Jangan Gunakan Vacuum Cleaner

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai jangan gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan beberapa barang ini. Untuk menjaga rumah supaya nyaman ditempati, maka penghuni harus membersihkan tempat tinggal dari kotoran serta debu.

Jangan Gunakan Vacuum Cleaner

Terdapat banyak cara buat membersihkan tempat tinggal berasal debu serta kotoran. Salah satunya memakai vacuum cleaner atau penyedot debu yang dapat menyesap kotoran dan debu yang melekat di pada tempat tinggal. Setidaknya dua kali sehari membersihkannya.

Perlu perhatikan bahwa tidak seluruh kotoran serta benda bisa dibersihkan dengan vacuum cleaner. Selain bisa menimbulkan kerusakan, beberapa benda ini dapat membahayakan pemilik rumah.

  • Tumpahan cairan
    Hukum elektronika bahwa peralatan listrik yang terkena air akan menyebabkan korsleting serta mengakibatkan percikan parah. Begitu pula dengan menyedot tumpahan cairan pada lantai menggunakan vacuum cleaner.
    Termasuk menyedot debu di karpet yang basah.
  • Pecahan kaca
    Serpihan kaca yang tajam serta ukuran mungil bisa menghambat vacuum cleaner. Ini karena kaca bisa melubangi kantong serta membuat macet selang penyedot debu.
    Sewaktu ingin mengeluarkan serpihan kaca asal kantong vacuum cleaner, besar kemungkinan tangan pula akan terluka akibat tergores potongan kaca yg tajam.
  • Sobekan kertas
    Bila membersihkan sobekan kertas pada jumlah yg kecil, sekiranya tidak apa menggunakan vacuum cleaner. namun, beda ceritanya Bila tumpukan kertas sobek berjumlah sangat akbar.
  • Serbuk kopi dan cokelat
    Zat berbentuk bubuk pula menjadi ancaman bagi penyedot debu lantaran partikel kecilnya akan masuk ke pada mesin dan menyumbat pipa filter, termasuk serbuk kopi serta cokelat.
    Bubuk ini adalah zat hara yang dapat merangsang pertumbuhan lumut pada mesin. Usahakan bersihkan serbuk kopi dengan menyapunya dengan sapu ijuk.
  • Bulu halus serta rambut

    Secara tidak sengaja, bulu-bulu ini akan tersedot ke dalam vacuum cleaner ketika sedang membersihkan rumah. Walau tidak berbahaya, perlu segera membersihkan bulu-bulu tersebut asal kantong penyedot debu selesainya terselesaikan membersihkan tempat tinggal . Mengapa? Menumpuknya rambut atau bulu-bulu pada vacuum cleaner dapat memengaruhi kinerja mesin serta menyumbat filter di dalamnya.

  • Tanah, bunga, serta daun kering
    Menyedot debu untuk membersihkan tanah, bunga, atau daun kering yang melekat di lantai atau karpet hanya akan membuatnya malfungsi serta berujung kerusakan.
    Ini sebab ketiga jenis kotoran tadi menyumbat selang serta filter penyedot debu. Sehingga, bisa mengakibatkan problem teknis di mesin atau mencuci bersih karpet serta menyikatnya.
  • Mainan kecil dan koin
    Vacuum cleaner populer efektif buat menyedot kotoran dan debu di rumah. namun perlu diingat, ukurannya yang relatif akbar terkadang membuat tidak mawas waktu sedang membersihkan tempat tinggal.
    Alih-alih debu serta kotoran yg tersedot, benda mungil mirip lego, mainan mungil dan koin pun turut terhisap ke dalamnya.
  • Kabel
    Memikirkan kabel yg kusut saja sudah sebagai mimpi buruk tersendiri. Apalagi bila rabat kabel tersebut tidak sengaja tersedot sang mesin penyedot debu.
    Tentu akan mengakibatkan tabrakan yang dapat meretakkan pelindung luar kabel, serta mengakibatkan korsleting pada mesin akibat komponen listrik yang terbuka.

Beberapa benda tersebut tidak boleh dibersihkan menggunakan vacuum cleaner sebab bisa mengganggu bagian dalam vacuum cleaner. Benda-benda ini dapat menyebabkan gesekan dan benturan pada motor, sehingga menyebabkan bunyi bising ketika sedang menyedot debu.

Keburukan Genteng Tanah Liat

Setelah membahas mengenai apa itu genteng tanah liat, bagaimana proses pembuatannya, hingga apa saja kelebihan dari genteng tersebut, pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa saja keburukan dari penggunaan genteng tanah liat.

Genteng Tanah Liat

Dalam pencetakannya, genteng tanah liat dapat berbentuk plentong (genteng kodok) maupun berbentuk daun. Pemasangan genteng ini biasanya dilakukan dengan sangat mendetail, karena harus memperhatikan kemiringan genteng itu sendiri.

Dengan derajat kemiringan sekitar 22,5º sampai 45º, sehingga air hujan tidak masuk melalui sambungan antar genteng. Berat dari genteng tanah liat ini termasuk ringan, karena beratnya tak mencapai 1 Kilo Gram.

ketika cuaca sedang dingin, genteng tanah liat justru bisa memberi kehangatan. Hal ini bisa terjadi karena di ketika siang panas asal sinar mentari bisa terserap lalu pada simpan sang genteng, dan dimuntahkan secara pelan- pelan di ruangan saat cuaca berubah sebagai dingin. Jadi meski ada di pada rumah penghuni mampu merasa hangat tetapi tetap sejuk serta nyaman.

Keburukan Genteng Tanah Liat

Keburukan Genteng Tanah Liat

Selain memiliki kelebihan, tentu saja genteng tanah liat memiliki beberapa keburukan. Jika tukang pasang maupun anda dapat mencari solusi atas keburukan ini dengan baik, maka dijamin penggunaan genteng sebagai atap rumah dapat tercapai secara maksimal.

Ukurannya yang mungil

Dibandingkan dengan jenis atap tempat tinggal lain, genteng tanah liat mempunya berukuran yang lebih mungil. Oleh sebab itu, akan membutuhkan banyak rabat genteng untuk menutupi bagian atas tempat tinggal. Genteng tanah liat ini termasuk material yang hemat dikantong, tidak perlu pusing akan pengeluarannya, karena tidak akan keluar biaya yang banyak.

Mudah berlumut dan pudar 

Genteng tanah liat berfungsi untuk melindungi penghuni tempat tinggal dari terik matahari maupun air hujan, serta benda-benda lainnya. Tanpa sadar karena sering terpapar sinar surya dan air hujan, warna genteng lama-kelamaan akan pudar dan berlumut.

Tak perlu khawatir, keburukan ini dapat diatasi dengan cara mengecat tiap genteng sebelum dipasang pada rangka atap. Cat genteng ini bermanfaat untuk menjauhkan genteng tanah liat darilumut dan pemudaran warna.

Mudah Tertiup Angin

Genteng tanah liat yang telah terpasang di rangka atap bangunan cenderung lebih mudah tertiup angin daripada jenis-jenis genteng yang lainnya, karena genteng ini mempunyai bobot yang tidak terlalu berat, sehingga ketika terdapat angin yang cukup kencang yang meniup genteng dari arah bawah, maka genteng tadi pun akan mudah terbang lalu jatuh. Penyebab lainnya yaitu genteng tanah liat tidak mungkin diikatkan ke rangka menggunakan paku atau sekrup, cara menyiasatinya yaitu membuat bentuk atap yang relatif landai, yang tidak terlalu curam.

Repot dalam Pemasangan

Proses pemasangan genteng tanah liat ini merupakan pekerjaan yang merepotkan, karena harus memasangnya satu per satu di atas rangka atap yang telah dibuat sebelumnya.  Ukuran genteng tanah liat yang cukup mungil membuat pekerjaan ini akan menyita waktu yang sangat banyak.

Tidak Terlalu kuat

Genteng tanah liat bukan material yang kuat. Saat genteng ini terjatuh dari ketinggian kurang lebih 100 centimeter, maka kemungkinan besar genteng tersebut akan pecah. Dibutuhkan usaha lebih untuk memperbaikinya sebab kita tidak bisa berpijak di atas genteng tanah liat ini, karena risiko pecahnya yang terlalu tinggi. Tips memperbaikinya yaitu wajib menyediakan jalan terlebih dahulu dengan melepaskan beberapa genteng disekitarnya.

Rawan Bocor

Pemasangan genteng tanah liat yang tidak teliti dan tepat akan membuat posisi genteng tersebut kurang sempurna dalam melindungi tempat tinggal . Air hujan akan mudah mengalir dan atap menjadi bocor.

Tips agar terhindar dari insiden ini, pastikan terlebih dahulu bahwa orang yang memasang genteng mempunyai konsentrasi yang baik dan berhati-hati saat memasangnya. Genteng tanah liat tidak boleh tergeser yang akan mengakibatkan adanya lubang.

Tips Preventif Membeli Tanah

Setelah membahas beberapa keunggulan memiliki tanah, pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa saja tips preventif dalam proses membeli tanah. Disamping keunggulan pada berinvestasi/mempunyai tanah, patut diperhatikan pula resiko yang ada.

Terkait resiko dimaksud bisa dipelajari dari beraneka macam literatur, tetapi jangan mengendurkan kebutuhan penting memiliki tanah. Resiko pada dasarnya bisa diantisipasi dengan cara preventif sebelum membelinya.

Tips Preventif dalam Membeli Tanah

Tips Preventif Membeli Tanah

Kita juga harus mengetahui dengan jelas tanah yang akan kita beli. Terdapat beberapa tips preventif yang mampu diterapkan dalam membeli tanah, diantaranya yaitu :

  • Mempelajari Dokumen Kepemilikan

Dokumen kepemilikan tanah dapat banyak sekali macamnya dari yang terlemah legalitasnya hingga yg paling kuat. Contohnya Akta Pengakuan Hak Atas Tanah (SPHAT) dibandingkan Sertifikat Hak Milik (SHM), tentunya akan lebih kuat SHM.

Secara normalnya demikian, tetapi SHM juga harus ditinjau lebih detil lagi, apakah SHM itu berdiri pada atas hak lain ataukah tidak (umumnya ada tertera dibagian warta pada bagian bawah sertifikat).

  • Minta SKPT ke Kantor Pertanahan

Lebih safety lagi agar legalitas tersebut ditanyakan atau dimintakan referensi registrasi Tanah (SKPT) untuk mengetahui apakah tanah tersebut masih atas nama pemilik pertamanya atau sudah berpindah tangan atas nama pemilik lain, juga untuk mengetahui apakah tanah tersebut sedang diblokir/disita/dijaminkan dengan hak tanggungan.

Permintaan SKPT dimaksud mampu dimintakan oleh calon Pembeli pada Pemilik atau melalui perantara notaris.

  • Minta Perlihatkan Sertifikat Asli

Salah satu kelemahan dalam jual beli tanah adalah menghadirkan sertifikat asli. Terdapat beberapa alasan ketika sertifikat asli sulit ditunjukan oleh pemilik tanah yaitu :

  1. Pemilik tanah tidak yakin dengan calon pembeli, sehingga pemilik enggan menunjukkan dokumen orisinil, atau pemilik khawatir sertifikat akan digandakan/difoto untuk tujuan yang tidak jelas.
  2. Sertifikat orisinil sedang dijadikan agunan kredit oleh pemilik ke pihak kreditur (bank), sebagai akibatnya dia tak mampu menunjukkan aslinya. Hal yang wajib diwaspadai/dicegah ialah debitur/Pemilik tanah (atau ahli warisnya) menjual tanah yang sudah diagunkan tersebut pada pihak lain tanpa sepengetahuan dan seijin pihak bank (secara illegal).
  • Beli Tanah dan Bangunan melalui Lelang

Lelang merupakan penjualan barang yg terbuka buat awam menggunakan penawaran harga secara tertulis dan / atau lisan yang semakin meningkat atau menurun untuk mencapai harga tertinggi, yang didahului dengan Pengumuman Lelang.

Mengingat pasar properti memiliki keunikan tersendiri, maka sebelum membeli lelang sangat dianjurkan untuk melihat barang serta menanyakan detil properti yang akan dibeli kepada kreditur (bank pemohon lelang).

Dengan info yang jelas akan menambah keyakinan pembeli serta mampu mendapatkan prospek kedepan properti yang akan dibeli. Bagi pegawai ataupun karyawan, konsultasi dengan pihak Pemohon Lelang (bank) untuk membeli properti juga bisa menggunakan prosedur kredit yang ditawarkan.

Keunggulan dari Memiliki Tanah

Pada artikel ini akan membahas beberapa keunggulan dari memiliki tanah. Sudah menjadi misteri umum bahwa mempunyai tanah serta tempat tinggal ialah salah satu idaman bagi setiap orang yang mulai menapak usia berumah tangga atau yang sudah bisa berpikir serta bertindak dewasa. Bahkan memiliki properti tersebut ada yang sudah dimulai sejak menerima penghasilan pertama sesuai kemampuan masing-masing. Adapun motif untuk memilki tanah tentunya sangat beragam seperti untuk rumah, untuk bisnis seperti kos-kosan atau persewaan, untuk menyimpan uang agar nilainya tidak turun, untuk diwariskan pada anak keturunan, untuk kepentingan sosial serta sebagainya.

Keunggulan dari Memiliki Tanah

Berinvestasi jenis tanah, tentunya harus dipahami benar seluk-beluknya. Seperti diketahui bahwa tanah merupakan aset non-liquid yang memiliki banyak peraturan/ketentuan hukum yang melekat padanya. Memilki tanah dari segi proses menerima, lalu memanfaatkan, mengalihkan haknya untuk beraneka macam kepentingan telah diatur dengan hukum yang berlaku. Meskipun demikian, tanah, mengingat jumlahnya yang terbatas, sementara pertambahan penduduk yang membutuhkan tempat tinggal semakin semakin tinggi, mengakibatkan luasan tanah semakin langka dan memiliki nilai guna yang semakin tinggi. Oleh sebab itu, tanah dari waktu ke waktu meningkat harganya.

Keunggulan dari Memiliki Tanah

Sebelum membahas tips berinvestasi tanah, berikut terdapat beberapa keunggulan dari memiliki tanah, diantaranya yaitu :

a. Tanah ialah ciri-ciri dan status sosial

Memiliki tanah menjadi salah satu indentitas merupakan hal yang sudah sangat dimaklumi oleh siapapun. Ketika kita memiliki tanah baik dengan cari pembelian, atau pewarisan, maka kita telah mencatatkan ciri-ciri dan status sosial, dikenal di masyarakat sebagai pemilik tanah dimaksud. Sebagai pemilik tentu tidak sama dengan penyewa, karena secara legal pemilik akan menjadi subyek dalam banyak urusan dan kepentingan di masyarakat dimana tanahnya berada.

b. Tanah memiliki nilai yang semakin naik

Mengamati perkembangan harga tanah dari posisi generasi apapun hanya satu jawaban, “naik-naik terus”. Kebanyakan pegawai pemula pada saat itu menganggap harga cash terlalu mahal. Jalan yang ditempuh untuk memilki kebutuhan tempat tinggal ketika itu ialah menggunakan kredit KPR. Tentunya jika harga tanah plus rumah tetap tidak berubah sampai waktu ini, akan sangat mudah sekali terbeli sang pegawai baru. Tetapi kenyataannya pegawai baru di generasi waktu ini juga berat untuk membeli sebuah tempat tinggal baru karena harga ketika ini telah melambung lebih asal 5 kali lipat. Jadi hampir dipastikan bahwa harga tanah akan naik seiring berjalannya saat yang kadang tidak seimbang menggunakan kenaikan income pegawai.

Keuntungan dari perubahan waktu ini banyak dimanfaatkan oleh para pengembang besar yang memilki modal besar ataupun piawai memanfaatkan modal besar dari kreditor. Dengan mempunyai lahan super luas serta proyeksi pengembangan puluhan tahun kedepan dengan sendirinya semakin meningkat nilai tanah yang dimiliki (capital appreciation). Artinya, walaupun tanah itu ideal, syarat normal harganya akan semakin tinggi seiring berjalannya waktu.

c. Tanah memiliki nilai guna yang sangat beragam

Semakin sulitnya memperoleh tanah, kreativitas memanfaatkan tanah/lahan yang dimiliki semakin banyak. Di kota-kota besar banyak pemanfaatan hydroponic dari sempitnya ruang terbatas di rumah-rumah mereka. Demikian pula ruang kamar untuk kos-kosan yang tersusun ke atas menjadi pemandangan yang masuk akal di kota besar. Dengan demikian, memiliki tanah/lahan  menjadi sesuatu yang berharga, mampu membuat nilai tambah secara ekonomi (passive income). Dapat dibayangkan jika pegawai di daerah mempunyai tanah/lahan yang sedikit lebih luas sampai bisa dirancang kolam ikan atau kebun kecil di sekitar tempat tinggal untuk sekedar tanam cabai atau tomat tentunya tetap terdapat nilai tambah.

d. Tanah adalah investasi nyata

Ketika kita membeli/berinvestasi tanah, maka uang yang dikeluarkan telah berganti menjadi tanah yang mampu dipegang, diinjak, ditempati, dan lain sebagainya. Berarti, investasi tanah memiliki agunan yang nyata, tidak dibawa kabur atau hilang karena dilusi juga ilusi. Sepanjang legalitasnya benar, fisiknya dikuasai maka mempunyai tanah patut menjadi pertimbangan yang primer bagi seorang pegawai/karyawan.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu polutan dan bagaimana upaya mencegahnya, hingga apa saja jenis dari polutan. Kata polutan, polusi dan pencemar tak jarang digunakan untuk mendeskripsikan hal yang sama. Tetapi ketiganya merupakan kata yang tidak selaras.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Berdasarkan Encyclopedia Britannica, polusi ialah penambahan zat atau bahan-bahan berbahaya apa pun ke lingkungan yang memberikan dampak negatif bagi lingkungan dikehidupan. Polutan adalah bahan kimia atau material yang bisa menghambat lingkungan. Polutan tidak hanya berbahaya bagi satu jenis organisme saja, namun jua berdampak jelek bagi seluruh jenis organisme dan ekosistem.

Zat dan bahan berbahaya yg menjadi penyebab polusi dianggap menggunakan pencemar atau polutan. sang karena itu, pencemar serta polutan merupakan hal yg sama, sementara itu polusi artinya masuknya polutan pada lingkungan.

Pengertian Polutan

Polutan merupakan zat yang mampu mengakibatkan pencemaran lingkungan. Suatu zat dinamakan sebagai polutan apabila mempunyai kadar berlebihan dan mengganggu keadaan sekitarnya. Zat tersebut kemudian akan menyebabkan kerugian pada makhluk hidup, salah satunya melalui pencemaran udara.

Pada buku berjudul The Miracle of Jilbab, Anton menyebutkan bahwa udara pada suatu daerah akan dikatakan tercemar apabila memiliki zat asing yang jumlahnya melebihi batas yang wajar. Misalnya, apabila dalam keadaan normal, karbondioksida memiliki manfaat bagi tumbuhan, namun apabila berlebihan, maka akan menghasilkan udara yang tidak sehat untuk dihirup. Contoh lainnya adalah asap kendaraan, asap rokok, asap pabrik serta lainnya yang ikut memberikan polusi pada kehidupan manusia setiap harinya.

Polutan dan Bagaimana Mencegahnya

Untuk dapat meminimalisir keberadaan dari polutan, manusia harus melakukan upaya pencegahan dan penanganan yang lebih lanjut. Salah satu caranya adalah dengan melakukan reboisasi atau penanaman kembali tumbuhan.

Langkah reboisasi tersebut sangatlah disarankan, dikarenakan tanaman bisa menyerap zat polutan, khususnya karbondioksida. Apabila tumbuhan di muka bumi berkurang, maka volume dari karbondioksida di udara bebas pun akan menjadi tidak terkontrol. Hal ini tentu dapat berbahaya bagi keselamatan umat manusia.

Program vegetasi atau pengadaan ruang terbuka hijau juga perlu lebih digalakkan pada setiap penjuru kota di Indonesia. Banyak sekali studi bahkan sudah menyimpulkan bahwa vegetasi dapat menyerap karbondioksida serta bisa menghasilkan oksigen lebih maksimal.

Pada area dengan vegetasi, suhu udara mampu lebih sejuk bahkan bisa sekitar antara 25,50 hingga 30,00 C. Sementara itu, pada area yang tidak bervegetasi, suhu udara cenderung lebih panas berkisar antara 27,70 hingga 33,10 C. Perbedaan tersebut tentunya akan berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup.

Oleh sebab itu, vegetasi wilayah perlu diperluas dengan cara mengandalkan lahan kosong yang terdapat pada daerah perkotaan. Pembangunan yang tidak diharapkan lebih baik ditunda lebih dahulu. Utamakan vegetasi untuk mencegah pencemaran lingkungan semakin parah setiap harinya.

Jenis Polutan

Beberapa jenis polutan yang dapat menghipnotis kualitas lingkungan, antara lain

1. Polutan Udara
Polutan udara adalah polutan yang terdapat di udara seperti asap, debu, gas, serta partikel lainnya yang dapat mengakibatkan pencemaran udara. Hal ini dihasilkan dari aktivitas manusia seperti pabrik, kendaraan bermotor, dan kebakaran hutan.

2. Polutan Air
Polutan air merupakan polutan yang terdapat pada air seperti bahan kimia, limbah domestik, serta limbah industri yang bisa mengganggu kualitas air dan menyebabkan kerusakan pada ekosistem air.

3. Polutan Tanah
Polutan tanah merupakan polutan yang terdapat di dalam tanah seperti bahan kimia, limbah industri, dan limbah domestik yang bisa merusak struktur tanah hingga mengakibatkan kerusakan pada tanaman maupun binatang.

4. Polutan Cahaya
Polutan cahaya merupakan produksi cahaya secara berlebihan yang dihasilkan oleh perkotaan besar yang akan mengganggu aktivitas dari manusia maupun hewan nokturnal dan pola migrasi burung.

5. Polutan suara
Polutan bunyi merupakan kebisingan dengan kekuatan yang berada diatas 85 desibel, misalnya bunyi konser musik rock, suara pengeboran tanah, bunyi sirine, bunyi mesin pesawat jet, bunyi speaker ataupun sonar dari angkatan laut.

Demikian pembahasan mengenai polutan dan bagaimana cara mencegahnya. Semoga setelah ini semakin banyak manusia sadar bahwa bumi membutuhkan penyegaran melalui reboisasi dan vegetasi.