Kecemasan dalam Pandangan Komunikasi

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai kecemasan atau aprehensif dalam pandangan ilmu komunikasi. Banyak sekali kalangan umur mulai asal anak-anak, remaja bahkan dewasa tentunya mempunyai kebutuhan buat mengaktualisasi diri.

Dalam mengaktualisasi diri serta ketertarikan buat mengenal dunia serta mencoba hal baru, tentunya tidak terlepas dari yang namanya komunikasi. namun pada prakteknya masih banyak yang dilanda kecemasan berkomunikasi baik itu taraf rendah maupun kecemasan yang tinggi.

Kecemasan dalam Pandangan Komunikasi

Istilah aprehensi komunikasi, bahwa akan terdapat manusia yg memiliki ketakutan buat melakukan komunikasi yg dikenal menjadi communication apprehension.

Orang yang aprehensif pada komunikasi, umumnya akan menarik diri dari pergaulan, berusaha sekecil mungkin berkomunikasi, dan hanya akan berbicara apabila terdesak saja.

Jika kemudian terpaksa berkomunikasi, acapkali pembicaraannya tidak relevan, dan orang yang aprehensif dalam komunikasi, cenderung tidak menarik oleh orang lain. Aprehensi komunikasi mengacu di perasaan takut atau risi terhadap interaksi

Mereka yang mempunyai aprehensi komunikasi akan merasa takut melakukan kesalahan dan dihina waktu terlibat suatu hubungan.

Tetapi dalam hal itu, beberapa ahli ilmu komunikasi menyatakan bahwa aprehensi komunikasi terbagi menjadi dua bagian, yaitu trait aprehensi dan state aprehensi.

Trait aprehensi sering kali di kaitkan menggunakan perasaan ketakutan berkomunikasi dalam seluruh konteks, sedangkan state aprehensi merupakan ketakutan berkomunikasi pada konteks yg spesifik saja.

Kecemasan berkomunikasi disebut serta berhubungan dengan sifat kepribadian, namun akhir-akhir ini aprehensi komunikasi diperluas baik itu berasal sudut pandang sifat maupun situasional.

Dikaitkan dengan sifat kepribadian

State (situasional) didefinisikan menjadi respon situasional yang dialami individu dalam konteks here and now, umumnya mempunyai respon emosi yg negatif, sebelum terjadi komunikasi.

Aprehensi komunikasi state seringkali diasosiasikan menggunakan performansi komunikasi yang terganggu dan tingkat penilaian yang lebih rendah dari pengamat. State aprehensi komunikasi merupakan sesuatu yang dialami oleh kebanyakan orang.

Hampir setiap orang, bahkan pembicara berpengalaman profesional mungkin merasa gugup pada berkomunikasi. Terdapat Aprehensi komunikasi sesuai tipe kepribadian ekstrovert dan introvert.

Ekstrovert artinya tipe pribadi yg suka berteman, menyenangi hubungan sosial menggunakan orang lain, dan serius di the world outside the self. Kebalikannya tipe introvert merupakan mereka yg suka menyendiri, reflektif, serta tidak begitu senang berteman menggunakan banyak orang.

Seseorang yg mempunyai tipe introvert lebih senang mengerjakan aktivitas yang tidak banyak menutut interaksi mirip halnya membaca, menulis, serta berpikir secara imajinatif.

Jadi agar kita tidak merasa cemas ketika berbicara, ada baiknya kita mengenali diri sendiri menggunakan baik.

Berlatih serta mengasah kretivitas pada berinteraksi baik beserta seseorang juga orang banyak menjadi bagian krusial buat menurunkan taraf kecemasan pada berkomunikasi.

Kecemasan dalam Perspektif Ilmu Komunikasi

Kecemasan adalah respons emosional yang timbul waktu seseorang merasa terancam atau berada pada situasi yg tidak dapat mereka kendalikan. dalam perspektif ilmu komunikasi, kecemasan bisa memiliki dampak yg signifikan pada hubungan dan pengiriman pesan.

Pada konteks komunikasi, kecemasan bisa dipicu sang banyak sekali faktor, misalnya :

  • Kekhawatiran ihwal kinerja
  • Kegelisahan sosial
  • Ketakutan akan penilaian negatif
  • Kurangnya persiapan atau pengetahuan
  • Tekanan asal pihak luar atau lingkungan

Kecemasan dapat berdampak negatif di komunikasi dengan menyebabkan:

  • Gangguan perhatian dan konsentrasi
  • Kesulitan mengekspresikan diri secara efektif
  • Terhambatnya kemampuan berpikir jelas dan bernalar
  • Munculnya sikap mrenghindar
  • Berkurangnya kepercayaan diri

Untuk mengelola kecemasan dalam komunikasi, individu dapat menggunakan berbagai seni manajemen, seperti :

  • Persiapan yg matang dan mendalam
  • Latihan dan simulasiTeknik relaksasi, seperti pernapasan pada serta meditasi
  • Menantang pikiran negatif
  • Menerima dukungan dari orang lain

Mencoba Meditasi Menatap Bulan

Artikel kali ini akan membahas mengenai tips mencoba jenis meditasi Vipassana dan menatap bulan. Meditasi merupakan salah satu metode untuk menuntaskan berbagai duduk perkara pada kehidupan.

Hal ini mengajarkan cara untuk tetap fokus, konsentrasi dan menghilangkan tekanan. Meditasi dapat membantu menaikkan kedamaian dalam kehidupan, menyeimbangkan keseimbangan pikiran, tubuh serta jiwa kita.

Mencoba Meditasi Menatap Bulan

Dengan meditasi secara bersiklus, bisa mencapai kesadaran yang lebih tinggi dan ketenangan diri. Meditasi juga dapat membantu kita memahami diri kita dengan lebih baik.

Meditasi dapat mengetahui bagaimana pikiran kita beroperasi serta mengontrol respon kita terhadap berbagai situasi.

Oleh sebab itu, meditasi bisa menjadi cara yang efektif untuk mengatasi banyak sekali masalah serta mencapai kesuksesan dalam kehidupan kita. Berikut ini beberapa macam meditasi yang cukup unik yang dapat dicoba, diantaranya yaitu :

Meditasi Vipassana

Vipassana, merupakan salah satu bentuk meditasi Buddhis tertua, artinya dasar bagi banyak teknik mindfulness modern. istilah “vipassana” berarti melihat segala sesuatu sebagaimana adanya.

Itulah fokus asal pendekatan ini, yaitu mengamati pikiran serta perasaan ketika hal itu ada tanpa memikirkan atau menghakiminya.

Manfaatnya yaitu orang yang berpartisipasi pada kursus meditasi vipassana melaporkan tingkat stres yang lebih rendah setelah enam bulan dibandingkan mereka yang tidak mengikuti kursus tersebut.

Juga akan mengalami peningkatan kebaikan diri, perhatian, dan kesejahteraan secara keseluruhan. Memiliki taraf kecemasan dan depresi yang lebih rendah sesudah menyelesaikan kursus meditasi mindfulness selama 40 hari.

Orang yang berlatih meditasi vipassana acapkali melaporkan taraf penerimaan diri yang lebih tinggi dan korelasi yang lebih positif. Meditasi vipassana dapat meningkatkan penekanan dan konsentrasi serta meningkatkan kesadaran diri.

Berikut ini cara berlatih meditasi vipassana menurut Orth, yaitu :

  • Menemukan daerah yang hening dan ambil posisi duduk yang nyaman sebelum memejamkan mata.
  • Ketika menarik serta membuang napas, fokuslah pada gerakan perut membesar dan mengempis.
  • Jika sedang banyak pikiran, perhatikan saja dedaunan yang mengalir pada sungai atau awan melintas di langit tanpa terhanyut olehnya. Juga bisa mencoba menghitung setiap napas masuk dan keluar apabila ini membantu tetap fokus pada pernapasan.
  • Mencoba memberi label pada pikiran, perasaan, atau sensasi apa pun yang ada. Contohnya, mungkin diam-diam mengatakan “perencanaan” ketika mulai memikirkan daftar tugas yang harus dilakukan hari itu.

Bermeditasi setidaknya selama tiga sampai lima menit untuk menerima kegunaannya, meskipun bisa melanjutkannya selama yang diinginkan.

Meditasi Menatap Bulan

Kegiatan menatap bulan bisa memiliki impak penyembuhan pada tubuh. Para praktisi meyakini, seperti tarikan gravitasi bulan yang mensugesti pasang surut air laut, bulan juga bisa mensugesti tubuh insan karena sebagian besar tubuh insan terdiri dari air.

Manfaat dari praktik ini termasuk peningkatan kualitas tidur, relaksasi, konsentrasi, dan memperdalam intuisi. Belum terdapat penelitian ilmiah yang secara tegas mengeksplorasi dampak potensial dari aktivitas menatap bulan.

Meski begitu, hubungan antara fase bulan serta daur menstruasi, yang mendukung keyakinan bahwa menatap bulan dapat membantu mengatur menstruasi. Meditasi di alam terbuka diklaim lebih bermanfaat daripada di pada ruangan.

Sebab paparan alam membantu mengurangi pengembaraan pikiran, menaikkan kehadiran dan pencerahan selama praktik.  Mencoba meditasi menatap bulan, yaitu :

  • Temukan ruang terbuka di luar ruangan dimana bisa melihat bulan, serta duduklah dalam posisi yang nyaman.
  • Tataplah bulan menggunakan penuh rasa ingin tahu, perhatikan bagaimana cahayanya terlihat dan terasa pada paras.
  • Sambil terus menghirup serta menghembuskan napas, bayangkan menghirup cahaya bulan yang menyembuhkan sampai memenuhi semua tubuh.
  • Lanjutkan menatap selama yang engkau inginkan. Lakukan meditasi bulan selama 5 menit mulai pertama kali memulai, namun silakan bermeditasi selama satu jam atau lebih apabila suka.

Gangguan Mental Pada Anak

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai apa saja gangguan mental yang dialami pada anak. Gangguan mental pada anak cukup sulit untuk diidentifikasi oleh orang tua, sehingga banyak anak yang seharusnya bisa mendapat pengobatan malah tidak mendapat bantuan yang mereka butuhkan.

Gangguan Mental Pada Anak

Oleh sebab itu, sangat krusial bagi orang tua untuk dapat memahami beberapa cara mengenali tanda-tanda gangguan mental pada anak, yang jika diabaikan bisa berdampak buruk bagi perkembangan anak dan semakin susah untuk diatasi.

Definisi Gangguan Mental

Gangguan mental atau penyakit mental diartikan sebagai pola atau perubahan pada pola berfikir, merasakan, hingga berperilaku yang dapat menyebabkan penderitaan atau merusak kemampuan seseorang pada aktifitas sehari-harinya.

Gangguan kesehatan mental secara umum dapat diartikan menjadi keterlambatan atau gangguan dalam mengembangkan pemikiran, perilaku, keterampilan sosial, hingga kontrol emosi yang sesuai dengan usianya.

Masalah ini menyulitkan anak dan dapat menghambat kemampuannya untuk berfungsi dengan baik di lingkungan tempat tinggal, sekolah, maupun lingkungan sosial lainnya. Cukup sulit mengenali tanda-tanda gangguan mental pada anak, karena perbedaan tanda pada setiap umur anak.

Gangguan Mental pada Anak

Terdapat beberapa gangguan kesehatan mental atau gangguan perkembangan yang dialami oleh anak-anak yang dapat ditangani oleh seorang profesional kesehatan mental, diantaranya yaitu :

  • Gangguan Kecemasan
    Gangguan kecemasan yang dialami oleh anak-anak biasanya berupa ketakutan, kekhawatiran hingga kecemasan yang dapat merusak kemampuan mereka untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya saat bermain, sekolah, maupun situasi sosial lainnya.
  • Autism spectrum disorder (ASD)
    Autism spectrum disorder merupakan kelainan perkembangan syaraf seseorang yang dapat mempengaruhi bagaimana cara orang tersebut untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan ha-hal yang ada di sekitarnya. Biasanya kondisi ini muncul di masa anak-anak sebelum berumur 3 tahun.
  • Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
    Attention deficit hyperactivity disorder atau dikenal dengan ADHD merupakan kondisi ketika terjadinya gangguan perkembangan saraf yang berpengaruh pada motorik (gerakan) seseorang. Gangguan mental ini kerap kali dialami oleh anak-anak. Biasanya seorang anak dengan ADHD susah untuk fokus, hiperaktif dan impulsif.

Tanda-tanda Gangguan Mental

Sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda yang aneh yang dialami oleh anak dalam kehidupan sehari-harinya, karena hal ini akan terus tumbuh dan berkembang bersama semakin besarnya anak.

Berikut ini beberapa tanda-tanda gangguan mental yang dialami pada anak, diantaranya yaitu :

  1. Anak berhenti melakukan aktifitas yang biasanya mereka senangi, misalnya bermain sepakbola atau bermain alat musik.
  2. Kemarahan yang menimbulkan masalah, biasanya kemarahan ini dimunculkan dengan memukul diri sendiri atau orang lain, hiperaktif, mengamuk diluar kendali pada orang-orang disekitarnya.
  3. Perubahan suasana hati yang berlangsung cukup lama, misalnya selama 2 minggu atau lebih, bisa jadi anak-anak membutuhkan sedikit dukungan untuk mengatur emosinya.
  4. Menolak untuk melakukan hal baik yang biasanya mereka lakukan, misalnya bermain kerumah teman atau belajar kelompok bersama.
  5. Mengalami kesulitan tidur. Masalah kesulitan tidur ini berkelanjutan yang bisa mengakibatkan mimpi jelek dan kecemasan.
  6. Menunjukkan sikap aneh, misalnya menyimpan sobekan kertas, dan hal lain yang dirasa aneh dilakukan oleh anak.
  7. Mengalami banyak rasa sakit yang tidak bisa dibicarakan, misalnya sakit perut, sakit kepala, dan lain sebagainya. Apabila dokter tidak menemukan penyebab medis dari keluhan tersebut, bisa jadi berasal dari tekanan emosional.

Mengenali Ciri Seseorang Depresi

Mengenali Ciri Seseorang Depresi. Depresi merupakan gangguan psikologis yang umum dan banyak diderita oleh orang-orang disekitar kita. Menurut The Awareness Centre menemukan sekitar 264 orang di seluruh dunia menderita depresi. Depresi kebanyakan diderita oleh wanita dibandingkan pria. Pada masa pandemi, di Inggris, 1 dari 5 orang dewasa menderita gejala depresi. Setengah dari populasi orang dewasa yang berusia 55 tahun ke atas setidaknya pernah mengalami depresi.

Ciri seseorang depresi muncul tanpa disadari, sering terlihat pada fase awal seseorang menderita depresi. Ciri depresi memang sulit dikenali secara langsung sehingga perlu waktu untuk mengenalinya. Ini adalah 10 ciri depresi yang muncul tanpa disadari, antara lain:

Mengenali Ciri Seseorang Depresi

  1. Kecemasan yang berlebihan

    Seorang dengan kecemasan yang berlebihan dengan durasi dan frekuensi yang tidak wajar merupakan salah satu tanda depresi. Ada beberapa momen yang dapat memicu munculnya depresi. Misalnya stres karena tingginya beban kerja yang ada di tempat kerjanya.

  2. Perubahan perilaku dan mood secara signifikan

    Perubahan mood yang signifikan dan cenderung cepat merupakan tanda lain ciri penderita depresi. Ketika orang disekitar atau dokter sadar akan perubahan mood tersebut, hal ini dapat dipastikan ada sesuatu yang tidak baik dalam diri Anda. Perubahan mood ini mungkin tidak mudah untuk disadari oleh penderita sehingga perlu adanya bantuan orang lain atau dokter.

  3. Kehilangan minat pada aktivitas favorit

    Seseorang yang mulai mengurangi intensitas dalam melakukan kegiatan favoritnya merupakan ciri-ciri penderita depresi. Misalnya, tidak lagi melakukan work-outsecara rutin atau bahkan tidak ikut berkumpul bersama teman-temannya.

  4. Perubahan pola makan

    Pola makan secara tidak langsung berhubungan dengan kesehatan mental seseorang. Ketika seseorang mengalami kenaikan atau penurunan berat badan tanpa ia sadari dan mulai tidak memerdulikan kalori yang masuk. Hal ini dapat menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak baik secara kondisi mentalnya.

  5. Perubahan tingkat percaya diri

    Setiap orang memiliki hal-hal yang ingin dan perlu untuk dikembangkan dalam dirinya. Namun, ketika seseorang mulai tidak bisa fokus dan menemukan hal apa yang ingin dikembangkan serta terobsesi dengan masa lalunya. Maka orang itu dapat diduga sedang menderita depresi.

  6. Perubahan pola tidur

    Ada banyak hal yang dapat memengaruhi pola tidur seseorang, salah satunya adalah kesehatan diri mereka. Jika seseorang merasa bahwa pola tidurnya mulai tidak normal, maka ada baiknya untuk menggunakan alat monitor pola tidur. Alat monitor itu dapat membantu melihat berapa lama waktu tidur Anda dan berapa banyak energi yang diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

  7. Rasa sakit secara fisik

    Tubuh manusia secara tidak langsung mampu merespon stres dan perubahaan mood dalam diri seseorang. Jika seseorang sering merasa sakit atau kecapekan secara fisik tanpa diketahui apa penyebabnya, maka kemungkinan ini adalah ciri depresi.

  8. Keinginan untuk bunuh diri

    Pemikiran-pemikiran aneh, seperti ingin menyakiti diri sendiri atau bunuh diri merupakan ciri depresi. Ciri ini merupakan tanda yang tidak boleh dihiraukan.Carilah bantuan dokter untuk membantu menangani depresi yang diderita.

  9. Kesulitan mengikuti kegiatan sekolah

    Kesulitan dalam mengikuti kegiatan di sekolah merupakan ciri depresi yang dapat muncul pada penderita anak-anak atau pelajar lainnya. Contoh perilaku yang ditunjukkan adalah sering datang terlambat, tidak ada energi untuk mengerjakan tugas, dan munculnya perilaku buruk lainnya.

  10. Emosi negatif lebih dominan

    Beberapa orang percaya bahwa emosi negatif selalu berjalan beriringan dengan gangguan depresi. Penderita depresi akan memiliki emosi negatif yang mempengaruhi kehidupannya, yang juga akan berpengaruh kepada orang lain, serta kesehatan emosi dan fisiknya.

Depresi merupakan penyakit mental yang banyak diderita oleh orang-orang di dunia. Ciri orang depresi muncul tanpa disadari oleh penderita itu langsung. Ada beberapa ciri yang perlu untuk diwaspadai, seperti perubahan mood signifikan, perubahan pola tidur, makan hingga muncul pemikiran untuk bunuh diri. Jika Anda mengalami atau melihat orang disekitar Anda memiliki 10 ciri di atas, maka lebih baik Anda berkonsultasi dengan dokter. Demikian penjelasan mengenai cara mengenali ciri seseorang depresi. Semoga dapat menambah pengetahuan para pembaca.

 

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebih

Terdapat beberapa cara mengatasi kecemasan berlebih, misalnya saat menunggu hasil wawancara kerja, kita mungkin merasa cemas. Hal tersebut sangat wajar terjadi karena cemas dapat muncul dalam berbagai keadaan. Pemicunya adalah perasaan stres atau tertekan. Namun, rasa cemas yang berlebihan dapat mengakibatkan anxiety disorder atau gangguan kecemasan.

Melansir clevelandclinic, gangguan kecemasan adalah salah satu jenis kondisi kesehatan mental yang membuat diri sulit menjalani hari karena perasaan cemas berlebihan. Gejalanya termasuk perasaan gugup, panik dan takut, berkeringat, dan detak jantung yang cepat. Ketika diri merasakan cemas, maka akan merespons situasi tertentu dengan rasa takut. Sebenarnya, kecemasan bisa bermanfaat untuk diri kita. Misalnya, perasaan cemas dapat membantu kita saat menyadari situasi berbahaya sehingga dapat menjauhinya agar tetap aman. Akan tetapi, ketika mengalami gangguan kecemasan, diri tidak akan berpikir demikian karena perasaan takut dan gugup yang mendominasi.

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebih

Gangguan kecemasan dapat terjadi ketika diri sering bereaksi berlebihan terhadap sesuatu yang memicu emosi. Selain itu, gangguan kecemasan mengakibatkan diri tak dapat mengontrol respons terhadap situasi sehingga dapat membuat sulit menjalani hari. Ada beberapa gejala gangguan kecemasan, di antaranya adalah merasa panik, takut dan gelisah, mimpi buruk, pikiran berulang atau kilas balik pengalaman traumatis, serta pikiran obsesif yang tak terkendali. Selain itu, gejala fisik yang juga dialami oleh tubuh adalah tangan dingin dan berkeringat, mulut kering, mual, mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki, penegangan otot, bahkan sesak napas. Lantas, apa saja hal yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan kecemasan? Simak penjelasan berikut.

Mengurangi Stres

Dilansir dari healthline, jika mengalami gangguan kecemasan, penting untuk mengurangi stres. Stres adalah pemicu umum yang membuat gangguan kecemasan semakin parah. Olahraga merupakan cara yang bagus untuk menghilangkan stres. Ada banyak cara untuk menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian. Misalnya, mencoba untuk jalan kaki secara teratur, bergabung dengan kelas olahraga atau kebugaran, serta berlatih yoga. Selain berolahraga, hal lain yang dapat mengurang stres ialah beristirahat dari rutinitas atau merencanakan liburan. Jika sedang menikmati hobi tertentu, luangkan waktu untuk melakukannya. Lakukan hal-hal yang membuat diri merasa lebih baik dan lebih santai agar gangguan kecemasan dapat diredam.

Makan makanan sehat

Makan makanan yang sehat akan membuat diri merasa lebih baik baik secara fisik maupun mental. Jangan stres tentang pilihan makanan, tetapi cobalah makan berbagai macam makanan segar dan sehat. Sertakan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian bila memungkinkan. Hindari makanan dengan olahan yang berminyak, manis, dan tinggi lemak.

Membuat jurnal

Tidak ada yang mengenal kita lebih baik daripada diri sendiri. Membuat jurnal adalah cara yang bagus untuk mendeteksi suasana hati, stres, dan kecemasan. Mengidentifikasi masalah dan menuliskannya dapat membantu untuk menanggulangi masalah. Menulis jurnal dapat membantu mengetahui pemicu kecemasan dan cara menanggulanginya.

Menghindari pola hidup tidak sehat

Mengonsumsi rokok, obat-obatan, dan alkohol sering digadang-gadang sebagai pereda stres. Justru hal itu dapat merusak tubuh sehingga membuat diri lebih sulit menangani stres dan kecemasan. Kafein juga dapat menyebabkan atau meningkatkan kecemasan. Hal ini dapat terjadi karena zat-zat yang terkandung di dalamnya berpeluang menyebabkan kecemasan dan stres berlebihan. Jika sudah mengalami kecanduan dan membutuhkan bantuan untuk berhenti, segera bicarakan dengan dokter atau cari komunitas yang mendukung untuk menguranginya. Upaya ini dilakukan agar menjaga kesehatan penderita gangguan kecemasan.

Tarik napas yang dalam

Dilansir dari alodokter, bernapas dengan dalam dapat membuat tubuh rileks sehingga mengurangi aktivitas saraf di otak yang menyebabkan rasa cemas. Ketika mengalami kecemasan, tarik napas panjang selama lima detik, kemudian tahan selama lima detik, lalu lepaskan kembali perlahan-lahan dalam lima detik juga. Lakukanlah beberapa kali sampai pikiran lebih tenang. Pusatkan pikiran pada aktivitas yang dijalani ketika merasa cemas, fokus akan terganggu. Jika ini terjadi, cobalah untuk kembali fokus pada hal yang akan dilakukan. Misalnya, jika ada jadwal membersihkan rumah atau mencuci baju, lakukanlah. Jika ada jadwal berkumpul dengan teman-teman, tetaplah pergi. Duduk diam tanpa melakukan apapun dan diliputi kekhawatiran tentang hal-hal yang mungkin terjadi justru akan memperburuk kecemasan.

Bercerita kepada orang yang dipercaya

Curhat atau menceritakan apa yang sedang dirasakan dan alami kepada orang yang dipercaya bisa meringankan kecemasan. Orang tersebut bisa saja psikiater, teman dekat, atau anggota keluarga yang memahami kondisi kita. Sebagai alternatif, cobalah mencari support group yang beranggotakan orang-orang dengan keluhan serupa sehingga bisa saling berbagi pengalaman dan tips tentang bagaimana cara mengatasi gangguan kecemasan.

Menyediakan waktu sendiri

Sediakan waktu untuk berjalan santai, melakukan meditasi, mendapatkan relaksasi, atau berendam di air hangat. Bila perlu, matikan telepon genggam selama beberapa saat agar tidak terganggu. Terkadang kecemasan dapat disebabkan oleh meningkatnya hormon stres. Cara-cara relaksasi tersebut bisa membuat kita merasa lebih tenang sehingga rasa cemas mereda.

 

Demikian pembahasan mengenai cara mengatasi kecemasan berlebih, semoga teman-teman pembaca yang mengalami hal ini dapat lebih mengatur kecemasan dalam diri teman-teman. Terima kasih sudah bersedia membaca disini.