Berbagai Meditasi yang Unik

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai berbagai jenis meditasi yang cukup unik. Saat berbicara soal meditasi, mungkin yang terlintas pada pikiran adalah seorang yang duduk pada keheningan pada lantai dengan mata tertutup.

Berbagai Meditasi yang Unik

Ternyata meditasi tidak selalu demikian, terdapat berbagai jenis meditasi yang unik yang mungkin jarang didengar.

Meditasi Menatap Cermin

Metode meditasi ini melibatkan fokus di bayangan diri sendiri di depan cermin untuk jangka saat yang panjang. Tujuannya adalah buat memahami lebih dalam wacana pikiran serta perasaan tanpa menilai mereka.

Manfaatnya menunjukkan bahwa meditasi ini bisa mengurangi tingkat stres, kecemasan, serta depresi, sembari menaikkan rasa kasih sayang terhadap diri sendiri.

Meditasi pada depan cermin bisa meredakan ketakutan, kepanikan, perasaan keterasingan budaya, dan gangguan suasana hati pada orang-orang yang tinggal diluar negara mereka. Metode ini pula bisa menaikkan pemahaman diri.

Dengan menghadapi diri sendiri secara pribadi, memperhatikan setiap pikiran dan emosi yang ada dapat memberikan wawasan ihwal ketakutan, rasa tidak safety, kebutuhan, dan cita-cita yg tersembunyi.

Berikut ini cara melakukan meditasi menatap cermin, yaitu :

  • Tetapkan waktu spesifik untuk meditasi ini. Misal, bisa mulai menggunakan 5 mnt serta secara bertahap tingkatkan durasinya saat semakin terbiasa.
  • Pastikan duduk pada posisi yang nyaman pada depan cermin. gunakan kursi, bantal, atau pada lantai. Ssetelah itu, arahkan pandangan ke bayangan diri sendiri.
  • Jika engkau menemukan area tegang pada wajah atau tubuh, atau jika timbul pikiran yang kritis terhadap diri sendiri, coba bayangkan ketegangan dan kritik itu mencair menggunakan setiap tarikan napas yang kamu ambil.

Meditasi Mandi Bunyi

Meditasi bunyi merupakan bentuk meditasi yang didasari pada keyakinan bahwa penggunaan frekuensi suara tertentu bisa membantu mencapai relaksasi mendalam serta ekuilibrium pikiran dan tubuh.

Teknik ini dilakukan dengan berbaring diatas matras atau lantai sambil mendengarkan getaran bunyi dari indera musik seperti mangkuk Tibet (singing bowl), kristal, lonceng, serta garpu tala.

Partisipasi dalam meditasi bunyi memakai mangkuk nyanyian Tibet bisa membantu mengurangi kemarahan, ketegangan, serta kecemasan, sambil memperbaiki tekanan darah.

Untuk melakukan meditasi ini, umumnya durasi meditasi berkisar antara 45-60 mnt, namun penelitian menunjukkan bahwa praktik selama 15 mnt saja dapat membantu mengurangi stres.

Dalam memulai latihan ini, coba mendengarkan aneka macam jenis instrumen serta rekaman meditasi bunyi sampai menemukan yang paling menenangkan bagi individu.

Cara meditasi mandi suara, yaitu:

  • Mencari ruangan yang damai tanpa gangguan dan pilih posisi duduk atau berbaring yang nyaman.
  • Pastikan untuk memakai speaker atau headphone untuk mendengarkan bunyi pilihan kamu, lalu tutup mata.
  • Biarkan diri merespons suara tersebut dengan memperhatikan perasaan dalam tubuh atau bagian mana yg merasakan getaran bunyi tersebut.
  • Jika pikiran mulai melayang, catatlah pikiran tersebut dan penekanan pulang pada bunyi yang engkau dengar.

Meditasi Menatap Lilin

Jenis meditasi ini melibatkan penekanan di nyala lilin waktu bermeditasi. Meditasi ini pula dikenal menjadi meditasi trataka, yang berarti “menatap”. Pendekatan ini berguna bagi mereka yang cenderung mengalami gangguan pikiran waktu mata tertutup.

Dengan memusatkan perhatian pada lilin, kita bisa menghindari gangguan dan permanen penekanan pada momen tadi. Latihan meditasi trataka selama 45 mnt setiap hari selama 10 hari membantu mengatasi insomnia serta menaikkan kualitas tidur.

Sebuah penelitian lain jua berkata, melihat nyala lilin dapat menurunkan tekanan darah.

Mencoba mencoba meditasi menatap lilin, yaitu :

  • Mencari posisi duduk yang nyaman pada ruangan yang gelap dan sunyi.
  • Sesudah itu nyalakan lilin dan letakkan di sekitar 3 kaki asal, pastikan lilin berada pada atau sedikit pada bawah ketinggian mata.
  • Berkediplah beberapa kali untuk menenangkan diri, lalu fokuskan pandangan tanpa berkedip di nyala barah lilin. Upayakan supaya pandangan Anda permanen lembut meskipun mata mungkin terasa berair, hindari tegang.
  • Jika ingin menambahkan visualisasi, bayangkan nyala api artinya sumber cinta yang memancar ke tubuh ketika menatapnya.
  • Lanjutkan menatap lilin hingga secara fisik tidak bisa membuka mata lebih usang lagi.
  • Kemudian, tiup lilin serta tutup mata selama beberapa mnt. mungkin akan melihat gambar nyala lilin pada pikiran.

Untuk diperhatikan : Demi alasan keamanan, krusial untuk meletakkan lilin di atas bagian atas yang stabil serta tahan panas.

Jangan pernah meletakkannya pada dekat apa pun yg praktis terbakar, serta padamkan lilin sebelum menutup mata atau meninggalkan ruangan.

Penggunaan Genteng Tanah Liat

Sebuah rumah tidak lengkap jika tanpa kehadiran tutup atau atapnya, baik berbentuk genteng maupun seng. Penutup ini berfungsi untuk melindungi penghuni rumah tersebut dari hujan maupun sinar matahari. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai genteng, mulai dari bahan pembuatan genteng, proses pembuatannya, hingga mengetahui kelebihan dan kelemahan dari penggunaan genteng tanah liat untuk rumah tinggal.

Genteng tanah liat mempunyai massa termal yang bagus. Massa termal merupakan kemampuan material untuk menyerap, menyimpan, serta menyalurkan panas.

Bahan Baku dan Proses Pembuatan Genteng

Genteng tanah liat terbuat dari tanah liat. Pembuatan genteng hampir sama dengan cara pembuatan batu bata. Mulai dari tanah liat yang diadon hingga sedemikian rupa, kemudian dibentuk sesuai cetakan genteng, setelah terbentuk seperti cetakan, lalu dibakar menggunakan tungku gerabah.

Setelah dibakar, dapat dijemur dibawah panas sinar matahari hingga kering dan layak untuk dijual. Pembuatan genteng seperti ini termasuk cara manual.

Dikarenakan suhu sinar matahari yang berbeda-beda sehingga menjadikan warna genteng yang berbeda-beda pula, seperti warna jingga yang memiliki perbedaan tingkatan warna.

Penggunaan Genteng Tanah Liat

Kelebihan Penggunaan Genteng Tanah Liat

Penggunaan genteng tanah liat masih menjadi primadona di beberapa daerah di Indonesia, hal ini karena genteng ini memiliki kelebihan yang memberikan dampak baik bagi penghuni rumah. Berikut ini beberapa kelebihan dari penggunaan genteng, diantaranya yaitu :

  • Mampu meredam panas
    Genteng jenis ini mampu meredam udara panas yang diterima dari sinar matahari dengan sangat baik, karena panas yang didapatkan tidak akan diteruskan oleh genteng ini ke bagian bawahnya, melainkan diredam dengan tepat.
  • Aman bagi kesehatan
    Bahan baku pembuatan genteng tanah liat ini sama sekali tidak menimbulkan dampak negatif pada kesehatan manusia, sehingga dijamin aman untuk digunakan menjadi material penyusun atap bangunan
  • Harga yang ekonomis
    Harga genteng tanah liat yang ekonomis menjadi salah satu alasan penggunaan genteng menjadi primadona. Hal ini didukung oleh banyaknya pengrajin yang memproduksi genteng, dan bahan baku yang, murah dan mudah di dapat.
  • Dapat Meredam suara
    Genteng ini mampu meredam bunyi-bunyi yang diterimanya, jadi suasana didalam rumah tidak terlalu terdengar suara dari luar rumah. Penghuni rumah akan tetap merasa tenang, hening dan nyaman berada didalam rumah, walau diluar sedang hujan yang sangat deras.
  • Menjaga kelembaban tempat tinggal
    Jenis atap ini cocok dipergunakan pada iklim tropis seperti Indonesia, disebabkan oleh kemampuannya dalam menyerap panas matahari. Pada siang hari, rumah akan terasa lebih sejuk, sebaliknya di malam hari, suasana dalam rumah  menjadi lebih hangat sebab genteng tanah liat ini masih menyimpan panas yang diterimanya ketika siang hari.
  • Tahan lama
    Genteng tanah liat relatif awet jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Jenis atap ini tidak busuk serta tidak mudah dirusak oleh serangga. Ditambah, atap memiliki ketahanan terhadap api.
  • Bersifat Ramah Lingkungan
    Genteng tanah liat merupakan genteng yang bersifat ramah terhadap lingkungan. Karena dalam pembuatannya hanya menggunakan tanah liatdan tidak terdapat kandungan bahan berbahaya dan beracun.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu polutan dan bagaimana upaya mencegahnya, hingga apa saja jenis dari polutan. Kata polutan, polusi dan pencemar tak jarang digunakan untuk mendeskripsikan hal yang sama. Tetapi ketiganya merupakan kata yang tidak selaras.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Berdasarkan Encyclopedia Britannica, polusi ialah penambahan zat atau bahan-bahan berbahaya apa pun ke lingkungan yang memberikan dampak negatif bagi lingkungan dikehidupan. Polutan adalah bahan kimia atau material yang bisa menghambat lingkungan. Polutan tidak hanya berbahaya bagi satu jenis organisme saja, namun jua berdampak jelek bagi seluruh jenis organisme dan ekosistem.

Zat dan bahan berbahaya yg menjadi penyebab polusi dianggap menggunakan pencemar atau polutan. sang karena itu, pencemar serta polutan merupakan hal yg sama, sementara itu polusi artinya masuknya polutan pada lingkungan.

Pengertian Polutan

Polutan merupakan zat yang mampu mengakibatkan pencemaran lingkungan. Suatu zat dinamakan sebagai polutan apabila mempunyai kadar berlebihan dan mengganggu keadaan sekitarnya. Zat tersebut kemudian akan menyebabkan kerugian pada makhluk hidup, salah satunya melalui pencemaran udara.

Pada buku berjudul The Miracle of Jilbab, Anton menyebutkan bahwa udara pada suatu daerah akan dikatakan tercemar apabila memiliki zat asing yang jumlahnya melebihi batas yang wajar. Misalnya, apabila dalam keadaan normal, karbondioksida memiliki manfaat bagi tumbuhan, namun apabila berlebihan, maka akan menghasilkan udara yang tidak sehat untuk dihirup. Contoh lainnya adalah asap kendaraan, asap rokok, asap pabrik serta lainnya yang ikut memberikan polusi pada kehidupan manusia setiap harinya.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Untuk dapat meminimalisir keberadaan dari polutan, manusia harus melakukan upaya pencegahan dan penanganan yang lebih lanjut. Salah satu caranya adalah dengan melakukan reboisasi atau penanaman kembali tumbuhan.

Langkah reboisasi tersebut sangatlah disarankan, dikarenakan tanaman bisa menyerap zat polutan, khususnya karbondioksida. Apabila tumbuhan di muka bumi berkurang, maka volume dari karbondioksida di udara bebas pun akan menjadi tidak terkontrol. Hal ini tentu dapat berbahaya bagi keselamatan umat manusia.

Program vegetasi atau pengadaan ruang terbuka hijau juga perlu lebih digalakkan pada setiap penjuru kota di Indonesia. Banyak sekali studi bahkan sudah menyimpulkan bahwa vegetasi dapat menyerap karbondioksida serta bisa menghasilkan oksigen lebih maksimal.

Pada area dengan vegetasi, suhu udara mampu lebih sejuk bahkan bisa sekitar antara 25,50 hingga 30,00 C. Sementara itu, pada area yang tidak bervegetasi, suhu udara cenderung lebih panas berkisar antara 27,70 hingga 33,10 C. Perbedaan tersebut tentunya akan berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup.

Oleh sebab itu, vegetasi wilayah perlu diperluas dengan cara mengandalkan lahan kosong yang terdapat pada daerah perkotaan. Pembangunan yang tidak diharapkan lebih baik ditunda lebih dahulu. Utamakan vegetasi untuk mencegah pencemaran lingkungan semakin parah setiap harinya.

Jenis Polutan

Beberapa jenis polutan yang dapat menghipnotis kualitas lingkungan, antara lain

1. Polutan Udara
Polutan udara adalah polutan yang terdapat di udara seperti asap, debu, gas, serta partikel lainnya yang dapat mengakibatkan pencemaran udara. Hal ini dihasilkan dari aktivitas manusia seperti pabrik, kendaraan bermotor, dan kebakaran hutan.

2. Polutan Air
Polutan air merupakan polutan yang terdapat pada air seperti bahan kimia, limbah domestik, serta limbah industri yang bisa mengganggu kualitas air dan menyebabkan kerusakan pada ekosistem air.

3. Polutan Tanah
Polutan tanah merupakan polutan yang terdapat di dalam tanah seperti bahan kimia, limbah industri, dan limbah domestik yang bisa merusak struktur tanah hingga mengakibatkan kerusakan pada tanaman maupun binatang.

4. Polutan Cahaya
Polutan cahaya merupakan produksi cahaya secara berlebihan yang dihasilkan oleh perkotaan besar yang akan mengganggu aktivitas dari manusia maupun hewan nokturnal dan pola migrasi burung.

5. Polutan suara
Polutan bunyi merupakan kebisingan dengan kekuatan yang berada diatas 85 desibel, misalnya bunyi konser musik rock, suara pengeboran tanah, bunyi sirine, bunyi mesin pesawat jet, bunyi speaker ataupun sonar dari angkatan laut.

Demikian pembahasan mengenai polutan dan bagaimana cara mencegahnya. Semoga setelah ini semakin banyak manusia sadar bahwa bumi membutuhkan penyegaran melalui reboisasi dan vegetasi.