Pentingnya Pendidikan Karakter Anak

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai pentingnya pendidikan karakter anak. Secara umum, pengertian karakter adalah seperangkat sifat yang selalu dikagumi sebagai suatu tanda dari kebajikan, kebaikan serta kematangan moral yang dimiliki oleh seseorang. Pembentukan karakter dalam diri seseorang akan terjadi melalui proses pembelajaran sepanjang hidupnya. Maka dengan kata lain, karakter seorang bukanlah bawaan sejak ia lahir, akan tetapi terbentuk karena suatu proses pembelajaran dari lingkungan keluarga dan orang-orang sekitar.

Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor krusial bagi kemajuan bangsa. Kualitas SDM sangat mempengaruhi kemajuan bangsa, karena SDM yang berkualitas akan membuat sebuah bangsa lebih cepat maju. SDM yang berkualitas tinggi akan lebih praktis untuk diajak maju, dan lebih cepat menyesuaikan perubahan yang terjadi. Untuk mendapatkan SDM yang berkualitas, salah satunya melalui peningkatan Pendidikan. SDM yang berpendidikan tinggi ialah faktor yang mendasar dalam kehidupan untuk berkembang lebih baik lagi. Pendidikan membuat SDM menjadi berpikiran terbuka, kritis serta selalu ingin berkembang.

Pentingnya Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan pertama yang diterima anak sejak lahir ialah pendidikan yang berasal dari orang tua dirumah. Orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak. Perilaku orang tua selama dirumah dapat menjadi contoh yang baik sekaligus buruk bagi anak-anak. Menurut G. Gergely dan J.S Watson, anak mulai meniru orang dewasa bahkan dari bayi. Hal itu dikarenakan seorang bayi melihat ekspresi wajah orang tuanya dan mengingatnya di kemudian hari. Untuk itu orang tua hendaknya sudah menanamkan perilaku yang baik dan dapat menunjang karakter dari seorang anak.

Menanamkan Nilai dan Pesan Moral

Pendidikan karakter dapat dikatakan sebagai usaha manusia secara sadar dan terencana dalam hal mendidik sekaligus memberdayakan peserta didik. Pada intinya tujuan dari pendidikan karakter adalah menanamkan nilai atau pesan moral. Pendidikan karakter ini diharapkan bisa membangun generasi bangsa yang bermoral, bertoleransi, dan bergotong-royong. Untuk bisa mencapai tujuan tersebut diperlukan menanam faktor-faktor pembentuk karakter yang bersumber dari agama, Pancasila, dan budaya.

Pendidikan karakter merupakan aspek krusial yang menunjang perkembangan anak yang harus dilakukan sejak usia dini, yaitu sejak masa kanak-kanak. Hal ini karena saat memasuki usia emas, anak sudah mulai terjadi pembentukan karakter pada individu anak, sehingga diharapkan anak-anak bisa tumbuh menjadi individu yang mandiri dan percaya diri. Pendidikan karakter bisa dilakukan di keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Mengajarkan pendidikan karakter sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Orang tua hanya perlu melatih dan membiasakan anak-anak untuk melakukan hal yang bisa membawa dampak positif. Pendidikan karakter bisa dilakukan di mana saja, dan bisa diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari, seperti menunggu antrian, menghormati orang tua, mengucapkan kata terima kasih dan masih banyak lagi. Barangkali terlihat simpel, namun bisa membawa dampak yang besar bagi perkembangan seorang anak.

Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan

Pendidikan karakter adalah salah satu hal yang penting dalam dunia pendidikan, karena pendidikan karakter dapat menentukan apakah seseorang dapat bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya dan menghormati hak orang lain. Mengajarkan pendidikan karakter pada jenjang pendidikan dasar harus mendapat porsi yang lebih besar dibandingkan pendidikan yang mengajarkan pengetahuan. Hal ini karena karakter juga merupakan aspek yang menentukan kesuksesan seseorang. Kemampuan akademis seseorang yang bagus tidak akan bermakna jika tidak diimbangi dengan karakter yang baik.

Demikian pembahasan mengenai pentingnya pendidikan karakter anak. Pendidikan karakter dapat mendorong anak untuk tumbuh dengan percaya diri, dan diharapkan anak-anak bisa mengembangkan dan mengeksplorasi kemampuan dan keterampilan mereka tanpa mengabaikan nilai-nilai positif dan kebaikan.
Semoga bermanfaat.

Waspada Gejala Kelelahan Ekstrim

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai waspada gejala kelelahan ekstrim. Tidak ada yang salah dengan mewaspadai sesuatu hal, karena bisa jadi hal ini menjadi sangat penting bagi diri. Apalagi jika seseorang mengalami kelelahan eksrrim atau kelelahan yang mendadak.

Kelelahan ialah hal yang lumrah dialami oleh siapa saja karena faktor rutinitas pekerjaan ataupun saat olahraga. Tetapi apabila Anda tiba-tiba merasa lebih lelah dari biasanya saat sedang melakukan rutinitas harian seperti biasanya, kemungkinan Anda mengalami intoleransi aktivitas. Meskipun kelelahan ekstrim hanya terjadi sesekali atau ketika sedang melakukan aktivitas fisik berat, tetapi hal ini tak bisa dianggap sepele. Kelelahan ekstrim bisa menjadi indikasi dari masalah kesehatan yang lebih serius.

Apa itu intoleransi aktivitas?

Intoleransi aktivitas (exercise intolerance) merupakan suatu kondisi dimana seseorang tidak dapat menjalankan suatu aktivitas fisik yang pada umumnya dianggap dapat dilakukan oleh kelompok individu dengan jenis kelamin dan usia yang sama.

Intoleransi aktivitas dipicu oleh kelelahan ekstrim akibat kurangnya asupan energi yang ditimbulkan oleh gangguan penggunaan nutrisi makanan dan oksigen. Taraf intoleransi aktivitas dapat bervariasi, artinya kelelahan atau penurunan kapasitas aktivitas dapat timbul pada saat seseorang sedang melakukan pekerjaan sedang ataupun berat — bahkan saat sedang melakukan pekerjaan yg ringan sekalipun.

Waspada Gejala Kelelahan Ekstrim

Beberapa penyakit kronis dapat menyebabkan intoleransi aktivitas

Intoleransi aktivitas dapat dialami oleh seseorang yang menderita penyakit jantung atau gangguan mitokondria menjadi penghasil energi pada tingkat sel. Sindrom mager (malas gerak) total ini juga dapat dialami oleh seseorang yang memiliki sindrom metabolik seperti obesitas serta diabetes. Namun sebagian besar penyebab utama intoleransi aktivitas adalah gagal jantung kongestif.

Gagal jantung kongestif merupakan suatu kondisi dimana kontraksi otot jantung tidak dapat memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan darah serta oksigen dalam tubuh. Kondisi gagal jantung diastolik menyebabkan otot tidak mendapatkan cukup darah yang dibutuhkan saat sedang aktif melakukan pekerjaan, sebagai akibatnya yaitu timbulnya intoleransi aktivitas. Hal ini ditandai dengan penurunan performa dan kapasitas baik dalam berolahraga ataupun melakukan kegiatan sehari-hari.

Tanda dan Gejala Kelelahan Ekstrim

Berikut beberapa hal yg perlu dicurigai menjadi tanda intoleransi kegiatan, diantaranya:

1. Terlalu cepat lelah
Pada individu yang mengalami intoleransi aktivitas, rasa kelelahan ekstrim dapat muncul dalam hitungan menit sejak mulai beraktivitas yang ditandai dengan kehabisan napas dan otot terasa lemas.

2. Otot mudah kram
Kegiatan pemanasan merupakan salah satu cara menghindari kram otot dan menaikkan denyut jantung sesaat sebelum berolahraga. Tetapi apabila Anda mengalami intoleransi aktivitas, aktivitas pemanasan dan olahraga ringan sudah dapat menyebabkan rasa kram. Bahkan rasa nyeri yang ditimbulkan tidak hilang hingga beberapa hari.

3. Perubahan tekanan darah
Intoleransi aktivitas biasanya ditandai dengan perubahan dari tekanan darah normal saat sedang tidak melakukan kegiatan fisik, namun langsung meningkat drastis hingga menjadi tekanan darah tinggi saat berdiri atau berjalan selama beberapa menit.

4. Denyut jantung terlalu rendah
Hal ini didefinisikan sebagai tidak adanya peningkatan denyut jantung yang signifikan saat terjadi peningkatan intensitas kegiatan fisik. Jika denyut jantung terlalu rendah maka hal tersebut menunjukkan kapasitas jantung tidak bisa mencukupi kebutuhan metabolisme yang ditimbulkan oleh peningkatan intensitas aktivitas.

5. Tanda-tanda depresi
Kelelahan mental seperti penurunan konsentrasi dapat dialami seseorang setelah berolahraga, namun apabila seseorang tersebut mengalami intoleransi aktivitas, kelelahan mental tersebut bisa memicu tanda-tanda depresi seperti mudah marah , tidak bertenaga, sedih, cemas serta mengalami disorientasi (salah tujuan).

6. Mengalami cyanosis
Cyanosis merupakan kondisi perubahan rona kulit wajah menjadi pucat akibat gangguan sirkulasi darah atau gangguan distribusi oksigen ketika sedang berolahraga. Cyanosis merupakan kondisi serius dan memerlukan penanganan medis segera.

Siapa yang berisiko mengalami intoleransi kegiatan?

Intoleransi aktivitas bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa yang mengalami gangguan kesehatan yang berpotensi merusak aliran darah. Dengan kondisi yang mengalami masalah sindrom metabolik dan gangguan kesehatan jantung, gangguan sistem pernapasan, kardiovaskuler, dan sistem saraf otot serta gangguan akibat tekanan mental yang berdampak pada kondisi fisik serta perilaku.

Tips mengatasi kelelahan ekstrim (intoleransi aktivitas)

Berikut beberapa cara untuk meminimalisir munculnya intoleransi aktivitas terutama jika Anda berisiko mengalaminya :

  • Jangan berhenti berolahraga
    Sesi olahraga tidak perlu terlalu lama, asalkan dapat menaikkan intensitas asupan oksigen seperti melakukan angkat beban beberapa kali dalam seminggu dan dimulai perlahan.
  • Sering beristirahat saat berolahraga
    Olahraga dengan periode istirahat yang sering cenderung aman dan bisa ditoleransi bagi seseorang dengan gangguan jantung dan rasa kelelahan lebih mudah dikenali.
  • Perhatikan kondisi diri Anda
    Latih diri untuk mengenali kondisi fisik ketika mulai merasa kelelahan serta berhenti untuk beristirahat, setidaknya ketika tubuh mulai merasa tidak nyaman.

Demikian pembahasan artikel mengenai waspada gejala kelelahan ekstrim, semoga dapat menambah informasi dan sebagai mawas diri bagi diri sendiri maupun orang disekitar apabila terdapat gejala kelelahan ekstrim seperti disebutkan diatas.

Mengenali Perbedaan Kelelahan dan Depresi

Pada kesempatan kali ini akan membahas bagaimana cara mengenali perbedaan kelelahan dan depresi. Seolah terlihat mirip, pada kenyataannya kedua hal ini berbeda. Keduanya dapat beresiko menghilangkan nyawa seseorang. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Anda mungkin pernah merasa kelelahan dan kepenatan yang tidak tertahankan. Seolah-olah untuk bangkit dari tempat duduk saja tubuh tidak mampu. Saat hal ini terjadi, bisa saja anda tidak menyadari bahwa salah satu penyebab kelelahan berlebih mungkin saja karena depresi yang terselubung. Pasalnya, kebanyakan orang memang tidak menyadari kalau dirinya sedang mengidap depresi. Lalu, apa bedanya kelelahan biasa dengan lelah yang dapat memicu gejala depresi?

Mengenali Perbedaan Kelelahan dan Depresi

Penyebab kelelahan berlebih

Terdapat 3 kemungkinan saat Anda mengalami lelah yang tidak tertahankan. Kemungkinan tersebut yaitu terlalu banyak kegiatan, sindrom kelelahan kronis, dan depresi. Lelah yang disebabkan oleh terlalu banyak kegiatan biasanya akan hilang dalam beberapa hari atau sesudah Anda istirahat cukup.

Kemungkinan ke 2 yaitu sindrom kelelahan kronis. Kelelahan ini cenderung bersifat jasmani. Sederhananya, gangguan tersebut menyerang sistem tubuh Anda. Maka, tidak heran jika ciri-ciri lain dari sindrom kelelahan kronis yang tidak dirasakan penderita depresi adalah sakit tenggorokan, nyeri kepala, nyeri sendi serta otot, nyeri tulang, demam ringan, serta gangguan penglihatan.

Sementara itu, jika penyebab kelelahan yang Anda rasakan merupakan tanda-tanda depresi, tanda lainnya dapat diamati dari kondisi kejiwaan Anda. Anda mungkin merasakan kesedihan dan keputusasaan yang berlarut-larut, kehilangan minat terhadap hal-hal yang tadinya dinikmati, merasa tak berdaya dan tidak bermanfaat, sulit berkonsentrasi, tak bisa mengambil keputusan, atau ingin bunuh diri.

Bagaimana kelelahan bisa jadi tanda-tanda depresi?

Kelelahan saat depresi menjadi salah satu cara otak untuk melindungi diri. Thomas Minor, seorang ahli ilmu saraf berasal University of California, Los Angeles (UCLA) memaparkan bahwa depresi merupakan reaksi tubuh terhadap stres akut. Stres yang dimaksud merupakan gangguan dimana tubuh memproduksi hormon stres seperti kortisol secara berlebihan.

Banyaknya hormon kortisol pada tubuh dibaca oleh otak sebagai adanya ancaman dari luar yang perlu dilawan atau dihindari. Untuk mencegah kehabisan energi, otak pun memerintahkan tubuh untuk beristirahat. Akibatnya, Anda jadi sangat kelelahan serta tidak bertenaga. Padahal, pengidap depresi sebenarnya tidak sedang menghadapi ancaman yang harus dilawan atau dihindari secara fisik.

Depresi secara tidak langsung meminta Anda untuk berhenti sejenak dari hal-hal yang membebani mental Anda. Entah itu kegagalan, dilema dalam keluarga, masalah ekonomi, atau trauma akibat kehilangan orang yang dicintai. Tetapi, karena tubuh tidak mampu “berbicara” eksklusif pada Anda, salah satu tanda yang ditunjukkan merupakan rasa lelah berlebihan.

Cara mengatasi kelelahan berlebih karena depresi

Bila tanda-tanda depresi jadi penyebab kelelahan berlebih, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau terapis. Hanya dengan mengatasi depresi Anda mampu mengusir kelelahan berlebih. Anda akan dianjurkan untuk menjalani sesi terapi atau mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter dalam waktu tertentu. Dokter juga biasanya akan meminta Anda untuk melakukan perubahan gaya hidup, contohnya menjaga pola makan sehat serta rutin berolahraga.

Demikian pembahasan mengenai cara mengenali perbedaan kelelahan dan depresi. Jangan lupa, jika tidak mencari bantuan dengan berkonsultasi dengan psikolog maupun ahli kejiwaan, depresi mungkin akan menghantui seseorang selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Anda jadi tidak bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik. Depresi juga mampu berujung di kematian. Maka, jangan meremehkan gejala depresi yang Anda rasakan.

Dampak Depresi yang Tidak Diobati

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai dampak depresi yang tidak diobati. Dampak dari depresi ini bisa bermacam-macam, tetapi terdapat beberapa hal fatal yang jika dibiarkan akan mengancam nyawa penderitanya.

Menurut catatan National Institute of Health di Amerika, sebanyak 80% orang yang mengalami depresi mampu sembuh dalam beberapa minggu serta bulan setelah menjalani pengobatan. Sayangnya, di Indonesia sendiri kesadaran untuk mengenali tanda-tanda depresi dan mengunjungi dokter ahli kejiwaan atau psikolog masih sangat minim. Akibatnya, banyak orang mengabaikan depresi begitu saja tanpa berobat atau berkonsultasi dengan tenaga ahli. Padahal, bila depresi tak diobati, dampaknya bisa mengancam nyawa.

Dampak Depresi yang Tidak Diobati

Berikut ini beberapa dampak depresi yang tidak diobati :

Penyakit jantung

Sejumlah penelitian terbaru menerangkan bahwa akibat depresi berkepanjangan dan tidak diobati dapat memicu berbagai penyakit jantung. Mulai dari stroke, penyakit jantung koroner, sampai serangan jantung. Depresi membuat seseorang lebih rentan terjangkit penyakit jantung karena adanya ketidakseimbangan hormon pada darah. Ketika depresi, otak terus-terusan mendapatkan frekuwensi adanya ancaman. Maka, otak pun melepaskan hormon stres yaitu adrenalin serta kortisol ke dalam darah. Tingginya kadar ke 2 hormon tersebut meningkatkan tekanan darah, membuat detak jantung tidak teratur, serta lama kelamaan menghambat pembuluh darah. Penelitian yang diterbitkan oleh Oxford University tahun 2014 juga mengungkapkan bahwa orang yang mengidap depresi mempunyai kecenderungan meninggal dunia lebih tinggi akibat penyakit jantung. Terutama beberapa bulan sesudah mengalami serangan jantung.

Kecanduan

Jika depresi tidak diobati dengan tepat, dapat berisiko tinggi mengalami kecanduan. Baik itu kecanduan obat-obatan, minuman keras, rokok, atau judi. Ini karena sebagian orang keliru dengan berfikir bahwa hal yang membuat candu bisa membantu mereka mengatasi gejala depresi. Contohnya rasa putus harapan bisa hilang selama beberapa waktu sebab penggunaan narkoba. Padahal, narkoba justru semakin menyebabkan kerusakan pada otak dan sistem tubuh. Akibatnya suasana hati yang sejatinya diatur oleh otak pun menjadi semakin kacau dan sulit dikendalikan. Setelah efeknya habis, keputusasaan justru makin melimpah.

Kerusakan otak

Telah banyak riset yang mempelajari akibat depresi yang tidak diobati pada otak. Menurut dr. David Hellerstein, spesialis kejiwaan dari New York State Psychiatric Institute, depresi menyebabkan kelainan pada struktur otak di bagian hipokampus, korteks prefrontal, serta anterior cingulate. Hal ini bisa menyebabkan turunnya fungsi kognitif otak yaitu berpikir, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan mengingat sesuatu. Dalam beberapa perkara, depresi kronis yang tak ditangani juga dapat memicu gangguan jiwa seperti skizofrenia, gangguan obsesif-kompulsif, dan gangguan bipolar.

Sulit menjalin hubungan dengan orang lain

Selain berbagai dampak depresi yang dibiarkan bagi kesehatan, hubungan dengan orang-orang terdekat juga akan terganggu. Jiwa sosial manusia diatur oleh hormon serotonin. Sementara itu, depresi membuat kekurangan serotonin. Akibatnya, menjadi lebih susah bersosialisasi dan menjalin hubungan yang baik dengan orang-orang terdekat misalnya pasangan, anak, dan sahabat. Dan memilih untuk menyendiri serta menjauhi keluarga.

Bunuh diri

Dilansir dari situs kesehatan WebMD, sekitar 90% orang yang bunuh diri menunjukkan tanda-tanda depresi. Oleh karena itu, depresi yang dibiarkan begitu saja lambat laun mampu menaikkan risiko Anda meregang nyawa karena bunuh diri. Padahal, bunuh diri dapat dicegah jika Anda atau orang terdekat meminta bantuan ke tenaga kesehatan. Pada pengidap depresi, bunuh diri bukanlah cara untuk mencari perhatian atau wujud balas dendam pada orang yang menyakitinya, melainkan lebih karena faktor biologis. Maksudnya, gangguan jiwa serius yang dialaminya membuat otak kehilangan kemampuan kognitif untuk berpikir jernih dan menimbang pilihan. Ketidakseimbangan zat kimia pada otak juga semakin memicu rasa putus asa, seolah-olah memang tak ada gunanya lagi melanjutkan hidup.

Jika Anda merasakan dorongan untuk mengakhiri hidup, segera minta bantuan orang terdekat dan tenaga ahli, dan disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan psikolog atau dokter spesialis kejiwaan.

Demikian pembahasan mengenai beberapa dampak depresi yang tidak diobati. Jadi, jangan sepele dengan tanda-tanda depresi. Dampak negatif tersebut sering terjadi karena banyak orang yang tidak terlalu peduli dengan penyakit mental yang satu ini. Kebanyakan orang berpikir bahwa depresi bukanlah suatu penyakit yang akan sembuh dengan sendirinya. Padahal, depresi termasuk penyakit mental yang berbahaya jika tidak segera ditangani.

Mengenali Depresi pada Anak

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai cara mengenali tanda depresi pada anak, mulai dari tanda atau gejala, tanda peringatan depresi, penyebab, dan cara mengatasinya.

Depresi pada anak seringkali kali tak disadari orang tua. Umumnya depresi terjadi pada orang dewasa. Faktornya dapat beragam, mulai dari tekanan pekerjaan, syarat keuangan, penyakit yang tidak kunjung sembuh serta masih banyak lagi. Namun, siapa sangka depresi dapat juga terjadi pada anak-anak.

Mengenali Depresi pada Anak

Anak yang mempunyai riwayat keluarga dengan depresi akan lebih berisiko mengalami depresi. Jika seseorang anak tampak sedih dan kesedihan itu terus berlanjut, akibatnya dapat merusak aktivitas sosial, tugas sekolah, serta kehidupan keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa anak tersebut menderita depresi. Menurut WebMD, depresi bisa terjadi pada anak-anak serta remaja. Anak laki-laki lebih rentan mengalami depresi pada usia dibawah 10 tahun. Tetapi pada usia 16 tahun, anak perempuan mempunyai peristiwa depresi yang lebih besar .

Gejala Depresi pada Anak

Gejala depresi pada anak berbeda-beda sehingga tiap anak memiliki tanda dan gejala yang tidak sama. Pada umumnya gejala depresi tidak disadari sebab dianggap menjadi perubahan emosional serta psikologis yang normal. Oleh karena itu, tidak jarang depresi ini tidak terdiagnosis serta tidak diobati. Gejala primer depresi diantaranya pada kesedihan, rasa putus asa, dan perubahan suasana hati. Umumnya anak menunjukkan kesedihan atau suasana hati yang jelek sama halnya dengan orang dewasa yang mengalami depresi.

Mengenali Depresi pada Anak

Berikut ini beberapa gejala yang terjadi saat anak depresi antara lain :

  • Mudah marah
  • Perasaan sedih serta putus asa
  • Menarik diri
  • Kehilangan minat dan ketertarikan pada kegiatan yg disukai
  • Nafsu makan bisa meningkat atau justru menurun
  • Perubahan pola tidur (insomnia atau tidur berlebihan)
  • Sulit berkonsentrasi
  • Mudah lelah
  • Perasaan mudah bersalah dan tidak berharga
  • Keluhan fisik, seperti sakit kepala atau sakit perut

Gejala diatas belum tentu sama dialami anak yang satu dengan yang lainnya. Pada kenyataannya, sebagian besar anak mengalami tanda-tanda yang tidak sama, pada waktu yang tidak sama, dan kondisi yang berbeda juga. Meskipun beberapa anak bisa terus beraktifitas baik pada lingkungan yang terstruktur. Umumnya anak dengan depresi berat akan banyak mengalami perubahan nyata, seperti kehilangan minat di sekolah, prestasi akademik menurun, hingga perubahan tampilan.

Indikasi Peringatan Depresi

Orang tua harus sangat waspada terhadap tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bahwa anak mereka berisiko melakukan bunuh diri. Indikasi peringatan sikap bunuh diri pada anak-anak mencakup :

  • Perubahan makan, tidur, berkegiatan
  • Isolasi sosial, termasuk isolasi dari keluarga
  • Bicara tentang bunuh diri, keputusasaan, atau ketidakberdayaan
  • Meningkatnya tindakan dari sikap yang tidak diinginkan (seksual/perilaku)
  • Peningkatan sikap pengambilan risiko
  • Sering terjadi kecelakaan
  • Penyalahgunaan zat (narkoba dan sejenisnya)
  • Fokus pada hal-hal yang tidak wajar dan negatif
  • Bicara perihal kematian
  • Lebih sering menangis atau berkurangnya aktualisasi diri emosional
  • Kecenderungan memberikan barang pada orang lain

Penyebab Depresi Anak

Depresi yang terjadi pada anak bisa ditimbulkan beragam faktor. Salah satunya, yaitu kesehatan fisik, persoalan pada kehidupan, riwayat keluarga, lingkungan, serta faktor genetik. Depresi bukanlah gangguan yang bisa hilang secara spontan tanpa terapi yg sempurna.

Bisakah Depresi Dicegah?

Anak yang memiliki riwayat keluarga dengan depresi akan lebih berisiko mengalami depresi. Misalnya pada anak dengan orang tua yang menderita depresi, akan cenderung mengalami depresi pada usia yang lebih belia. Selain itu, anak-anak atau remaja yang menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan berisiko lebih besar mengalami depresi.

Cara Mengatasi Depresi Anak

Anda wajib segera menjadwalkan kunjungan ke dokter apabila anak Anda mengalami gejala dan indikasi peringatan depresi seperti diatas selama minimal dua minggu. Kunjungan ke dokter akan membantu pengobatan yang sesuai untuk depresi. Pilihan pengobatan untuk anak-anak dengan depresi  sama seperti pada orang dewasa, yakni psikoterapi (konseling) dan pengobatan. Dokter akan menyarankan psikoterapi terlebih dahulu. Jika tidak terdapat perubahan secara signifikan baru mempertimbangkan obat antidepresan sebagai terapi tambahan. Kombinasi psikoterapi serta pengobatan biasanya paling efektif pada mengobati depresi.

 

Demikian pembahasan mengenai mengenali depresi pada anak. Semoga dapat menambah wawasan pembaca dan semakin waspada apabila terdapat gejala dan indikasi peringatan depresi seperti yang disebutkan diatas. Jika telah terdapat gejala-gejala tersebut, segerakan untuk mengunjungi dokter dan psikiater, sehingga dapat ditangani lebih dini.

Belajar Menulis bagi Pemula

Artikel kali ini akan membahas mengenai tips belajar menulis bagi pemula. Jadi, bagi teman-teman yang sedang semangat-semangatnya untuk menulis, semoga bisa menginspirasi ya.

Menulis merupakan suatu kegiatan yang diklaim membosankan bagi sebagian orang. Akan tetapi saat sudah terjun pada dunia menulis ini, kamu akan merasakan betapa asyiknya menuangkan ide dan pengalamanmu pada tulisan. Dengan menulis, juga mampu memperkaya pengetahuan dan menyampaikan informasi pada banyak orang. Nah, bagi yang tertarik dan ingin belajar menulis, bisa mengikuti tips-tips pada bawah ini :

Belajar Menulis bagi Pemula

1. Memilih topik

Kunci saat kita belajar menulis untuk pertama kalinya adalah pilih topik yang kita kuasai. Contohnya senang memasak, bisa menulis tips dan resep yang pernah dicoba di rumah. Bagi yang senang membaca, bisa menuliskan resensi buku teranyar yang menarik dan berguna. Jika senang bersepeda atau hiking, bisa merekomendasikan lokasi hiking pilihanmu melalui tulisan. Ya, menuliskan hal-hal yang disukai atau kuasai akan membentuk kita semakin menikmati proses tulis menulis.

2. Membuat kerangka tulisan

Setelah memilih topik, bisa menuliskan kerangka tulisan. Kerangka tulisan artinya inti dari perencanaan untuk mengeksekusi tulisan nantinya. Catat kira-kira apa saja yang ingin ditulis. Contohnya, jika ingin menulis tentang kawasan wisata pada Banyuwangi, pada paragraf pertama membahas tentang lokasi Banyuwangi dan berapa jumlah wisatawan yg berkunjung ke sana. kemudian pada paragraf kedua, kamu ingin membahas ihwal pantai A. Lakukan seterusnya sampai paragraf terakhir. Menulis kerangka tulisan akan banyak membantu dalam mengingat apa saja yang ingin di tuangkan.

3. Mencari data

Tulisan tanpa data mirip dengan sayur tanpa garam. Tanpa data, kita tak akan mampu membentuk tulisan yang bagus. Padahal, informasi yang kita berikan nantinya bakal dibaca banyak orang. Oleh sebab itu, data sebagai salah satu unsur terpenting pada tulisan.

Ada 2 jenis data yang mampu kamu temukan buat melengkapi tulisanmu, diantaranya :

  1. Data primer.
    Data primer diperoleh dari narasumber secara langsung. Untuk memperoleh data utama, tentunya harus melalui proses wawancara dengan narasumber.
  2. Data sekunder.
    Data sekunder dapat berasal dari literatur seperti buku, jurnal online, surat kabar, majalah atau media online.

Jangan lupa tuliskan body note dan bibliograf jika mengambil data sekunder serta mencantumkannya dalam tulisan. Jika data sekunder berbentuk gambar atau foto, cantumkan asal dokumentasi gambar tersebut bersama nama situsnya.

4. Mulailah menulis

Sesudah semua data terkumpul, sekarang saatnya mulai menulis! Tentukan tempat yang tenang di mana kamu mampu menggali inspirasi dengan maksimal. Manfaatkan kerangka tulisan yang telah dibuat. Jangan terburu-buru. Jika sedang kehilangan ide, berhentilah sejenak dan lakukan kegiatan ringan (seperti ngemil, atau jalan keluar ruangan sebentar) setelah rileks, bisa kembali melanjutkan tulisan.

5. Menjadi editor

Setelah selesai menulis, baca ulang hasil tulisanmu dari awal hingga akhir. Perhatikan penempatan tanda baca, Eejaan yang Disempurnakan (EYD), margin, penggunaan kalimat majemuk, penulisan body note, footnote, daftar pustaka serta penulisan kata-kata asing yang harus dimiringkan (italic). Bisa juga menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk membantu mengecek EYD dalam tulisanmu.

Perhatikan pula kesinambungan antar kalimat. Jangan sampai tulisan justru membuat pembaca kebingungan dengan apa yang ingin di sampaikan. Nah, dengan mengecek semua hal diatas, maka akan semakin paham tata cara penulisan sesuai EYD dan bagaimana cara menulis yang baik dan sistematis.

6. Pilihlah media yang tepat

Menjadi penulis membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, manfaatkan media-media di sekitarmu untuk membantu menyebarluaskan tulisan yang sudah dibuat. Kamu mampu memanfaatkan blog media nasional khusus citizen journalism atau membuat blog sendiri. Kamu juga bisa memanfaatkan situs-situs yang membuka kesempatan bagi para penulis buat memasukkan karya-karyanya. Yang terpenting adalah tetap tekun, rajin serta selalu berusaha memberikan tulisan terbaik.

7. Bagikan tulisan melalui media sosial

Tips terakhir setelah menuangkan tulisan melalui media yang dipilih yaitu membagikan tulisan melalui media sosial. Kamu bisa memanfaatkan Facebook, Line, Instagram, Twitter atau bahkan Path untuk membuat orang lain ingin membaca tulisan. Membagikan tulisan lewat media sosial juga dapat membuka saran dan kritik dari para pembaca sehingga dapat belajar lebih jauh mengenai kekuranganmu pada proses tulis menulis.

 

Demikian tips-tips belajar menulis bagi para pemula, dapat diterapkan setiap kali ingin kembali menulis. Tentu saja tips-tips  diatas wajib terus didukung dengan kemauan kita untuk menulis dan tekun berlatih. Semakin tak jarang kita berlatih, kita akan semakin terdorong untuk membuat tulisan terbaik dan terus belajar dari kekurangan kita menjadi penulis. Semoga bermanfaat!

Rekomendasi Pekerjaan untuk Introvert

Setelah mengetahui cara mengenali kepribadian introvert melalui ciri-ciri kepribadian tersebut, mengetahui apa saja keistimewaan dan kelemahan kepribadian introvert, pada artikel kali ini akan mencoba menjelaskan mengenai rekomendasi pekerjaan apa saja yang cocok untuk kepribadian introvert.

Saat mencari pekerjaan, introvert wajib mencari posisi yang memungkinkan mereka bekerja secara mandiri, bukan dalam kelompok. Penting juga bagi introvert untuk menemukan pekerjaan yang memungkinkan mereka bekerja pada lingkungan yg tenang, dan mereka diberi kesempatan untuk bekerja dengan orang-orang berpikiran terbuka, teman, serta pendengar yg baik.

Secara awam, introvert bekerja paling baik bila mereka diberi kesempatan untuk fokus pada satu tugas pada satu waktu, daripada diminta untuk melakukan banyak tugas serta mengalihkan perhatian mereka di terlalu banyak tempat sekaligus.

Rekomendasi Pekerjaan untuk Introvert

Terdapat banyak rekomendasi pekerjaan bagus untuk introvert di luar sana. Dilansir dari wellandgood.com, pekerjaan-pekerjaan ini cocok untuk yang mendominasi introvert, pelatih karir Maggie Mistal serta Kimberly Lucht, merekomendasikan 10 karier hebat untuk introvert :

1. Akuntan

Berurusan dengan angka setiap hari serta perlu dirinci, untuk memastikan pekerjaan itu seksama. Selain itu, akuntan wajib bisa mengamati keadaan yang selalu berubah-ubah mengikuti perkembangan, karena pekerjaan ini berhubungan dengan sehari-hari.

2. Freelance Writer

Pekerjaan ini akan sangat menarik bagi para introvert untuk berbagi imajinasi dan mampu memperbanyak kosakata dalam tulisan. Selain itu , introvert lebih cenderung mengekspresikan diri mereka secara tertulis daripada secara ekspresi.

“Introvert umumnya sebagai penulis yg luar biasa, selain itu kemampuan buat menginformasikan secara detail menjadi kelebihan kepribadian introvert ini” Ucap Lucht.

3. Profesional Medis

Rekomendasi lingkungan medis untuk introvert yang terkendali. Keamanan kerja menjadikan bagian yang tepat, serta ruang untuk tumbuh beserta kolega mereka.

Ruang dokter, dan dokter gigi juga sebagai lingkungan tim yang kecil dengan pasien jangka panjang yang stabil sebagai sehingga introvert bisa merasa nyaman dan dengan waktu pertemuan yang fleksibel.

4. Analis Data

Mistal mengatakan pekerjaan yang serius pada angka, rumus, serta spreadsheet paling cocok untuk introvert. Jika Anda tidak tertarik untuk berinteraksi dengan orang, namun senang melihat bagaimana mereka bekerja melalui Google Analytics, ini bisa menjadi cara yang baik.

5. Fotografer Jalanan

Sangat baik untuk introvert yang berpikiran kreatif. Dengan menggunakan keterampilan fotografi untuk memotret lanskap yang indah mungkin jauh lebih nyaman daripada dunia fotografi pernikahan yg ramai dan riuh.

6. Insinyur

Pemecahan masalah analitis, penelitian, menemukan, serta menganalisis kriteria faktual sangat penting untuk pekerjaan insinyur.

7. Profesional IT

Seorang profesional IT membutuhkan pemecahan masalah yang sangat mendetail, teknis, serta rumit yang membutuhkan taraf konsentrasi tinggi dan ketenangan yang jauh dari gangguan. Seorang introvert akan menikmati kesendirian ini, menaikkan produktivitas dalam memecahkan coding syntax.

8. Ilmuwan

Bekerja dalam ilmu memungkinkan pilihan untuk berpikir introvert. Mistal menegaskan bahwa kepribadian introvert ini bekerja paling baik saat mereka memakai khayalan, merumuskan hipotesis, dan menyusun konsep.

9. Pengusaha

Bila Anda seorang introvert yang berpikir serta terus menunda proyek akbar itu, sekarang ini bisa menjadi saat yang sempurna untuk mewujudkannya. Paling mungkin berhasil menjalankan bisnis serta menjadi bos bagi diri mereka sendiri sebab mereka tidak segan-segan melaksanakan proyek sendirian.

10. Asisten impian

Pekerjaan yang memakai alat seperti internet serta media lain yang menyediakan koneksi sosial tidak langsung ialah sahabat Anda. Pekerjaan jarak jauh bagus untuk kepribadian ini, karena mereka akan menghargai bekerja sendiri serta tidak akan merasa terisolasi.

Meskipun 10 rekomendasi pekerjaan diatas tidak hanya untuk orang-orang introvert, akan tetapi siapapun juga mampu. Apapun pekerjaannya, kenyamanan dan ketenangan adalah laba besar bagi siapapun.

Demikian pembahasan mengenai rekomendasi pekerjaan yang cocok untuk kepribadian introvert. Dukungan orang tua dapat mendorong mereka untuk menjadi diri mereka sendiri, serta mengajari mereka keterampilan sosial yang baik. Semoga ini menghilangkan pandangan negatif apa pun yang mungkin dimiliki tentang tipe kepribadian ini.

Keistimewaan & Kelemahan Kepribadian Introvert

Setelah kita mengetahui apa itu kepribadian introvert dan bagaimana ciri-ciri dari kepribadian introvert, kali ini akan membahas mengenai apa saja keistimewaan dan kelemahan menjadi seseorang dengan kepribadian introvert.

Tidak ada hal yang sempurna di dunia ini, pasti terdapat keistimewaan dan kelemahan. Tetapi tak perlu minder! Mulai pahami diri sendiri keistimewaan sifat yang terdapat pada diri sendiri, baik atau buruk, kemudian kembangkan menjadi kesan yg positif. Meskipun introvert selalu unik dengan kesendirian yang berarti memiliki sifat yang mandiri, tidak sama dengan seseorang berkepribadian extrovert.

Keistimewaan & Kelemahan Kepribadian Introvert

Keistimewaan Kepribadian Introvert

Terdapat beberapa keistimewaan kepribadian introvert, diantaranya yaitu:

  • Pemimpin yg Baik

Umumnya seorang introvert selalu memikirkan jalan keluar yang ia mulai. Mengenali masalahnya, menganalisa dugaan permasalahan, mencari cara bagaimana memecahkan masalahnya, serta melakukan tindakan konkret.

Seperti beberapa tokoh Introvert yang menjadikan inspirasi berpengaruh di dunia seperti Mark Zuckerberg (pembuat situs jejaring sosial Facebook),  serta Albert Einstein (penemu teori relativitas & ilmuwan ekamatra). Siapa sangka penemu dan ilmuwan tersebut adalah seseorang introvert, yang memanfaatkan kelebihan pikirannya sebagai suatu hal yang luar biasa.

  • Pendengar yang Baik

Saat seseorang bercerita, introvert akan mendengarkan dengan cara seksama, membayangkan, serta berpikir untuk mengolah informasi kemudian menyampaikan respon, saran atau masukan. Oleh karena itu, introvert cenderung memerlukan waktu untuk memikirkan dahulu pertanyaan sebelum ia memberikan pernyataan dan solusi.

  • Penulis yg Hebat

Di balik film Harry Potter terdapat penulis yg jenius dan imajinatif menggunakan pemikiran yang luas yaitu J.K Rowling. Tidak salah jika banyak nominasi yang ia dapat, detail alur cerita yang beliau buat untuk menajdikan film tadi sebagai khayalan yang luar biasa para pecinta layar lebar. J.K Rowling ini seorang yang introvert yang menggunakan cara mengembangkan khayalan dan memaksimalkan potensinya.

  • Menyukai Hal Sederhana

Mencium aroma petrichor (tanah basah selesainya hujan), melihat pelangi yang sangat jarang ada, mendengar cuitan burung pada pagi hari mungkin sebagian orang menganggap ini hal yang sepele. Bahkan capkali mengabaikan. Namun introvert sangat suka dan merasa senang menemukan keistimewaan yang nyata jika alam bersenandung dan menampilkan estetika yg alami. Sederhana namun menyentuh perasaan yang membuat introvert merasa senang.

Kelemahan pada Diri Introvert

Selain keistimewaan, ada juga kelemahan dalam diri seorang introvert, diantaranya :

  • Lebih seringkali Mengalah

Meskipun introvert adalah seorang pemikir yang mendetail, terkadang ketika suatu ide orang lain menurut beliau tidak pas dengan pikirannya akan menghasilkan perbedaan pendapat. Sebab introvert lebih suka ketenangan agar tidak terjadi adu argumen, yang pada akhirnya introvert lebih sering mengalah dan mendahulukan pikiran orang lain.

  • Berpikir berlebihan (Overthinking)

Secara tidak sadar introvert sering memikirkan kerumitan yang sebenarnya tidak penting untuk dipikirkan, pemikiran terhadap idenya selalu ingin sempurna namun memendam pemikirannya sendiri. Tidak salah jika introvert selalu memikirkan jawaban secara cepat karena takut terjadi komunikasi yg kurang baik (miss communication) apalagi secara verbal, yang akhirnya menjadi bumerang bagi dirinya sendiri untuk berpikir keras, hingga ketika jatuh sakit pun ia tidak sadari.

  • Gak Enakan

Terkadang susah menolak alias “gak enakan”. Sebenarnya, tidak masalah jika berkata “tak/tidak mau”, yang jadi masalah norma “gak enakan” yang bikin hatimu tidak damai. Masih banyak hal lain yang membentuk introvert “gak enakan”.

  • Menarik Diri pada Lingkungan Sosial serta Tidak banyak Bicara

Seringnya introvert menutup diri dari kehidupan sosial. Ia lebih memilih 1-3 hari berdiam diri dirumah daripada bermain maupun hangout. Sebab menjadi introvert sangat melelahkan bila hanya sekedar pembicaraan yang tidak begitu penting, kecuali pembicaraan yang sangat penting itupun hanya dengan beberapa orang saja.

 

Demikian pembahasan mengenai keistimewaan dan kelemahan seorang dengan kepribadian introvert. Seorang introvert lebih senang memikirkan poin-poin penting untuk dibicarakan. Meskipun didalam pikiran banyak kata-istilah yg terangkai, introvert tidak terlalu banyak bicara jika memang harus berkata yang tidak krusial.

Mengenali Ciri Kepribadian Introvert

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu kepribadian introvert, dan bagaimana mengenali ciri kepribadian introvert.

Pandangan seseorang terhadap pemilik sifat introvert acapkali dianggap egois, arogan, antisosial, pemalu. Padahal tidak seluruh introvert bersifat seperti yang anda pikirkan. Terdapat beberapa orang yang sebenarnya dia bukan pemalu, pandai berbicara tetapi di momen tertentu ia merasa mirip berkepribadian introvert tanpa sadar serta baru memahami seiring berjalannya waktu. Adapun seseorang yang berada diantara banyak orang, ia akan merasa dirinya terlihat lelah. Jadi introvert itu seperti apa?

Penelitian eksplorasi ini berawal dari Carl Jung yang mendefinisikan introvert sebagai “energi psikis yg terarah dari dalam diri”. Banyak orang menduga introvert menjadi introspektif (refleksi diri / merenung), sifat tadi lebih berkaitan menggunakan daya khayalan yang tinggi. Kepekaan seseorang juga tidak terkait dengan bagaimana penilaian mereka pada seseorang  yang introvert ataupun ekstrovert.

Mengenali Ciri Kepribadian Introvert

Apa itu Introvert

Introvert intinya ialah seseorang yang suka berada di lingkungan yang tidak begitu ramai, beliau membutuhkan waktu sendiri untuk merasa recharge (mendapatkan energi) kembali. Kebalikannya dengan ekstrovert saat dia merasa bosan, cara untuk me-recharge umumnya dia menyibukkan diri dengan mencari keramaian atau bersosialisasi.

Seorang dilahirkan memiliki sifat yg berbeda-beda, umumnya kepribadian ini dipengaruhi oleh faktor keturunan sifat kedua orang tua, lingkungan serta pola asuh. Tetapi bila orang tua, pengajar dan orang lain mendukung kebaikannya maka dia akan tumbuh dengan rasa percaya diri.

Tetapi saat merasa diejek, intimidasi atau hal negatif lainnya mungkin seorang introvert ini akan merasa cemas, terkadang merasa berpura-pura sebagai bukan dirinya sendiri.

Mengenali Ciri Kepribadian Introvert

Untuk mengenal kepribadian introvert secara mendalam, terdapat beberapa karakteristik yang tak jarang menunjukkan seseorang dikatakan introvert, yaitu :

  1. Sibuk sendiri dengan waktunya

    Hal primer yang paling terasa seseorang introvert ialah lebih sering menyendiri, sebab disaat sendiri dia merasa lebih bersemangat mengerjakan sesuatu dan fokus dengan apa yang dikerjakannya.Selain itu introvert acapkali menikmati dan fokus ketika dia membaca, menulis, melukis, mendengarkan dan fokus pada imajinasi. Mungkin saja kita tidak bayangkan sebelumnya beliau melakukan aktivitas melukis dengan ilustrasi indah . Terkadang pada kegiatan lain dia melakukan pekerjaan secara indvidual agar tidak membuat repot orang lain.

  2. Menghargai Privasi

    Privasi ialah masalah eksklusif yang wajib dihormati sebaik mungkin. Apapun yang bersifat “privasi” itu memang sangat sensitif, apalagi saat seseorang bercerita kepadamu mungkin saja kamu merupakan bagian yang ia percayai sebagai pendengar baik. Umumnya orang yang memiliki sifat introvert lebih menjaga privasinya, maka dari itu beruntunglah jika menjadi pendengar dari seorang introvert.

  3. Lingkar Pertemanan Sedikit

    Introvert tidak selalu ingin sendirian melewati hari-harinya. Mereka lebih suka pertemanan mungil dan intim dengan orang-orang yang mereka kenal untuk bersosialisasi. Pertemanan seorang introvert bukan karena dia tidak ingin memiliki banyak sahabat, tetapi dia lebih menentukan teman yang sepemikiran dan menjaga agar hubungan pertemanan berkualitas.

  4. Sensitif, Intropeksi serta Rasa Ingin memahami

    Introvert memiliki proses pemikiran batin yang sangat aktif dan begitu peka. Itu pun menuntun mereka menuju intropeksi diri dan menyelidiki hal-hal yang kurang pas. Selain itu, rasa ingin tau yang tinggi membuat seorang introvert sering banyak mencari informasi melalui membaca, mendengarkan dengan seksama yang menghasilkan dirinya lebih merasa tenang jika menerima jawaban yg puas.

  5. Suka mengungkapkan dengan Cara Menulis Daripada Berbicara

    Pikiran yang ada di kepala seorang introvert tak jarang merasa tidak terstruktur saat akan diucapkan, bisa saja introvert mengungkapkan dengan bicara jika memang sangat penting dikatakan saat itu, akan tetapi salah satu cara meluruskan isi pikirannya ialah dengan menulis. Introvert lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan pikiran serta diksi, sehingga dia lebih merasa yakin dengan apa yang ada dipikirannya setelah dicurahkan pada tulisan.

  6. Bekerja Sendiri

    Dalam hal melakukan pekerjaan, dia lebih suka bekerja sendiri daripada berkelompok. Bukannya tidak ingin bekerja sama, hanya saja ketika melakukan sendiri lebih terfokus dan mendetail. Karena ketika menyendiri, seorang introvert lebih produktif, yang dia sukai dengan cara mengolah pikirannya semaksimal mungkin serta merasa tenang jika melakukannya sendiri. Meskipun bekerja sendirian, seorang introvert selalu menerima pendapat yang sekiranya lebih baik.

 

Demikian artikel mengenai mengenali ciri kepribadian introvert. Berbahagialah jika didalam diri anda terdapat ciri kepribadian introvert, karena masing-masing individu harus hidup dengan caranya sendiri. Dengan dukungan dari orang-orang terdekat, dapat membuat hidup menjadi lebih baik setiap harinya.

Berdamai dengan Inner Child 

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa itu inner child, penyebab inner child serta cara berdamai dengan inner child.

Berdamai dengan Inner Child 

Dalam kehidupan manusia, berbagai insiden yang terjadi memiliki makna tersendiri pada setiap individu, baik senang maupun sedih. Insiden bahagia mencakup pengalaman senang dan menyenangkan dengan keluarga, sahabat, ataupun orang sekitar semasa kecil akan menyampaikan dampak positif dikemudian hari.

Sebaliknya, insiden sedih semasa kecil dengan luka yang belum terselesaikan akan menghipnotis bagaimana kita bersikap di masa depan, seperti sikap serta perasaan negatif. Hal ini berkaitan dengan inner child yang ada pada individu itu sendiri.

Menurut  John  Bradshaw (dalam Elia Firda, 2020) inner child  lahir dari adanya pengalaman atau kejadian di masa lalu yang belum terselesaikan.

Mengenai inner child yang terluka, Psikolog Diana Raab (2020)  menuturkan inner child dapat terluka karena adanya pengabaian, trauma atau rasa sakit pada masa anak-anak, namun, banyak dari kita yang tak menyadari dan memilih untuk mengabaikan atau melupakan. Luka tersebut akan terbawa di masa dewasa dan tentu akan mempengaruhi kesehatan mental serta pencapaian aktualisasi diri.

Ciri individu dengan inner child yang terluka yaitu memiliki problem di kepercayaan , keintiman, perilaku adiktif serta kompulsif, serta mempunyai hubungan ketergantungan dengan orang lain.

Hal ini menyebabkan ketika dewasa akan memunculkan perilaku-perilaku pertahanan diri terhadap ‘bahaya’ yang dibuat oleh lingkungan serta merupakan manifestasi dari kehidupan pada masa kecil, seperti sikap yang tidak percaya diri, mudah marah, mempunyai kecemasan tinggi, ketakutan akan disakiti oleh orang lain serta merasa tak aman.

Cara berdamai dengan Inner Child

Menyembuhkan dan memaafkan

Inner child merupakan bagian dari diri kita-menyembuhkannya memang tidak praktis, perlu proses dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Tetapi dengan mencoba mengenali, memahami dan mulai untuk menghadapi inner child, itu membantu kita untuk berkembang dan mengeksplor diri menjadi lebih baik. Selain itu, kita bisa menjadi orang dewasa yang bukan hanya secara kronologis namun menjadi dewasa secara psikologis.

Psikolog Diana Raab (2020) mengungkapkan saat kita menyadari adanya kekeliruan dalam diri kita merupakan langkah awal yang tepat untuk penyembuhan diri atau self healing.

Dilansir dari Satu persen (Sembiring, 2020), ada beberapa cara yang bisa dilakukan buat menyembuhkannya :

Menuliskan pengalaman dan perasaan jelek

Dengan menulis kenangan buruk dan rasa sakit masa lalu akan membantu kita mencurahkan segala emosi negatif yang sudah lama dipendam. Meskipun hal tersebut membentuk kita mengingat serta merasakan kembali luka yang dimiliki, namun sesudah melaluinya kita bisa merasa lebih lega dan mencoba untuk menerima serta berdamai dengan luka tersebut.

Membuka Diri

Dalam melakukan proses penyembuhan memerlukan waktu dan proses yang panjang, bahkan bisa berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu, krusial bagi kita untuk selalu membuka diri pada setiap proses terhadap kemungkinan adanya hal-hal baru yang akan kita sadari berasal masa lalu.

Melakukan Sesi Ho’oponopono pribadi

Ho’oponopono merupakan proses memaafkan yg berasal asal Hawai, yang membantu kita membangun kembali korelasi dengan orang lain, tak terkecuali dengan inner child.
Langkah yang dilakukan adalah dengan meluangkan waktu menyendiri dan melakukan selftalk :

  • I am sorry”. Katakan pada diri sendiri karena sudah memendam emosi negatif serta tak berusaha menyembuhkannya
  • Please forgive me”. Katakanlah rasa maaf yang mendalam pada inner child kita karena tidak peduli, bahkan mencoba melupakannya. Hal ini bisa membantu menaikkan self love.
  • I love you”. Ungkapkanlah bahwa apapun yg terjadi, kita wajib menyayangi diri kita tanpa syarat. Mencintai diri sendiri karena sudah bertahan sejauh ini.
  • Thank You”. Tunjukanlah rasa syukur terhadap kehidupan yang kita punya, termasuk pengalaman yang telah menghasilkan sosok diri kita yang sekarang, serta rasa syukur pada inner child yang sudah bertahan dari luka yang pernah ada sebelumnya. Hal ini dapat membantu kita melepaskan emosi negatif yang kita punya.

Selain melakukan proses diatas, kita juga bisa memvisualisasikan dan membayangkan kembali pengalaman-pengalaman serta perasaan masa lalu. Dengan melakukan upaya ini, kita dapat menjadi lebih lega serta jujur pada diri sendiri. Jika merasa kesulitan saat menghadapi inner child, kita bisa meminta donasi di pakar profesional seperti psikolog untuk membantu menyembuhkannya.

Setiap orang memiliki inner child dengan kapasitas luka dan proses penyembuhan masing-masing. Sadari dan rangkul inner child kita, lalu mencoba untuk memaafkan, dengan memaafkan bukan berarti kita mengalah pada keadaan tetapi menjadi salah satu fase dimana kita mampu melepaskan rasa bersalah, rasa amarah dan rasa benci, baik pada diri kita atau orang lain.

Jika kita mengabaikan inner child juga akan membentuk rasa sakit yang tiada ujungnya sampai dapat diturunkan pada generasi selanjutnya. Tentu saja, kita tidak ingin hal itu terjadi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menerima, memaafkan, dan menyayangi inner child dalam diri kita bagaimanapun keadaannya.