Komitmen Pada Slow Living

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai komitmen untuk fokus pada slow living. Meskipun gagasan untuk tetap sibuk sering kali diidolakan dalam masyarakat modern, bukan berarti ini adalah satu-satunya jalan yang dapat diterima untuk membuktikan kehidupan.

Terlibat dalam praktik hidup lambat adalah pilihan yang tepat. Dan itu tidak berarti Anda tetap tidak bisa menyelesaikan pekerjaan atau menjadi anggota masyarakat yang produktif.

Komitmen Pada Slow Living

Apa Itu Slow Living?

Slow living atau hidup santai adalah cara hidup yang didasarkan pada gagasan pendekatan yang lebih lambat terhadap semua aspek kehidupan sehari-hari.

Tidak apa-apa untuk mengambil langkah mundur untuk memperlambat dan mengurangi tekanan. Ditambah lagi, tubuh dan pikiran Anda akan menjadi lebih baik karenanya. Semakin bahagia dan sehat mampu melakukan apa pun.

Tujuan dari hidup lambat adalah untuk lebih berhati-hati dalam mengatur waktu dan hidup dengan lebih penuh perhatian dan seimbang. Kehidupan yang santai memiliki banyak manfaat, antara lain :

  • Kesehatan fisik dan mental yang lebih baik
  • Lebih sedikit stres
  • Peningkatan produktivitas di tempat kerja
  • Hubungan yang lebih baik
  • Lebih menghargai pengalaman sehari-hari

Sayangnya, banyak orang memilih cara hidup yang sangat berbeda. Orang-orang inipen memilih untuk menuju kepuasan instan dan mencari jawaban dengan cepat. Ini bukan sepenuhnya salah mereka.

Internet, ponsel pintar, dan tablet memainkan peran besar dalam kebutuhan akan kecepatan ini. Misalnya, banyak yang dinyatakan bersalah karena “mencari-cari” suatu penyakit di Google saat kita merasa tidak enak badan.

Orang-orang yang tidak bisa memperlambat hidup dengan keadaan mendesak yang dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang serius.

Termasuk gangguan tidur, keluhan pencernaan, sakit kepala kronis, penuaan dini, perubahan suasana hati dan banyak lagi.

Memulai Komitmen Pada Slow Living

Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk memulai berkomitmen pada slow living, sehingga dapat menjadikan beberapa hal menjadi prioritas utama.

  1. Bangun Lebih Awal dan Menikmati Sarapan yang Enak
    Harus memulainya dengan tidur lebih awal. Semakin awal tidur, semakin mudah bangun. Polos dan sederhana. Tidak hanya akan memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada hal-hal penting.
    Namun juga mengatur suasana untuk hari produktif saat menyelesaikan sesuatu. Mulailah hari dengan perlahan dan dengan niat. Selain itu, saat sedang sarapan, usahakan untuk tetap fokus pada makanan dan jangan sampai terganggu.
    Pola pikir lebih baik mendengarkan musik yang inspiratif atau sekadar menghabiskan waktu sarapan dalam keheningan total.
  2. Jangan Gunakan Ponsel atau Komputer Kecuali Bekerja
    Tidak apa-apa untuk memeriksa dan menjawab email atau pesan teks, tetapi terus-menerus menggunakan ponsel akan menyebabkan banyak masalah. Ketegangan kepala dan mata sering terjadi.
  3. Terhubung Dengan Keluarga dan Teman Anda
    Ada banyak cara untuk memperkuat hubungan Anda dengan keluarga dan teman.
    Anda dapat mengirim pesan teks, email, menulis surat, menelepon, melakukan obrolan video atau mengunjungi mereka secara langsung.
    Pastikan bahwa ketika menghabiskan waktu bersama orang-orang favorit benar-benar berada di momen tersebut. Benar-benar berada di sana, fokus dan hindari gangguan, termasuk telepon Anda.
  4. Menikmati Saat Berada di Alam Terbuka
    Amati alam dan lingkungan sekitar. Nikmati ketenangan tanaman hijau dan air, hirup udara segar dalam-dalam, rasakan sensasi angin menerpa wajah. Cobalah melakukan ini setidaknya 3-4 hari seminggu.
    Nikmati waktu bersama di alam, yang juga merupakan cara bagus untuk memperkuat hubungan Anda.
  5. Mengemudi Perlahan
    Mengemudi cepat merupakan kebiasaan buruk yang umumnya dikaitkan dengan orang-orang yang menjalani kehidupan serba cepat. Cobalah untuk memperlambat saat Anda mengemudi. Jika Anda khawatir akan terlambat, berangkatlah lebih awal.
    Apabila mengemudi dengan lambat, mungkin akan menikmati perjalanan. Perhatikan sekeliling, putar musik favorit dan jadikan itu waktu yang damai untuk merenungkan hidup Anda.

Tips Membuat Bundling Package

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai tips membuat bundling package dan keuntungan dari bundling. Mungkin kalian pernah jalan-jalan ke minimarket dan supemarket, lalu pernah melihat atau ditawari beberapa produk yang sudah dikemas dalam sebuah paket dengan harga yang lebih murah? Itu dinamakan dengan bundling. Tentunya ini akan menggugah kita untuk meilhatnya lebih detail dan pada akhirnya apabila tertarik langsung melakukan pembelian pada paket bundling tersebut.

Tips Membuat Bundling Package

Tips Membuat Bundling Package

Terdapat beberapa tips yang mampu digunakan dalam membentuk bundling supaya terhindar dari segala hambatan, dan memudahkan untuk mendapatkan daya tarik dari konsumen.

  1. Membuat Bundling berdasarkan data
    Memanfaatkan data pribadi konsumen seperti usia, preferensi, demografi hingga riwayat pembelian untuk membuat rancangan taktik bundling yang tepat untuk konsumen.
  2. Menawarkan beberapa paket bundling yang berbeda
    Menyediakan paket-paket bundling yang berbeda agar para konsumen bisa memilih. Dengan adanya banyak pilihan tersebut konsumen dapat menentukan paket mana yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
  3. Memanfaatkan teknik promosi yang ekonomis
    Biaya yang cukup rendah, sehingga bisa menawarkan barang dengan harga yang lebih murah kepada konsumen. Teknik promosi ini bisa diterapkan pada pemberian diskon ketika membeli suatu produk dengan kuantitas tertentu.
  4. Membuat paket bundling yang bersifat terbatas
    Taktik ini menerapkan batasan waktu untuk paket bundling yang akan ditawarkan, sehingga terdapat kesan urgensi untuk mendorong para konsumen untuk melakukan pembelian produk bundling tersebut.
  5. Mempromosikan paket bundling
    Agar mendapatkan hasil yang baik, tentunya paket bundling harus dipromosikan oleh beraneka macam saluran media yang dimiliki, agar para konsumen bisa update dan mengetahui tentang produk-produk apa saja yang ada pada paket bundling tadi

Membicarakan pemasaran, maka tak bisa dilepaskan dari komunikasi. Bahkan, ada ilmu komunikasi pemasaran. Dengan memahami komunikasi pemasaran, maka pemilik usaha bisa menentukan target pasar sampai taktik yang tepat.

Keuntungan Bundling

Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa dihasilkan dalam bundling suatu produk, tentunya ini akan mempengaruhi penjualan dan laba dari suatu perusahaan penyedia produk tadi.

  • Mampu menaikkan volume penjualan
    Dengan menerapkan seni manajemen bundling bisa berpengaruh terhadap peningkatan dari laba penjualan item dari waktu ke waktu.
  • Mampu mengurangi biaya distribusi dan biaya pemasaran
    Taktik bundling bisa membuat kalian menjual lebih banyak serta mengurangi biaya pemasaran seperti melakukan distribusi. Dengan menampilkannya menjadi satu paket, tentunya akan berdampak pada biaya pemasaran dan saat bersamaan bisa memperkenalkan lebih banyak pada suatu produk.
  • Dapat mengurangi stok barang di gudang
    Bundling menjadi salah satu cara untuk membersihkan stok barang yang lambat pada penjualannya. Dengan menggabungkan produk yang lambat terjual dengan produk yang memiliki intensitas lebih cepat terjual, maka para pelanggan akan melihat bundling itu sebagai barang yang akan cenderung mereka beli. Dengan begitu, ini akan membantu mengurangi biaya penyimpanan, mengurangi beban hutang, serta mengurangi pemborosan barang yang lama tersimpan.
  • Mampu meningkatkan pengalaman dari pelanggan
    Pelanggan tentunya akan lebih senang apabila memilih produk serta jasa yang sesuai kebutuhan mereka. Oleh sebab itu, dengan memberikan para pelanggan pilihan dalam membeli produk yang dibutuhkan bisa membuat proses dalam pemilihan menjadi lebih mudah serta dan lebih memuaskan.
  • Dapat mengurangi kebingungan para pelanggan
    Para pelanggan biasanya akan suka dengan berbagai pilihan, tapi mereka tidak senang jika pilihannya terlalu banyak.

Itulah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari taktik pemasaran bundling, dimana untuk menaikkan penjualan, mengurangi biaya istribusi, mengurangi pemborosan pada produk yang lama terjual, dan tentunya agar mampu mengurangi kebingungan para pelanggan ketika menentukan produk yang diinginkan.

Field Study dan Manfaatnya

Pada kesempatan kali ini admin akan membahas mengenai Field study dan manfaatnya. Kegiatan field study ini banyak dilakukan oleh para siswa mulai dari taman kanak-kanak sampai mahasiwa.

Definisi Field Study

Field Study dan Manfaatnya

Menurut Bevan dan Sharon (2009), field study atau studi lapangan adalah metode pembelajaran melalui pengumpulan data secara langsung dengan pengamatan, wawancara, mencatat, atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Field study dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memeriksa permasalahannya di lapangan, mengevaluasi manfaat dari ide-ide yang disajikan dalam kelas, dan untuk mendidik siswa dalam melakukan observasi serta penyelidikan secara natural. Studi lapangan juga menawarkan siswa terkait kesempatan proyek pengumpulan data, teori pengujian, dan intervensi sosial.

Istilah lain dari field study adalah karyawisata (field trip). Menurut Suprijanto (2009), karyawisata biasanya berhubungan dengan kegiatan mengunjungi beberapa tempat menarik serta membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kunjungan lapangan atau field study. Karyawisata adalah proses pembelajaran yang dilakukan dengan mengajak peserta didik keluar kelas untuk dapat menunjukkan hal-hal atau peristiwa yang ada hubungannya dengan materi, terutama pengalaman langsung dan merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah.

Berdasarkan beberapa pengertian itu, maka dapat disimpulkan bahwa field study atau fieldtrip atau outdoor learning adalah suatu kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan mengunjungi tempat-tempat tertentu yang telah ditentukan sebelumnya, dengan melakukan pengamatan yang bertujuan memberikan pengalaman secara langsung.

Tujuan dilaksanakan field study yaitu agar peserta didik memperoleh pengalaman langsung dari obyek yang dilihatnya dan dapat turut mendalami pekerjaan milik seseorang. Dengan jalan demikian, mereka mampu memecahkan persoalan yang dihadapinya dalam pelajaran, ataupun pengetahuan umum. Selain itu, peserta didik akan dapat melihat, mendengar, meneliti dan mencoba apa yang dihadapinya, agar nantinya dapat mengambil kesimpulan, sekaligus mempelajari beberapa mata pelajaran.

Manfaat Field Study

Beberapa manfaat dari field study menurut Suprijanto (2009: 132-133) adalah:

  1. Memberikan kesempatan untuk dapat mengumpulkan pengalaman dan informasi baru;
  2. Benda-benda dapat diamati dalam bentuk aslinya;
  3. Tiga dimensi, warna alami, dan gerakan gerakan dapat diamati;
  4. Minat dan ketelitian pengamatan anggota dapat ditumbuhkan;
  5. Kesempatan dapat diberikan kepada peserta untuk belajar sambil bekerja;
  6. Prosedur dapat diamati, yang nantinya dapat diterapkan oleh peserta; serta,
  7. Memberi kesempatan kepada peserta untuk menggabungkan pelajaran disekolah dengan yang didapat di lingkungan.

Field study menerapkan prinsip-prinsip pengajaran modern yang mana memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran. Peserta didik dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para instruktur maupun guru pembimbing serta mengalami langsung apa yang dilakukan, memperoleh bermacam-macam pengetahuan dan pengalaman yang terintegrasi dan terpadu, serta membuat materi yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat, serta tentunya juga dapat lebih merangsang kreativitas peserta didik.

Demikianlah pembahasan mengenai definisi field study dan manfaatnya, semoga pengetahuan kita selalu bertambah dengan rajin membaca.