Kebahagiaan Mental yang Sehat

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana cara menjaga kebahagiaan dengan mental yang sehat. Jika membahas kesehatan, umumnya hanya memperhatikan kesehatan fisik saja. Padahal kenyataannya, kesehatan mental tidak kalah penting. Oleh sebab itu, krusial sekali menjaga kesehatan mental agar tetap sehat dan terjaga.

Kebahagiaan Mental yang Sehat

Ada banyak cara untuk mencari kebahagiaan, tentu saja kebahagiaan dengan tetap memperhatikan mental yang sehat. Kesehatan mental sangat dipengaruhi oleh lingkungan diri sendiri dan sekitar. Berikut ini terdapat beberapa tips untuk menjaga kebahagiaan untuk mental yang sehat, diantaranya yaitu :

  1. Kenali tanda-tanda apabila mengalami mental yang terganggu
    Beberapa orang tidak menyadari kalau kondisi mentalnya sedang tidak baik-baik saja, hanya mengerti jika dirinya sedang tidak mood, atau sedang malas bersosialisasi. Padahal, terdapat beberapa tanda yang bisa diketahui jika mental sedang terganggu. Jangan berlarut dalam kondisi mental yang terganggu, segera cari penyebab dan kemudian mengembalikan keadaan.
  2. Peduli terhadap diri sendiri (self care)
    Terlalu sering mengurusi persoalan anggota keluarga yang lain membuat seseorang lupa terhadap dirinya sendiri. Setidaknya sediakan waktu untuk mengurus diri sendiri, misalnya perawatan wajah dan tubuh.
  3. Makan makanan yang sehat dan bergizi
    Memakan makanan yang sehat dan bergizi secara teratur tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyehatkan kesehatan mental. Rasanya akan sangat bahagia bila tubuh sehat, mental juga sehat.
  4. Menghabiskan waktu bersama teman maupun pasangan
    Tanpa banyak pertimbangan apabila ingin menghabiskan waktu bersama teman maupun pasangan, karena hal ini dapat meningkatkan level hormon oksitosin yang berpengaruh untuk kebahagiaan diri sendiri.
  5. Tidak lupa untuk merayakan pencapaian sekecil mungkin

    Dengan merayakan pencapaian yang kecil, hal itu berarti sudah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hal ini dapat membahagiakan bagi diri sendiri, sehingga kesehatan mental akan tetap terjaga.

  6. Berjemur dibawah sinar matahari pagi
    Seperti diketahui bahwa sinar matahari pagi memiliki vitamin yang bagus untuk kulit, kesehatan, maupun kebahagiaan. Bisa berjemur di waktu pagi sambil berenang, bersepeda, berjalan kaki, maupun bermain dengan anak-anak.
  7. Menyelesaikan tugas
    Dopamin merupakan hormon di pada otak yang mampu mengatur banyak sekali sikap serta kondisi fisik. waktu merasa senang, hormon ini otomatis semakin tinggi. Salah satu yang bisa dilakukan ialah menuntaskan tugas. sempurna banyak tugas yg harus dikerjakan Mama serta belum tentu semuanya bisa selesai. menuntaskan salah satu tugas mampu memberikan rasa lega serta menaikkan dopamine secara alami. selesainya itu, Mama umumnya akan merasa lebih termotivasi.
  8. Meditasi
    Melakukan meditasi mampu jadi galat satu cara mempertinggi serotonin. di pada tubuh, serotonin bermanfaat buat memperbaiki suasana hati agar lebih senang. Berdiam diri pada keadaan hening, berdiskusi dengan isi kepala serta melepas penat yg tertahan pada dada serta ketua dengan meditasi bisa menyampaikan kebahagiaan tersendiri.
  9. Bermain dengan buah hati

    Cobalah bermain bersama buah hati tersayang. Kesampingkan seluruh tekanan dan datanglah dengan hati suka serta pikiran kosong buat bermain bersamanya. Menghabiskan ketika memeluk, bercanda, tertawa serta saling mengatakan rasa cinta bersama anak mampu mempertinggi hormon oksitosin di pada tubuh.

  10. Rajin tertawa
    Satu lagi hormon yang diperlukan tubuh buat mencapai mental yang sehat merupakan endorfin. Hormon ini dikenal menjadi pain killer dan bisa mempertinggi level kebahagiaan seseorang. Cara termudah artinya menggunakan rajin tertawa. Mama bisa berlatih tertawa dengan membaca hal-hal yang lucu, menonton film lucu, dan tidak terlalu berfokus menanggapi hal mungil. Semakin seringkali tertawa, level endorfin bisa menggunakan otomatis semakin tinggi.
  11. Berlatih serta berolahraga
    Dengan rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan mental. Sesudah berkeringat dan lelah, tubuh secara alami mengeluarkan hormon endorfin yang bermanfaat buat kesehatan mental.

Demikian pembahasan mengenai beberapa tips menjaga kebahagiaan dengan mental yang sehat. Apabila tidak merasa lebih baik, dapat menghubungi tenaga profesional untuk membantu.

Memahami Sistem Panel surya

Pada artikel kali ini akan membahas tentang pengertian dan memahami bagaimana sistem kerja panel surya. Apalagi saat ini sudah semakin banyak penggunaan panel surya untuk tempat tinggal maupun gedung bertingkat.

Apa itu Panel Surya ?

Dengan semakin meningkatnya populasi masyarakat Indonesia, semakin besar juga kebutuhan terhadap energi listrik. Padahal, pembangunan pembangkit listrik masih kurang.

Dampaknya, PLN tak jarang melakukan pemadaman rumah bergilir pada beberapa daerah. Hal inilah yang mendorong warga mencari cara lain, salah satunya dengan menggunakan panel surya untuk kebutuhan tempat tinggal.

Penggunaan listrik mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Ada banyak sekali langkah inovasi tenaga baru terbarukan mulai dilakukan di Indonesia. Salah satu yang banyak dilirik ialah pemanfaatan energi surya untuk pembangkit listrik tenaga matahari. Banyak kota-kota besar di Indonesia sudah memanfaatkan panel surya untuk banyak keperluan, misalnya lampu jalanan, dan mesin irigasi.

Panel surya merupakan sebuah sistem yang mengubah energi matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan prinsip photovoltaic. Panel matahari atau solar ini diletakkan di area atap yang langsung terkena cahaya matahari.

Memahami Sistem Panel surya

Memahami Sistem Kerja Panel surya

Cara kerja panel matahari cukup sederhana, yaitu menyerap energi matahari yang kemudian disimpan pada sebuah baterai. Energi ini bisa digunakan untuk berbagai kegiatan rumah tinggal mulai dari pagi hingga malam hari. Sistem ini bekerja otomatis, ketika terdapat penggunaan listrik seperti menyalakan TV, energi pada baterai panel akan terserap.

Panel surya merupakan gugusan sel surya yang disusun sedemikian rupa supaya efektif dalam menyerap sinar matahari. Sedangkan yang bertugas menyerap sinar mentari merupakan sel surya. Sel surya terdiri dari bermacam-macam komponen photovoltaic atau komponen yang bisa mengganti cahaya sebagai listrik. Umumnya sel surya terdiri dari lapisan silikon yang bersifat semikonduktor, metal, anti reflektif, dan strip konduktor metal.

Prinsip kerja sel surya dimulai dari partikel yang disebut “Foton” yang merupakan partikel sinar surya yang sangat mungil. Ketika foton tersebut menghantam atom semikonduktor sel surya sehingga dapat menimbulkan energi yang besar untuk memisahkan elektron dari struktur atomnya.

Elektron yang terpisah serta bermuatan negatif akan bebas bergerak pada wilayah pita konduksi dari material semi konduktor, sebagai akibatnya atom yang kehilangan elektron kekosongan pada strukturnya dan disebut “hole” dengan muatan positif.

Wilayah semi konduktor dengan elektron bebas bersifat negatif dan bertindak menjadi donor elektron yang dinamakan semi konduktor tipe N. Sedangkan wilayah semi konduktor “hole” menjadi penerima elektron dinamakan semi konduktor tipe Pdi.

Persimpangan daerah positif serta negatif akan menimbulkan energi yang mendorong elektron serta hole begerak ke arah berlawanan. Elektron bergerak menjauhi daerah negatif, dan hole menjauhi wilayah positif. Ketika diberikan sebuah beban berupa lampu atau perangkat listrik lainnya, maka akan menimbulkan arus listrik.

Energi yang Didapatkan

Banyaknya sel surya yang disusun menjadi panel surya akan berbanding lurus dengan energi yang didapatkan. Semakin banyak sel surya yang digunakan, maka semakin banyak pula tenaga surya yang dikonversi menjadi energi listrik.

Sederhananya, saat sel surya menyerap energi cahaya dari matahari, maka akan terdapat pergerakan antara elektron pada sisi positif dan negatif. Adanya pergerakan ini membangun arus listrik sebagai akibatnya dapat dipergunakan sebagai energi bagi alat-alat elektronik.

Ada beberapa jenis sel surya yang telah dimanfaatkan dan dapat ditemui di pasaran, diantara antara lain yaitu Monocrystalline Silicon PV Module, Polycrystalline Silicon PV Module, Amorphous Silicon PV Module, dan Hybrid Silicon PV Module.

Masalah Serius yang Sering Disepelekan!

Salah satu masalah serius yang sering disepelekan yaitu perubahan iklim. Perubahan iklim merupakan permasalahan yang masih menjadi ancaman terbesar terhadap kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Namun pada umumnya, orang-orang masih sering menyamakan istilah “cuaca” dan “iklim”. Padahal kedua istilah tersebut berbeda. Bahkan, istilah ilmu yang mempelajari kedua hal tersebut juga berbeda. Ilmu yang mempelajari tentang cuaca disebut meteorologi, sedangkan ilmu yang mempelajari iklim disebut klimatologi. Sebelum membahas lebih jauh tentang perubahan iklim, mari kita pahami terlebih dahulu perbedaan antara “cuaca” dan “iklim”.

Masalah Serius yang Sering Disepelekan!

Definisi Cuaca

Terdapat beberapa definisi cuaca dari para ahli:

  • Keadaan atmosfer secara keseluruhan pada suatu waktu, termasuk perubahan, perkembangan dan menghilangnya suatu fenomena (World Climate Conference, 1979)
  • Keadaan variabel atmosfer secara keseluruhan di suatu tempat dalam selang waktu yang pendek (Glen T. Trewartha, 1980)
  • Keadaan atmosfer yang dinyatakan dengan nilai berbagai parameter, antara lain; suhu, tekanan angin, kelembaban dan fenomena hujan. Keadaan atmosfer ini harus berada di suatu tempat atau wilayah selama kurun waktu yang relatif pendek (menit, jam, hari, bulan, musim, tahun) (Gibbs, 1087)

Berdasarkan definisi diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa cuaca adalah sebuah keadaan atmosfer yang terjadi di suatu wilayah dalam kurun waktu relatif pendek dan memiliki parameter suhu, tekanan angin, kelembaban, dan fenomena hujan.

Definisi Iklim

Terdapat beberapa definisi iklim dari para ahli:

  • Sintesis kejadian cuaca selama kurun waktu yang panjang. Secara statistik, kejadian ini cukup dapat menunjukan nilai berbeda dengan keadaan pada setiap saatnya (World Climate Conference, 1979)
  • Konsep abstrak yang menyatakan kebiasaan cuaca dan unsur-unsur atmosfer di suatu daerah selama kurun waktu yang panjang (Gleen T. Trewartha, 1980)
  • Peluang statistik berbagai keadaan atmosfer, antara lain; suhu, tekanan, angin, kelembaban, yang terjadi di suatu daerah dalam kurun waktu yang panjang (Gibbs, 1987)

Berdasarkan definisi diatas, bahwa iklim adalah sebuah kebiasaan cuaca dan unsur-unsur atmosfer seperti suhu, tekanan, angin, dan kelembaban yang terjadi di suatu daerah dalam kurun waktu yang panjang.

Dari penjabaran kedua definisi tersebut, dapat kita lihat bahwa “cuaca” dan “iklim” merupakan dua hal yang berbeda: Cuaca merujuk kepada keadaan atmosfer di suatu wilayah dalam kurun waktu pendek. Iklim lebih merujuk kepada kebiasaan cuaca dan unsur atmosfer lain yang terjadi di suatu daerah dalam kurun waktu relatif panjang.

Apa Itu Perubahan Iklim?

Perubahan iklim merupakan perubahan kondisi fisik atmosfer bumi yaitu perubahan suhu, dan distribusi curah hujan yang membawa dampak luas terhadap berbagai lapisan kehidupan manusia (Kementerian Lingkungan Hidup, 2001). Perubahan fisik yang terjadi tidak hanya terjadi secara sesaat, tetapi dalam kurun waktu yang relatif panjang. IPCC (Intergovernmental Panel in Climate Change) (2001), menjelaskan bahwa perubahan kondisi fisik atmosfer pada bumi terjadi karena proses alam internal, dan kekuatan eksternal seperti ulah manusia yang terus menerus mengubah komposisi atmosfer dan tata guna lahan.

Pemanasan Global merupakan Perubahan Iklim Terburuk Saat Ini

Istilah perubahan iklim (climate change) sering disamakan dengan pemanasan global,  padahal pemanasan global merupakan bagian dari perubahan iklim. Pemanasan global merupakan peningkatan rata-rata temperatur atmosfer yang dekat dengan permukaan bumi (troposfer), yang dapat berkontribusi pada perubahan pola iklim secara global.

Pemanasan global diakibatkan oleh meningkatnya jumlah emisi Gas Rumah Kaca (Karbon Dioksida, Karbon Monoksida, Metana, dan Freon), yang merupakan jenis gas yang dapat menangkap sinar matahari dan mengurungnya di atmosfer bumi.

Gas Rumah Kaca kebanyakan berasal dari ‘sampah’ yang dihasilkan oleh manusia, tepatnya aktivitas memproduksi, mengelola, dan membuang ‘sampah’. Aktivitas tersebut misalnya pembabatan hutan, penggunaan bahan bakar fosil (bensin), asap kendaraan, sampah yang tidak terolah dengan baik dan membusuk di tempat pembuangan sampah dan air limbah.

Meskipun pemanasan global hanyalah satu bagian dari perubahan iklim, saat ini pemanasan global menjadi fenomena perubahan iklim yang harus kita tanggapi dengan cepat dan konsisten. Hal tersebut karena perubahan temperatur yang drastis dan tidak terkontrol dapat menyebabkan dampak sangat buruk yang signifikan terhadap aktivitas manusia itu sendiri.

Demikian pembahasan mengenai masalah serius yang sering disepelekan banyak orang, padahal setiap perubahan iklim tanpa disadari sangat berdampak pada kehidupan manusia.