kerja, procrastination bisa memberikan dampak pada rekan kerja lainnya. Seseorang yang menunda pekerjaan akan mempunyai pengaruh terhadap semua tim yang terlibat.

Cara Mengatasi Procrastination

Berikut artinya beberapa tips dan cara agar dapat mengatasi masalah procrastination, yaitu menjadi berikut :

  • Mengubah Suasana Kerja
    Lingkungan yang tidak sesuai mempunyai dampak pada produktivitas serta kualitas pekerjaan. Contohnya, Jika tak dapat bekerja di tempat umum sebab kebisingan dan pergerakan yang sangat kontinu, disarankan untuk mencari kawasan yg tenang buat bisa penekanan bekerja.
  • Beri hadian pada diri sendiri
    Dengan memberi hadiah pada diri sendiri sangatlah krusial, karena tentu saja  akan mendorong menjadi lebih bersemangat.
  • Beri waktu Istirahat untuk diri sendiri
    Faktanya, istirahat bisa membantu serta menunjang produktivitas, oleh karena itu saat sedang lelah atau mempunyai motivasi yg rendah, maka lebih baik untuk beristirahat.
  • Mengingat Tujuan yang Ingin Dicapai
    Jika terjebak dalam procrastination, cobalah buat mengingat kembali tujuan hidup yang ingin dicapai, kemudian merenungkan sejenak untuk memikirkan langkah apa yang wajib dilakukan agar dapat mencapainya.
  • Menentukan target pekerjaan Setiap Harinya
    Memberikan target pada diri sendiri dan memaksa diri untuk menghabiskan waktu menyelesaikan tugas yang ada. Jikalau mampu menjauhkan diri dari banyak sekali hal yang dapat mengalihkan atau merusak konsentrasi.
  • Membagi Pekerjaan menjadi Langkah-Langkah kecil
    Cobalah untuk membagi pekerjaan menjadi langkah-langkah kecil pada satu waktu.
  • Hentikan kebiasaan Bekerja Dekat Deadline

    Banyak orang yang meyakini bahwa kinerja terbaik bisa dipandang di waktu dibawah tekanan. Tetapi, jika sebagai kebiasaan procrastination ini justru bisa membentuk stres dan hasil kerja menjadi kurang optimal hingga buruk.

  • Jangan membuat Sesuatu menjadi Rumit
    Procrastination sering terjadi karena menunggu ketika atau momen yang sempurna untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Sebaiknya melakukan apa saja yang dapat dikerjakan, tanpa berpikir berlebihan, sebab tidak ada hal yang memang benar-benar sempurna.
  • Bergaul dengan Orang yang Menginspirasi
    Ini bisa sebagai seni manajemen yg efektif untuk menghentikan procrastination dan dapat menaikkan motivasi supaya lebih produktif. Cobalah cari kerabat, teman, atau kolega yang bisa menginspirasi.
  • Membuat Pengingat sebagai Penentu Prioritas Pekerjaan
    Membuat pengingat yang mempunyai fungsi menjadi penentu prioritas pekerjaan, bisa memakai pesan yang ditempel maupun aplikasi pengingat pada ponsel.

Bila menduga remeh pekerjaan yg kelihatan ringan dan menundanya, itu hanya akan menjadi pekerjaan yg menumpuk. Jika terus menunda-nunda pekerjaan bisa menyebabkan perasaan cemas karena tak jarang dihantui oleh kewajiban yang terbengkalai.

Menetralkan Penggunaan Media Sosial

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana tips untuk menetralkan penggunaan media sosial. Belakangan ini, dalam kegiatan sehari-hari hampir tidak dapat dipisahkan dari media sosial, mulai dari berinteraksi dengan sahabat serta keluarga hingga mengecek berbagai info atau tren yang sedang viral.

Padahal faktanya, terlalu sering mengakses media sosial ternyata mampu mengakibatkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Salah satunya adalah kecanduan pada media sosial.

Menetralkan Penggunaan Media Sosial

Tanda-tanda Kecanduan Media Sosial

Penyebab utama dari kecanduan media sosial adalah peningkatan dopamin otak yang menyampaikan dampak kesenangan setelah menggunakan media sosial.

Berikut ini beberapa tanda-tanda kecanduan media sosial, diantaranya yaitu :

  • Selalu beranggapan bahwa jumlah like dan komentar pada postingan media sosial sangat penting.
  • Merasa tertekan atau cemas setelah mengakses media sosial
  • Merasa perlu memeriksa sosial media setiap saat
  • Adanya perasaan FOMO (Fear of Missing Out), yaitu merasa takut ketinggalan informasi yang sedang tren.
  • Mendapatkan masalah pada pekerjaan atau hubungan dengan relasi maupun pasangan atau keluarga
  • Susah konsentrasi pada pekerjaan yang sedang dilakukan, karena sambil menggunakan media sosial.
  • Sering bergadang atau kurangnya waktu istirahat karena mengakses media sosial ketika malam hari.

Tips untuk Menetralkan Penggunaan Media Sosial

Apabila merasakan tanda-tanda kecanduan media sosial seperti yang dijelaskan diatas, jangan lupa untuk menetralkan penggunaan media sosial. Terdapat beberapa cara yang dapat dicoba untuk menetralkan penggunaan media sosial, diantaranya yaitu :

  1. Tetapkan niat sungguh-sungguh untuk menetralkan penggunaan media sosial, misalnya membuat komitmen bagi diri sendiri untuk tidak memeriksa media sosial dalam kurun waktu tertentu
  2. Lakukan perlahan namun pasti, perlahan mengurangi waktu penggunaan media sosial. Misalnya diawal 1 jam bermain media sosial, maka mulai dikurangi menjadi setengah jam, kemudian hanya 15 menit.
  3. Mematikan pemberitahuan hingga menghapus aplikasi
    Dengan tidak adanya pemberitahuan dari aplikasi media sosial, otomatis tidak akan memeriksa media sosial terbaru.
  4. Mempersiapkan aktifitas-aktifitas yang dapat mengalihkan perhatian dari media sosial, lebih baik aktifitas ini bersifat kontinu, agar tidak ada jeda diantara aktifitas tersebut.
  5. Dilakukan secara berkelanjutan dan bertahap
    Setiap proses pasti membutuhkan waktu dan bertahap. Diharapkan dapat terus berjalan baik dan lebih baik setiap harinya.

Menetralkan penggunaan media sosial pada awalnya memang sulit, apalagi jika telah masuk di fase candu. Percayalah, kualitas hidup akan menjadi lebih baik setelah tidak candu pada penggunaan media sosial.

Manfaat Menetralkan Media Sosial

Ada beberapa manfaat yang akan didapatkan setelah menetralkan penggunaan media sosial, diantaranya yaitu :

  • Memperbaiki dan menjaga silaturahim dan hubungan sosial dengan keluarga maupun orang-orang terdekat.
  • Meningkatkan kualitas tidur, termasuk istirahat
  • Menjaga kesehatan mental diri sendiri, karena dengan media sosial dapat membandingkan diri sendiri dengan orang lain yang belum tentu bisa tercapai, sehingga kesehatan mental dapat terganggu apabila capaian itu tidak berhasil.
  • Menjaga kesehatan fisik dengan berolahraga, berenang, dan lain sebagainya.
  • Menaikkan produktivitas dan prestasi kerja, karena dengan meningkatkan produktifitas maka semakin fokus dengan apa yang sedang dikerjakan.

Penggunaan media sosial dapat berdampak baik dan buruk, hanya sebagai pengguna dapat mengatur dan membatasi waktu penggunaan media sosial tersebut dengan bijak. Kecanduan bermain media sosial juga membawa dampak buruk bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Diharapkan untuk tidak lupa menetralkan media sosial, agar hidup lebih berarti untuk diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan.

Kualitas Udara Tempat Tinggal

Kualitas udara yang buruk pada beberapa wilayah di Indonesia ditimbulkan oleh banyak faktor. Mulai dari limbah pabrik, polusi asap kendaraan, serbuk sari, debu, sampai asap yang terbentuk sebagai akibat asal pembakaran hutan. Polusi udara sendiri bisa berasal dari lingkungan luar dan lingkungan di dalam tempat tinggal. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana menaikkan dan menjaga kualitas udara di tempat tinggal.

Kualitas Udara Tempat Tinggal

Anak-anak diketahui lebih rentan terhadap imbas kesehatan yang merugikan akibat polusi udara. Sebab organ pernapasan serta sistem kekebalan tubuh mereka belum matang. Selain itu, keterlibatan pada kegiatan yang berat dan waktu yang lebih lama yang mereka habiskan diluar ruangan juga mampu memicunya.

Studi pada Paediatrics Child Health mengungkapkan, polusi dan pencemaran udara memberikan impak buruk terhadap kondisi kesehatan anak. Dampaknya tak main-main, contohnya seperti dilema di saluran pernapasan, perubahan sistem kekebalan tubuh, dan terjadi peningkatan risiko defisiensi vitamin D dan rakhitis. Bahkan, bisa menaikkan risiko cacat lahir serta menaikkan nomor kematian.

Cara menaikkan Kualitas Udara di Rumah tinggal

Agar kualitas udara dirumah tetap baik danhigienis, berikut ini terdapat beberapa tips untuk menjaga kualitas udara di tempat tinggal yang bisa dilakukan, yaitu :

  1. Sebaiknya tempat tinggal dilengkapi dengan ventilasi udara
    Lebih baik lagi apabila ada jendela udara pada setiap ruangan. Ventilasi udara mempunyai peran penting untuk mengatur pergantian udara di dalam rumah. Pastikan membersihkan ventilasi tempat tinggal secara rutin, sehingga kualitas udara pada pada tempat tinggal tetap terjaga.
    Contohnya buka ventilasi serta pintu setiap pagi; menggunakan kipas angin kamar mandi; atau mengarahkan exhaust untuk mengeluarkan asap dapur ke udara luar ruangan.
  2. Mengontrol sumber polutan
    Cara paling efektif untuk menaikkan kualitas udara dalam ruangan merupakan dengan menghilangkan asal polusi individu atau mengurangi emisinya.
  3. Tidak Merokok
    Pastikan tidak merokok pada area sekitar rumah, terutama di dalam tempat tinggal. Sebab, meski sudah selesai merokok, residu dari asap rokok akan tinggal dan mengendap di tempat tinggal. Ini tetap akan memicu imbas negatif pada kesehatan, bahkan meski kamu telah berusaha membersihkan rumah.
  4. Menanam tumbuhan pada halaman tempat tinggal
    Kebab tanaman pula membantu membersihkan sekaligus memperbaiki kualitas udara pada sekitar tempat tinggal. Mereka menghirup karbondioksida serta melepaskan oksigen yang baik untuk kualitas udara.
  5.  Tidak Membakar Sampah di halaman tempat tinggal
    Lebih baik mengubur sampah daun supaya bisa sebagai pupuk kompos, atau membuangnya dalam karung.
  6. Menggunakan Air Purifier (penjernih udara)
    Penjernih udara sangat efektif untuk menghilangkan partikel polutan pada tempat tinggal. Efektivitas pembersih udara bergantung pada seberapa baik mesin tersebut mengumpulkan polutan dari udara dalam ruangan (dinyatakan sebagai persentase taraf efisiensi) serta seberapa banyak udara yang ditarik melalui elemen pembersih atau penyaringan. Dengan memakai air purifier juga dapat membantu memperbaiki sekaligus menjaga kualitas udara di tempat tinggal tetap terjaga serta higienis.

Polutan Mempengaruhi Kualitas Lingkungan

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai polutan yang mempengaruhi kualitas lingkungan. Seperti yang sudah kita ketahui, polutan merupakan zat atau bahan yang ditambahkan ke lingkungan yang tak dapat diterima oleh lingkungan tersebut, hal ini bisa menyebabkan kerusakan pada lingkungan tersebut. Polutan dapat terdiri berasal bahan kimia, partikel, atau bahan lainnya yang dapat mengganggu kualitas udara, air, atau tanah.

Terdapat beberapa macam polutan yang dapat mempengaruhi kualitas lingkungan, diantaranya :

1. Polutan Udara

Polutan udara merupakan polutan yang ada dalam udara seperti asap, debu, gas, serta partikel lain yang dapat menyebabkan pencemaran udara. Hal ini dapat terjadi dikarenakan adanya campuran polutan yang disebabkan oleh tindakan manusia dan memiliki dampak di ekosistem alam. Pencemaran udara terjadi pada proses penurunan kualitas udara dikarenakan masuknya beberapa unsur berbahaya seperti Karbon Monoksida (CO2), Nitrogen Dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO2) dan unsur yang lainnya

Pencemaran udara yang disebabkan oleh polutan dapat ditimbulkan oleh 2 faktor, diantaranya yaitu alam serta manusia. Faktor alam yang menjadi penyebab asal pencemaran udara diakibatkan oleh adanya aktivitas di alam, misalnya gunung api yang membuat gas vulkanik dan abu, dan kebakaran hutan.

Faktor manusia yang menjadi penyebab polutan udara adalah karena adanya kegiatan pembakaran sampah, sektor industri dan kendaraan bermotor. Terdapat juga kegiatan manusia lainnya yang dapat menghasilkan uap, debu, grit, CO2 dan NO2.

2. Polutan Air

Polutan air ialah polutan yang ada didalam air seperti bahan kimia, limbah domestik, serta limbah industri yang dapat merusak kualitas air dan menyebabkan kerusakan pada ekosistem air.

Polutan Mempengaruhi Kualitas Lingkungan

Air yang tercemar oleh zat-zat polutan bisa mengakibatkan kerusakan hingga matinya ekosistem air yang tersusun dari makhluk hidup maupun tanaman air. Hal tersebut bisa diidentifikasi dengan mudah dengan melakukan pengamatan mengenai fenomena berkurangnya beberapa spesies hewan air di habitat aslinya.

Pencemaran air bisa terjadi pada beberapa sumber air, misalnya sungai, mata air, rawa, laut dan danau. Sementara itu, beberapa polutan juga akan mengakibatkan terjadinya pencemaran air seperti limbah rumah tangga, limbah industri dan limbah pertanian.

Terdapat beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk mencegah pencemaran yang terjadi, diantaranya yaitu :

  • Tidak memakai deterjen secara berlebihan.
  • Mengurangi penggunaan pupuk pabrik dan beralih dengan pupuk organik secara masif.
  • Menghindari memakai racun dan bahan peledak ketika menangkap ikan.
  • Menjaga kebocoran instalasi pengeboran minyak serta kapal tanker pada daerah sekitar pantai.

3. Polutan Tanah

Polutan tanah ialah polutan yang ada didalam tanah seperti bahan kimia, limbah industri, serta limbah domestik yang bisa merusak struktur tanah dan mengakibatkan kerusakan pada tumbuhan dan hewan.

Pencemaran tanah yang diakibatkan oleh polutan terjadi karena adanya limbah rumah tangga, aktivitas pertanian dan pertambangan. Hal ini terjadi dikarenakan adanya mikroorganisme didalam tanah yang tak bisa mengolah senyawa anorganik terutama limbah.

Efek dari pencemaran tanah akan menyebabkan penyakit-penyakit yang akan berimbas pada kesehatan manusia, juga mengakibatkan kualitas tanah menjadi layu, mati atau kurang subur.

Terdapat beberapa upaya dan pencegahan yang bisa dilakukan oleh manusia untuk dapat melindungi tanah dari pencemaran, diantaranya yaitu:

  • Penambahan nutrisi pada tumbuhan
  • Melakukan aerasi tanah
  • Penyiraman tanah agar tanah menjadi lebih lembab
  • Monitoring lingkungan
  • Melakukan bioremediasi

4. Polutan Cahaya

Jenis polutan yg berikutnya ialah polutan cahaya yaitu produksi cahaya secara hiperbola yang dihasilkan sang perkotaan besar yg akan menghambat kegiatan asal binatang nokturnal serta pola migrasi burung.

Cahaya yang terlalu terang akan menyebabkan gangguan penglihatan pada insan dan akan berpotensi mengakibatkan gangguan pada mata.

5. Polutan bunyi

Polutan suara ialah kebisingan menggunakan kekuatan yang berada di atas 85 desibel misalnya mirip bunyi konser musik rock, bunyi pengeboran tanah, suara sirine, suara mesin pesawat jet, bunyi speaker ataupun sonar berasal angkatan bahari.

Polusi suara yang ringan, akan menyebabkan gangguan kecemasan serta perasaan tidak nyaman. Bahkan polusi bunyi yg cukup tinggi secara terus menerus, akan dapat mengakibatkan hilangnya kemampuan pendengaran pada manusia.