Meredam Burnout Saat Bekerja

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai cara-cara meredam burnout saat bekerja. Burnout ini dapat muncul dikala mendapat tekanan dalam satu waktu saat bekerja. Apabila burnout semakin dipendam, maka akan bisa meledak suatu saat.

Meredam Burnout Saat Bekerja

Memahami Pengertian Burnout

Burnout merupakan kondisi dimana lelahnya fisik dan mental yang dapat menyebabkan seseorang itu menjadi stres yang berkepanjangan di tempat kerja. Burnout tidak boleh dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, sebab termasuk hal yang negatif yang dapat mempengaruhi kinerja seseorang dalam sebuah perusahaan.

Oleh karena itu, burnout pada karyawan saat kerja ini seharusnya menjadi pandangan yang cukup penting bagi karyawan maupun bagi perusahaan, agar karyawan dan perusahaan tersebut tetap produktif dan sejahtera.

Biasanya burnout terjadi pada seorang karyawan yang sedang mengerjakan banyak pekerjaan dengan waktu deadline yang mepet, sehingga dipaksa untuk terus bekerja, memiliki beban kerja yang cukup berat, hingga kurangnya apresiasi atas pekerjaan yang sudah dilakukan dari atasan.

Mengidentifikasi Ciri-ciri Burnout

Setiap karyawan pasti pernah merasa kelelahan hingga stres saat bekerja, tetapi hal ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena akan memicu hadirnya burnout. Perusahaan dan lingkungan sekitar wajib mengetahui ciri-ciri dari seorang karyawan yang mengalami burnout. Berikut ini beberapa ciri-ciri burnout, yaitu :

  1. Kelelahan yang berlebihan atas pekerjaan yang dilakukan, hingga hilangnya semangat dalam bekerja. Hal ini dapat menguras energi yang lebih banyak.
  2. Berkurangnya motivasi dalam bekerja yang dapat menyebabkan seorang karyawan menjadi sulit berkonsentrasi hingga benci dengan pekerjaan yang ditekuni.
  3. Turunnya performa kinerja karyawan yang menyebabkan sulit menyelesaikan tugas-tugas yang sedang dikerjakan, dan hasil pekerjaan yang kurang memuaskan.
  4. Gampang tersulut emosi dan merasa cemas. Seseorang yang sedang merasakan burnout biasanya mudah emosi, hingga sensitif apabila pekerjaan menumpuk dan menambah terus menerus.
  5. Terjadinua penurunan kualitas hidup, termasuk kualitas tidur maupun istirahat, terjadinya gangguan kesehatan, hingga tidak mau bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
  6. Terjadinya burnout yang terus menerus dapat membuat imun tubuh menurun, sehingga mudah terjangkit penyakit, misalnya sakit kepala, flu, maag, dan lain sebagainya.

Cara Meredam Burnout Saat Bekerja

Setelah mengetahui ciri-ciri burnout saat bekerja, berikut ini beberapa cara untuk meredam burnout saat bekerja, diantaranya yaitu :

  1. Membuat daftar prioritas pekerjaan
    Dengan membuat daftar prioritas pekerjaan, dapat mengetahui pekerjaan yang harus terlebih dahulu selesai dibanding yang kurang penting. Sehingga dapat mengatur waktu pekerjaan dan energi dapat dimanfaatkan dengan baik.
  2. Menyeimbangkan antara pekerjaan dan kepentingan pribadi
    Seimbangnya antara pekerjaan dan kepentingan pribadi dapat menurunkan burnout dalam bekerja, hal ini dapat menjadi salah satu sumber energi yang baik untuk bekerja.
  3. Belajar mengelola stres dengan baik. Adanya tekanan dari pimpinan dan tuntutan pekerjaan yang banyak membuat seorang karyawan mudah mengalami stres. Oleh sebab itu, harus belajar mengelola stres agar seluruh pekerjaan dapat terhandel dengan baik.
  4. Membicarakan keresahan dengan atasan
    Coba untuk membicarakan keresahan segala pekerjaan dengan atasan, meminta solusi atas banyaknya pekerjaan yang dibebankan kepada seorang karyawan.
  5. Menjaga kesehatan fisik dan mental
    Menjaga kesehatan fisik dan mental merupakan hal yang sangat penting untuk menghindari burnout. Istirahat yang cukup dan konsumsi makanan bergizi, dan  olahraga teratur.

Kebahagiaan Mental yang Sehat

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana cara menjaga kebahagiaan dengan mental yang sehat. Jika membahas kesehatan, umumnya hanya memperhatikan kesehatan fisik saja. Padahal kenyataannya, kesehatan mental tidak kalah penting. Oleh sebab itu, krusial sekali menjaga kesehatan mental agar tetap sehat dan terjaga.

Kebahagiaan Mental yang Sehat

Ada banyak cara untuk mencari kebahagiaan, tentu saja kebahagiaan dengan tetap memperhatikan mental yang sehat. Kesehatan mental sangat dipengaruhi oleh lingkungan diri sendiri dan sekitar. Berikut ini terdapat beberapa tips untuk menjaga kebahagiaan untuk mental yang sehat, diantaranya yaitu :

  1. Kenali tanda-tanda apabila mengalami mental yang terganggu
    Beberapa orang tidak menyadari kalau kondisi mentalnya sedang tidak baik-baik saja, hanya mengerti jika dirinya sedang tidak mood, atau sedang malas bersosialisasi. Padahal, terdapat beberapa tanda yang bisa diketahui jika mental sedang terganggu. Jangan berlarut dalam kondisi mental yang terganggu, segera cari penyebab dan kemudian mengembalikan keadaan.
  2. Peduli terhadap diri sendiri (self care)
    Terlalu sering mengurusi persoalan anggota keluarga yang lain membuat seseorang lupa terhadap dirinya sendiri. Setidaknya sediakan waktu untuk mengurus diri sendiri, misalnya perawatan wajah dan tubuh.
  3. Makan makanan yang sehat dan bergizi
    Memakan makanan yang sehat dan bergizi secara teratur tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyehatkan kesehatan mental. Rasanya akan sangat bahagia bila tubuh sehat, mental juga sehat.
  4. Menghabiskan waktu bersama teman maupun pasangan
    Tanpa banyak pertimbangan apabila ingin menghabiskan waktu bersama teman maupun pasangan, karena hal ini dapat meningkatkan level hormon oksitosin yang berpengaruh untuk kebahagiaan diri sendiri.
  5. Tidak lupa untuk merayakan pencapaian sekecil mungkin

    Dengan merayakan pencapaian yang kecil, hal itu berarti sudah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hal ini dapat membahagiakan bagi diri sendiri, sehingga kesehatan mental akan tetap terjaga.

  6. Berjemur dibawah sinar matahari pagi
    Seperti diketahui bahwa sinar matahari pagi memiliki vitamin yang bagus untuk kulit, kesehatan, maupun kebahagiaan. Bisa berjemur di waktu pagi sambil berenang, bersepeda, berjalan kaki, maupun bermain dengan anak-anak.
  7. Menyelesaikan tugas
    Dopamin merupakan hormon di pada otak yang mampu mengatur banyak sekali sikap serta kondisi fisik. waktu merasa senang, hormon ini otomatis semakin tinggi. Salah satu yang bisa dilakukan ialah menuntaskan tugas. sempurna banyak tugas yg harus dikerjakan Mama serta belum tentu semuanya bisa selesai. menuntaskan salah satu tugas mampu memberikan rasa lega serta menaikkan dopamine secara alami. selesainya itu, Mama umumnya akan merasa lebih termotivasi.
  8. Meditasi
    Melakukan meditasi mampu jadi galat satu cara mempertinggi serotonin. di pada tubuh, serotonin bermanfaat buat memperbaiki suasana hati agar lebih senang. Berdiam diri pada keadaan hening, berdiskusi dengan isi kepala serta melepas penat yg tertahan pada dada serta ketua dengan meditasi bisa menyampaikan kebahagiaan tersendiri.
  9. Bermain dengan buah hati

    Cobalah bermain bersama buah hati tersayang. Kesampingkan seluruh tekanan dan datanglah dengan hati suka serta pikiran kosong buat bermain bersamanya. Menghabiskan ketika memeluk, bercanda, tertawa serta saling mengatakan rasa cinta bersama anak mampu mempertinggi hormon oksitosin di pada tubuh.

  10. Rajin tertawa
    Satu lagi hormon yang diperlukan tubuh buat mencapai mental yang sehat merupakan endorfin. Hormon ini dikenal menjadi pain killer dan bisa mempertinggi level kebahagiaan seseorang. Cara termudah artinya menggunakan rajin tertawa. Mama bisa berlatih tertawa dengan membaca hal-hal yang lucu, menonton film lucu, dan tidak terlalu berfokus menanggapi hal mungil. Semakin seringkali tertawa, level endorfin bisa menggunakan otomatis semakin tinggi.
  11. Berlatih serta berolahraga
    Dengan rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan mental. Sesudah berkeringat dan lelah, tubuh secara alami mengeluarkan hormon endorfin yang bermanfaat buat kesehatan mental.

Demikian pembahasan mengenai beberapa tips menjaga kebahagiaan dengan mental yang sehat. Apabila tidak merasa lebih baik, dapat menghubungi tenaga profesional untuk membantu.

Pengaruh Clingy dalam Hubungan

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai pengaruh clingy dalam hubungan berpasangan. Clingy dalam hubungan dengan orang lain menunjukkan pada tingkah laku individu yang membutuhkan perhatian dan waktu yang lebih dari pasangan.

Orang dengan sifat clingy biasanya cenderung merasa tidak aman atau sangat takut kehilangan pasangan, sehingga mereka berulang kali mencari pembenaran untuk memenuhi emosi.

Pengaruh Clingy dalam Hubungan

Clingy dalam berhubungan dengan orang lain dapat memberikan pengaruh yang buruk apabila tidak seimbang dan dapat menghambat keseimbangan antara kebutuhan diri sendiri dan pasangan. Bisa saja pasangan merasa tertekan bahkan stres karena terkekang dan tidak memiliki ruang untuk diri sendiri.

Ada beberapa pengaruh clingy dalam hubungan, kali ini akan membahas pengaruh buruknya dalam hubungan. Berikut beberapa pengaruh tersebut :

  1. Mendatangkan Stres bagi pasangan
    Seseorang yang memiliki clingy biasanya cenderung menjadi posesif bagi pasangan mereka. Orang ini selalu ingin tahu berada dimana pasangannya, dengan siapa, hingga membatasi kebebasan pasangan. Hal ini dapat memicu pasangannya tertekanan hingga stres.
  2. Hilangnya rasa mandiri
    Seorang clingy sangat bergantung pada pasangannya, baik untuk kebahagiannya maupun kepuasan emosional. Orang ini akan merasa kesepian hingga tidak berdaya jika tanpa kehadiran pasangan mereka.
  3. Membatasi ruang gerak
    Pengaruh clingy dalam hubungan yang selanjutnya yaitu dapat membatasi ruang gerak bagi pasangan maupun diri sendiri, karena mengorbankan kepentingan sendiri, teman maupun hobi karena berusaha memenuhi kebutuhan pasangan. Apabila salah satu pasangan merasa tidak diberikan kebebasan untuk menjalani kehidupan pribadinya dapat memicu ketegangan dalam hubungan tersebut.
  4. Ketergantungan yang berlebih

    Seorang clingy senang mencari konfirmasi yang berulang-ulang dari pasangannya. Mereka tidak percaya terhadap diri sendiri dan selalu membutuhkan validasi dari pasangan untuk menilainya. Hal ini menunjukkan ketergantungan yang berlebih pada pasangan, hingga kurangnya rasa nyaman jika tidak berada disamping pasangannya. Ini dapat menyebabkan tekanan di pasangan lainnya yang mungkin merasa sulit memenuhi asa tersebut. Rasa stress ini bisa menyebabkan stres serta kelelahan emosional dalam hubungan.

  5. Kelelahan dalam hubungan
    Orang yang memiliki clingy biasanya khawatir secara berlebihan mengenai hubungan mereka. Mereka sering mewaspadai niat pasangan mereka, takut ditinggalkan, atau merasa tidak layak menerima cinta dan perhatian. Jika salah satu pasangan dalam hubungan bersifat clingy, hal ini dapat menimbulkan rasa kelelahan pada pasangan lainnya.

Upaya yang berlanjut untuk memenuhi kebutuhan pasangan yang clingy serta tidak adanya waktu serta tenaga yang cukup untuk memperhatikan diri sendiri dapat menguras emosi dan mengganggu kebahagiaan dalam hubungan.

Selain itu dalam hubungan juga sangat perlu belajar untuk mengendalikan kecemasan serta ketakutan yang mendasari perilaku clingy. Demikian beberapa pengaruh clingy dalam hubungan yang wajib disadari. Sangat krusial untuk diingat bahwa setiap hubungan bersifat unik, serta tingkat kenyamanan dengan ketergantungan serta perhatian dapat bermacam-macam.

Namun, jika clingy mengakibatkan perseteruan serta ketidakseimbangan pada hubungan, penting untuk berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan tentang kebutuhan serta keinginan masing-masing.

Memahami Penanganan Lambung Stres

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai lambung ketika stres, mulai dari fungsi lambung, ciri-ciri lambung stres, penyebab lambung stres, hingga memahami penanganan lambung stres.

Lambung adalah organ otot yang terletak pada sisi kiri perut permukaan. Makanan yang masuk melalui mulut akan melalui kerongkongan buat sampai ke lambung. saat makanan mencapai ujung kerongkongan akan memasuki perut melalui katup otot yang dianggap menjadi katup kerongkongan bawah. Lambung mengeluarkan asam dan enzim buat mencerna makanan. Otot perut berkontraksi secara bersiklus untuk mengaduk kuliner serta mempertinggi pencernaan.

Memahami Penanganan Lambung Stres

Lambung mempunyai empat fungsi, diantaranya yaitu :

  1. Mengolah makanan dengan bantuan asam serta enzim, lambung memecah makanan sebagai partikel-partikel kecil.
  2. Berfungsi untukmenyimpan makanan.
  3. Memilah serta menyingkirkan zat berbahaya. Lambung membentuk asam yang dianggap menjadi asam hidroklorik. Fungsi dari cairan asam tadi tidak hanya membantu memecah makanan, namun juga memilah serta menyingkirkan zat atau mikroba berbahaya yg ada dalam makanan.
  4. Menyerap zat yang baik buat tubuh. Lambung juga menghasilkan zat lain yang mempermudah tubuh untuk menyerap zat-zat baik, misalnya vitamin B12.

Mengenali Ciri-ciri Lambung Stres

Lambung bisa mengalami stres atau tertekan, ciri-ciri utamanya adalah adanya gangguan pencernaan yang tidak diakibatkan sang kondisi dalam perut, seperti perubahan emosi, termasuk stres serta cemas. Perawatannya pun berkaitan dengan pengelolaan stres, kecemasan, dan ketegangan.

Stres dapat memicu terjadinya gangguan pencernaan, khususnya usus. Stres juga mengakibatkan keluarnya tanda-tanda penyakit lambung. Berikut beberapa ciri-ciri lambung stres yang dialami oleh seseorang yang mengalami gangguan pencernaan akibat kecemasan :

  • Kesemutan di bagian perut
  • Sesak, bergolak, kram di bagian perut
  • Merasa gugup
  • Gemetar, menggigil, dan otot-otot berkedut
  • Perut sering terasa kembung
  • Timbulnya sakit perut, mual, atau muntah
  • Mengalami gangguan pencernaan
  • Mudah merasa kenyang dengancepat
  • Perut terasa kembung serta hangat
  • Peningkatan buang air kecil dan buang air besar

Lambung yang stres bisa berkembang menjadi beberapa penyakit di antaranya kram perut, diare, perubahan nafsu makan, mual serta muntah, dan sembelit.

Penyebab Lambung Stres

Perubahan hormon berpotensi berdampak pada lambung. Saluran pencernaan memiliki sistem saraf khusus yang dikenal menjadi sistem saraf enteric. Ujung saraf di perut akan merespons hormon stres yang dilepaskan otak. Saat keadaan itu, lambung berpotensi mendapatkan hormon stres yang bisa mengakibatkan gangguan pencernaan. Berikut beberapa penyebab lambung stres yang kebanyakan dirasakan oleh penderitanya, diantaranya yaitu :

  • Kegiatan yang memicu meningkatnya stres, misalnya tes atau presentasi
  • Masalah keuangan
  • Masalah pribadi, seperti hubungan, keluarga, perceraian, serta pertemanan
  • Perubahan kondisi di tempat kerja atau lingkungan rumah
  • Kematian dari orang yang dicintai
  • Penyakit kronis

Memahami Penanganan Lambung Stres

Lambung stres harus segera ditangani demi kesehatan jangka panjang. Berikut ini terdapat beberapa cara untuk menangani lambung stres, diantaranya yaitu :

  1. Terapi
    Bila tak bisa menangani stres sendiri maka disarankan menemui ahli baik psikolog ataupun psikiater. Mereka akan membantu untuk mengurai stres secara professional. Terapis juga akan membantu mengidentifikasi pemicu serta cara mengatasi stres dengan tepat.
  2. Terapi Obat-Obatan
    Tidak jarang seseorang memerlukan bantuan obat untuk menenangkan, mengurangi kecemasan, serta depresi. Hal ini juga berpengaruh pada lambung yang sedang stres yang akan membuat menjadi lebih baik.
  3. Mengatur Pola Makan
    Mengatur pola makan bisa dilakukan dengan cara membatasi apa yang masuk kedalam tubuh. Terutama, makanan dan minuman yang memperburuk kondisi lambung yang stres, seperti produk yang mengandung susu dan kafein. Cara mengatur pola makan berasal satu individu menggunakan individu lainnya tidak sama.
  4. Melakukan aktivitas yang Menghilangkan Stres
    Berbagai kegiatan positif dapat dilakukan buat mengurangi stres, di antaranya olahraga, menulis jurnal, mendengarkan musik, membaca, mengobrol dengan teman, menulis, atau aktivitas lainnya. tetapi, beberapa orang lainnya menghilangkan stres dengan melakukan jadwal hariannya.
  5. Meditasi, Melatih Pernapasan, dan Mindfullness

    Meditasi sebagai salah satu cara yang ampuh untuk mengurangi kecemasan serta stres dengan meningkatkan fokus dan perhatian diri. Beberapa orang melakukan 10-15 menit meditasi dalam sehari untuk mengurangi gejala lambung stres.

  6. Konsumsi Obat Alami
    Dengan mengonsumsi obat alami, seperti jahe yang dicampur dengan teh dapat menjadi suplemen yg membantu meringankan gejala gangguan pencernaan ringan, termasuk mual. tidak hanya itu, minum teh peppermint atau mengoleskan minyak kayu putih juga dapat menjadi aromaterapi yg membantu mengurangi tanda-tanda lambung stres.
  7. Gunakan Diffuser dengan Minyak Esensial
    Dengan memakai diffuser dan minyak esensial yang menenangkan seperti lavender, chamomile, vetiver, mawar, atau jenis minyak esensial lainnya, sebab bisa digunakan menjadi pengharum ruangan sekaligus membantu meredakan kecemasan.
  8. Bersantai Sejenak
    Setiap orang membutuhkan ketika serta daerah buat bersantai atau beristirahat. beragam aktivitas dapat dilakukan misalnya berjalan-jalan seseorang diri, mengobrol dengan rekan, keluarga, sahabat, atau siapapun, menonton, dan aktivitas-kegiatan lainnya.

Oleh karena itu, untuk meredakan lambung stres, perlu mengurai stres, mengatur pola makan, serta gaya hidup. Kesehatan lambung harus dijaga supaya kesehatan tubuh stabil. Terutama asupan makanan serta minuman yang masuk kedalam tubuh.

Menjaga Kesehatan Mental Karyawan

Dalam lingkungan kerja, krusial bagi perusahaan untuk memberikan dukungan terhadap menjaga kesehatan mental karyawan sebagai upaya menciptakan budaya kerja yang sehat dan positif. Bagi kebanyakan orang, pekerjaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Pekerjaan merupakan tempat dimana seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mendapatkan penghasilan dan menemukan teman. Oleh karena itu, krusial untuk melindungi kesehatan mental karyawan di kantor.

Manfaat Mendukung Kesehatan Mental 

Dengan manajemen yang baik, dukungan terhadap kesehatan mental karyawan bisa menaikkan produktivitas sampai 12%. Manfaat yang mampu dihasilkan dengan mendukung kesehatan mental karyawan antara lain :

Menjaga Kesehatan Mental Karyawan

‍1. Menaikkan Produktivitas

Penelitian menunjukkan bahwa 86% karyawan yang mendapatkan perawatan untuk depresi mengalami peningkatan kinerja, bahkan dapat mengurangi tingkat ketidakhadiran hingga 40%-60%.

2. Meningkatkan Retensi Karyawan

Dikutip dari The Great X Report dari Michael Page Indonesia, sebanyak 68% karyawan di Indonesia bersedia mengorbankan gaji, insentif, atau promosi untuk menerima kesehatan mental dan kebahagiaan. Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan mental harus menjadi prioritas bagi perusahaan untuk mempertahankan karyawan terbaiknya. Perusahaan perlu mendukung semua komponen yang dapat membangun lingkungan pekerjaan yang sehat, seperti : kesehatan fisik, emosional serta mental, serta pengembangan profesional.

3. Menurunkan biaya Perawatan

Menurut National Alliance on Mental Illness, tingkat penyakit kardiovaskular dan metabolisme dua kali lebih tinggi pada orang dewasa dengan penyakit mental yang serius. Dengan menjaga kesehatan mental karyawan bisa berpengaruh pada kesehatan fisiknya. Semakin karyawan senang di tempat kerja, mereka akan lebih sehat secara fisik, yang tentu berdampak positif pada kinerja perusahaan.

Di Indonesia, kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental telah semakin baik, namun masih banyak yang menganggap kesehatan mental merupakan permasalahan abstrak apabila dibandingkan dengan kesehatan fisik yang lebih mudah diidentifikasi. Padahal faktor-faktor eksternal seperti lingkungan kerja jua dapat memicu terganggunya kesehatan mental seseorang, seperti komunikasi antar rekan kerja yang jelek, tugas yang samar-samar, terbatasnya ruang berekspresi, serta lainnya.

Menjaga Kesehatan Mental Karyawan

‍Mengenai kesehatan mental, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa perusahaan mempunyai tanggungjawab untuk mendukung kesehatan mental masing-masing pegawainya dengan menciptakan lingkungan kerja yg sehat serta jauh asal faktor-faktor eksternal penyebab terganggunya kesehatan mental. ada beberapa cara yg bisa dilakukan perusahaan buat mendukung kesehatan mental karyawan, antara lain yaitu :

1. Tingkatkan kesadaran Kesehatan Mental di tempat kerja

Merupakan langkah awal untuk mendukung kesehatan mental karyawan pada lingkungan kerja. Dengan menyediakan sumber daya untuk membantu karyawan mengenal lebih dalam mengenai kesehatan mental, serta gosip bagi karyawan yang membutuhkan bantuan, karyawan akan lebih nyaman buat menghubungi manajer atau HR Jika menemui kesulitan yg berimbas di kesehatan mental pada lingkup lingkungan kerja.

‍2. Kompensasi yang Berkaitan dengan Kesehatan Mental

Dukungan terhadap kesehatan mental karyawan juga bisa ditunjukkan dengan memastikan tunjangan dan kompensasi yang diberikan perusahaan untuk mendukung kesejahteraan mental karyawan. Perusahaan bisa mempertimbangkan untuk menyampaikan fasilitas seperti :

  • Donasi Perencanaan Keuangan
    Tekanan keuangan bisa mengakibatkan stres bagi karyawan, cara ini dapat membantu karyawan untuk mengatur keuangannya untuk memenuhi kebutuhannya.
  • Program bonus Karyawan
    Memberikan promo khusus karyawan untuk layanan yang mendukung kegiatan refreshing pada luar pekerjaan, seperti keanggotaan gratis tempat gym, bonus refleksi atau akupuntur.

3. Menawarkan Waktu Kerja Fleksibel

Untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan atau yang disebut work-life balance, HR bisa berkontribusi untuk menciptakan kebijakan jam kerja fleksibel, remote working, dan paid time off (PTO). Keseimbangan antara pekerjaan serta kehidupan pribadi memang terkadang sulit untuk diterapkan, terutama bagi karyawan yang memiliki tanggung jawab kerja yang tinggi. Namun kontribusi HR dalam menetapkan jadwal yang fleksibel bisa meringankan beban kerja yang dirasakan karyawan. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir gangguan kesehatan mental.

4. Mengelola Stres di tempat kerja

Stres di tempat kerja berpengaruh pada produktivitas karyawan yang secara tidak langsung berakibat pada terganggunya usaha perusahaan. Meskipun tidak mungkin menghilangkan stres dalam pekerjaan, Anda dapat membantu karyawan untuk mengelola tekanan kerja secara efektif. Langkah-langkah yang bisa diambil antara lain :

  • Memastikan beban kerja sesuai dengan kompetensi karyawan
  • Meminta manajer untuk bertemu secara rutin dengan karyawan untuk menfasilitasi komunikasi 2 arah yang lancar
  • Tidak memberikan toleransi pada diskriminasi, bullying, tindakan negatif dan ilegal.
  • Memberikan apresiasi terhadap keberhasilan karyawan‍

5. Mengadakan aktivitas yang Mendukung Kesehatan Mental

Kolaborasi antara perusahaan serta HR sangat krusial untuk mengurangi stigma dan mengedukasi tenaga kerja mengenai pentingnya kesehatan mental, yaitu dengan mengadakan atau memberikan pelatihan dukungan kesehatan mental. Pelatihan ini dapat dilakukan secara internal dengan menghadirkan konsultan psikolog profesional untuk menjelaskan kontribusi yang mampu dilakukan HR apabila karyawan mengalami stres di lingkungan kerja.

‍Demikian beberapa manfaat dan upaya yang bisa dilakukan HR untuk menjaga kesehatan mental karyawan di lingkungan kerja.

Mengenali Perbedaan Kelelahan dan Depresi

Pada kesempatan kali ini akan membahas bagaimana cara mengenali perbedaan kelelahan dan depresi. Seolah terlihat mirip, pada kenyataannya kedua hal ini berbeda. Keduanya dapat beresiko menghilangkan nyawa seseorang. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Anda mungkin pernah merasa kelelahan dan kepenatan yang tidak tertahankan. Seolah-olah untuk bangkit dari tempat duduk saja tubuh tidak mampu. Saat hal ini terjadi, bisa saja anda tidak menyadari bahwa salah satu penyebab kelelahan berlebih mungkin saja karena depresi yang terselubung. Pasalnya, kebanyakan orang memang tidak menyadari kalau dirinya sedang mengidap depresi. Lalu, apa bedanya kelelahan biasa dengan lelah yang dapat memicu gejala depresi?

Mengenali Perbedaan Kelelahan dan Depresi

Penyebab kelelahan berlebih

Terdapat 3 kemungkinan saat Anda mengalami lelah yang tidak tertahankan. Kemungkinan tersebut yaitu terlalu banyak kegiatan, sindrom kelelahan kronis, dan depresi. Lelah yang disebabkan oleh terlalu banyak kegiatan biasanya akan hilang dalam beberapa hari atau sesudah Anda istirahat cukup.

Kemungkinan ke 2 yaitu sindrom kelelahan kronis. Kelelahan ini cenderung bersifat jasmani. Sederhananya, gangguan tersebut menyerang sistem tubuh Anda. Maka, tidak heran jika ciri-ciri lain dari sindrom kelelahan kronis yang tidak dirasakan penderita depresi adalah sakit tenggorokan, nyeri kepala, nyeri sendi serta otot, nyeri tulang, demam ringan, serta gangguan penglihatan.

Sementara itu, jika penyebab kelelahan yang Anda rasakan merupakan tanda-tanda depresi, tanda lainnya dapat diamati dari kondisi kejiwaan Anda. Anda mungkin merasakan kesedihan dan keputusasaan yang berlarut-larut, kehilangan minat terhadap hal-hal yang tadinya dinikmati, merasa tak berdaya dan tidak bermanfaat, sulit berkonsentrasi, tak bisa mengambil keputusan, atau ingin bunuh diri.

Bagaimana kelelahan bisa jadi tanda-tanda depresi?

Kelelahan saat depresi menjadi salah satu cara otak untuk melindungi diri. Thomas Minor, seorang ahli ilmu saraf berasal University of California, Los Angeles (UCLA) memaparkan bahwa depresi merupakan reaksi tubuh terhadap stres akut. Stres yang dimaksud merupakan gangguan dimana tubuh memproduksi hormon stres seperti kortisol secara berlebihan.

Banyaknya hormon kortisol pada tubuh dibaca oleh otak sebagai adanya ancaman dari luar yang perlu dilawan atau dihindari. Untuk mencegah kehabisan energi, otak pun memerintahkan tubuh untuk beristirahat. Akibatnya, Anda jadi sangat kelelahan serta tidak bertenaga. Padahal, pengidap depresi sebenarnya tidak sedang menghadapi ancaman yang harus dilawan atau dihindari secara fisik.

Depresi secara tidak langsung meminta Anda untuk berhenti sejenak dari hal-hal yang membebani mental Anda. Entah itu kegagalan, dilema dalam keluarga, masalah ekonomi, atau trauma akibat kehilangan orang yang dicintai. Tetapi, karena tubuh tidak mampu “berbicara” eksklusif pada Anda, salah satu tanda yang ditunjukkan merupakan rasa lelah berlebihan.

Cara mengatasi kelelahan berlebih karena depresi

Bila tanda-tanda depresi jadi penyebab kelelahan berlebih, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau terapis. Hanya dengan mengatasi depresi Anda mampu mengusir kelelahan berlebih. Anda akan dianjurkan untuk menjalani sesi terapi atau mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter dalam waktu tertentu. Dokter juga biasanya akan meminta Anda untuk melakukan perubahan gaya hidup, contohnya menjaga pola makan sehat serta rutin berolahraga.

Demikian pembahasan mengenai cara mengenali perbedaan kelelahan dan depresi. Jangan lupa, jika tidak mencari bantuan dengan berkonsultasi dengan psikolog maupun ahli kejiwaan, depresi mungkin akan menghantui seseorang selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Anda jadi tidak bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik. Depresi juga mampu berujung di kematian. Maka, jangan meremehkan gejala depresi yang Anda rasakan.

Cara Menjaga Kesehatan Mental

Artikel kali ini akan membahas mengenai cara menjaga kesehatan mental dan bagaimana dampak dari menjaga kesehatan mental tersebut untuk diri kita sendiri.

Pentingnya menjaga kesehatan mental perlu diketahui sejak dini. Seseorang dengan mental sehat akan berpengaruh pula pada kondisi fisik juga kualitas hidup. Ketika seseorang sejahtera secara psikologis, sosial maupun emosional, maka bisa dikatakan bahwa individu tersebut memiliki mental yang sehat.

Mental yang sehat juga merupakan cikal bakal bagi diri kita untuk terus berkembang. Banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh dengan adanya kesehatan mental. Ingin tau lebih lanjut mengenai kesehatan mental? Yuk simak terus penjelasan berikut.

1. Penyakit Mental Psikotik

Penyakit mental psikotik yang menyerang seseorang akan menyebabkan orang tersebut sulit membedakan realita dimana individu tersebut akan merasakan halusinasi dan delusi. Beberapa penyakit mental psikotik contohnya gangguan bipolar, depresi berat dengan gejala psikotik, gangguan waham dan juga skizofrenia.

2. Penyakit Mental Non Psikotik

Penyakit mental non psikotik dipicu oleh stress dan juga trauma. Penderita penyakit mental non psikotik akan mengalami gangguan realita dimana mereka memiliki pola pikir yang tidak seharusnya dimiliki. Contoh dari penyakit mental non psikotik ini misalnya depresi, gangguan kepribadian antisosial, gangguan kecemasan umum, serangan panik, fobia, dan juga Obsessive-Compulsive Disorder (OCD).

Cara Menjaga Kesehatan Mental

Seseorang bisa dikatakan sehat secara mental jika mampu bekerja dengan produktif, mengelola stres dengan baik, dan berkontribusi untuk lingkungan sekitarnya. Untuk menjaga kesehatan mental, berikut beberapa cara menjaga kesehatan mental yang bisa Anda coba :

Kelola stres dengan baik

Stres adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga Anda tidak mungkin menghindarinya. Namun, Anda bisa belajar untuk mengelola stres dengan baik, misalnya menonton film, mendengarkan musik, berjalan santai di luar ruangan, dan menulis jurnal. Mengelola stres dengan baik dapat membuat pikiran Anda lebih tenang dan bisa melihat hidup dengan lebih positif. Dengan demikian, stres yang Anda alami bisa mereda.

Akui perasaan dan emosi negatif

Memiliki berbagai emosi, seperti marah, sedih, atau kecewa, adalah hal yang wajar. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengenali dan mengakui perasaan tersebut. Jika Anda sudah mengenali dan mengakui semua emosi negatif yang dialami, Anda bisa meredakannya dengan cara positif, seperti meditasi. Hal ini bertujuan agar emosi dan perasaan negatif tidak berlarut-larut dan membawa dampak buruk bagi kesehatan Anda.

Tetapkan tujuan yang realistis

Cara menjaga kesehatan mental berikutnya adalah menetapkan tujuan dan target, sehingga membuat hidup Anda lebih terarah dan dapat membantu menjaga kesehatan mental. Agar lebih mudah, Anda bisa mulai menuliskan target dan tujuan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Namun, tulis secara realistis dan sesuaikan dengan waktu dan kemampuan yang Anda miliki.

Cintai tubuh anda sendiri

Saat Anda merawat dan menjaga kesehatan tubuh, itu berarti Anda juga sedang menjaga kesehatan mental. Pastikan Anda tidur yang cukup dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, nasi, ikan, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Jangan lupa untuk berolahraga secara teratur dan hindari kebiasaan buruk, seperti minum alkohol, merokok, dan menggunakan obat-obatan terlarang.

Memelihara hubungan baik dengan orang lain

Orang yang memiliki hubungan sosial yang baik terbukti lebih mampu mengelola stres dan menjaga kesehatan fisik dan mentalnya. Oleh karena itu, luangkan waktu bersama orang-orang terdekat, seperti keluarga dan teman-teman. Selain itu, Anda juga bisa mencoba kegiatan baru agar memiliki kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang baru.

Membantu orang lain

Membantu orang lain juga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan mental lainnya. Hal ini dikarenakan membantu orang lain tidak hanya bermanfaat untuk orang yang Anda bantu, namun juga bermanfaat untuk diri sendiri. Selain itu, membantu orang lain juga dapat membuat Anda merasa bermanfaat dalam hidup dan menghindarkan dari rasa kesepian, yang pada akhirnya dapat membantu menjaga kesehatan mental Anda.

 

Demikian cara menjaga kesehatan mental, bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, jika Anda merasa kesulitan menerapkan hal-hal tersebut atau mengalami gejala gangguan mental yang sulit untuk dihadapi sendiri, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan mental Anda.

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebih

Terdapat beberapa cara mengatasi kecemasan berlebih, misalnya saat menunggu hasil wawancara kerja, kita mungkin merasa cemas. Hal tersebut sangat wajar terjadi karena cemas dapat muncul dalam berbagai keadaan. Pemicunya adalah perasaan stres atau tertekan. Namun, rasa cemas yang berlebihan dapat mengakibatkan anxiety disorder atau gangguan kecemasan.

Melansir clevelandclinic, gangguan kecemasan adalah salah satu jenis kondisi kesehatan mental yang membuat diri sulit menjalani hari karena perasaan cemas berlebihan. Gejalanya termasuk perasaan gugup, panik dan takut, berkeringat, dan detak jantung yang cepat. Ketika diri merasakan cemas, maka akan merespons situasi tertentu dengan rasa takut. Sebenarnya, kecemasan bisa bermanfaat untuk diri kita. Misalnya, perasaan cemas dapat membantu kita saat menyadari situasi berbahaya sehingga dapat menjauhinya agar tetap aman. Akan tetapi, ketika mengalami gangguan kecemasan, diri tidak akan berpikir demikian karena perasaan takut dan gugup yang mendominasi.

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebih

Gangguan kecemasan dapat terjadi ketika diri sering bereaksi berlebihan terhadap sesuatu yang memicu emosi. Selain itu, gangguan kecemasan mengakibatkan diri tak dapat mengontrol respons terhadap situasi sehingga dapat membuat sulit menjalani hari. Ada beberapa gejala gangguan kecemasan, di antaranya adalah merasa panik, takut dan gelisah, mimpi buruk, pikiran berulang atau kilas balik pengalaman traumatis, serta pikiran obsesif yang tak terkendali. Selain itu, gejala fisik yang juga dialami oleh tubuh adalah tangan dingin dan berkeringat, mulut kering, mual, mati rasa atau kesemutan di tangan atau kaki, penegangan otot, bahkan sesak napas. Lantas, apa saja hal yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan kecemasan? Simak penjelasan berikut.

Mengurangi Stres

Dilansir dari healthline, jika mengalami gangguan kecemasan, penting untuk mengurangi stres. Stres adalah pemicu umum yang membuat gangguan kecemasan semakin parah. Olahraga merupakan cara yang bagus untuk menghilangkan stres. Ada banyak cara untuk menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian. Misalnya, mencoba untuk jalan kaki secara teratur, bergabung dengan kelas olahraga atau kebugaran, serta berlatih yoga. Selain berolahraga, hal lain yang dapat mengurang stres ialah beristirahat dari rutinitas atau merencanakan liburan. Jika sedang menikmati hobi tertentu, luangkan waktu untuk melakukannya. Lakukan hal-hal yang membuat diri merasa lebih baik dan lebih santai agar gangguan kecemasan dapat diredam.

Makan makanan sehat

Makan makanan yang sehat akan membuat diri merasa lebih baik baik secara fisik maupun mental. Jangan stres tentang pilihan makanan, tetapi cobalah makan berbagai macam makanan segar dan sehat. Sertakan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian bila memungkinkan. Hindari makanan dengan olahan yang berminyak, manis, dan tinggi lemak.

Membuat jurnal

Tidak ada yang mengenal kita lebih baik daripada diri sendiri. Membuat jurnal adalah cara yang bagus untuk mendeteksi suasana hati, stres, dan kecemasan. Mengidentifikasi masalah dan menuliskannya dapat membantu untuk menanggulangi masalah. Menulis jurnal dapat membantu mengetahui pemicu kecemasan dan cara menanggulanginya.

Menghindari pola hidup tidak sehat

Mengonsumsi rokok, obat-obatan, dan alkohol sering digadang-gadang sebagai pereda stres. Justru hal itu dapat merusak tubuh sehingga membuat diri lebih sulit menangani stres dan kecemasan. Kafein juga dapat menyebabkan atau meningkatkan kecemasan. Hal ini dapat terjadi karena zat-zat yang terkandung di dalamnya berpeluang menyebabkan kecemasan dan stres berlebihan. Jika sudah mengalami kecanduan dan membutuhkan bantuan untuk berhenti, segera bicarakan dengan dokter atau cari komunitas yang mendukung untuk menguranginya. Upaya ini dilakukan agar menjaga kesehatan penderita gangguan kecemasan.

Tarik napas yang dalam

Dilansir dari alodokter, bernapas dengan dalam dapat membuat tubuh rileks sehingga mengurangi aktivitas saraf di otak yang menyebabkan rasa cemas. Ketika mengalami kecemasan, tarik napas panjang selama lima detik, kemudian tahan selama lima detik, lalu lepaskan kembali perlahan-lahan dalam lima detik juga. Lakukanlah beberapa kali sampai pikiran lebih tenang. Pusatkan pikiran pada aktivitas yang dijalani ketika merasa cemas, fokus akan terganggu. Jika ini terjadi, cobalah untuk kembali fokus pada hal yang akan dilakukan. Misalnya, jika ada jadwal membersihkan rumah atau mencuci baju, lakukanlah. Jika ada jadwal berkumpul dengan teman-teman, tetaplah pergi. Duduk diam tanpa melakukan apapun dan diliputi kekhawatiran tentang hal-hal yang mungkin terjadi justru akan memperburuk kecemasan.

Bercerita kepada orang yang dipercaya

Curhat atau menceritakan apa yang sedang dirasakan dan alami kepada orang yang dipercaya bisa meringankan kecemasan. Orang tersebut bisa saja psikiater, teman dekat, atau anggota keluarga yang memahami kondisi kita. Sebagai alternatif, cobalah mencari support group yang beranggotakan orang-orang dengan keluhan serupa sehingga bisa saling berbagi pengalaman dan tips tentang bagaimana cara mengatasi gangguan kecemasan.

Menyediakan waktu sendiri

Sediakan waktu untuk berjalan santai, melakukan meditasi, mendapatkan relaksasi, atau berendam di air hangat. Bila perlu, matikan telepon genggam selama beberapa saat agar tidak terganggu. Terkadang kecemasan dapat disebabkan oleh meningkatnya hormon stres. Cara-cara relaksasi tersebut bisa membuat kita merasa lebih tenang sehingga rasa cemas mereda.

 

Demikian pembahasan mengenai cara mengatasi kecemasan berlebih, semoga teman-teman pembaca yang mengalami hal ini dapat lebih mengatur kecemasan dalam diri teman-teman. Terima kasih sudah bersedia membaca disini.

Mengatasi Frustasi Dalam Psikologi

Mengatasi Frustasi Dalam Psikologi

Mengatasi frustasi dalam psikologi terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan. Masing-masing orang memiliki permasalahannya tersendiri. Namun ada beberapa orang yang merasa bahwa dirinya tidak sanggup dibebani masalah dan akhirnya menjadi frustasi.

Frustasi mengacu pada reaksi subjektif terhadap penghalang tingkah atau motivasi yang penting sehingga mengakibatkan terganggunya penyesuaian diri seseorang. Frustasi dapat menyebabnya pengaruh yang negatef baik untuk kesehatan fisik maupun mental.

Cara Mengatasi Frustasi Dalam Psikologi

1). Nyatakan (eksplosif)

Dimana, semua energi yang terdapat dalam diri individu diledakkan atau dihabiskan dengan cara melakukan perbuatan atau ucapan yang bersifat eksplosif, sehingga tidak ada lagi tekanan yang mengganggu

2). Seimbangkan Batin

Anda harus menjernihkan pikiran dan menyeimbangkan batin. Anda harus mencegah kemungkinan terjadinya pertentangan batin yang mungkin merisaukan diri seumur hidup. Karena itu batin harus diseimbangkan atau diselaraskan agar bisa tetap tegak.

3). Kendalikan Kekecewaan

Jika anda ingin menjadi orang sukses anda pasti melewati yang namanya rasa frustasi, gelisah, jengkel, dan berbagai kekecewaan yang lain. Karena dalam hidup semua kekecewaan itu tidak bisa dihindari. Jika anda kecewa saja tidak bisa dihadapi dan sudah frustasi bagaimana permasalahan lainnya? jelas anda tidak akan pernah menapaki kesuksesan.

4). Cari Pembelaan

Melakukan pembelaan (rationalisasi), yaitu usaha yang dilakukan untuk mencari alasan yang masuk akal bagi tindakan yang sesungguhnya tidak masuk akal. Sebenarnya ini seringkali dilakukan beberapa orang untuk menghindari masalah, namun untuk anda yang frustasi hal ini bisa dilakukan. Bukan menghindar tapi lebih kepada tidak menitikberatkan masalah untuk sendiri dan mencari pembelaan agar orang lain bisa ikut melihat masalah anda.

5). Pengendalian waktu yang baik

Seringkali seseorang merasa frustasi bukan karena masalah namun karena banyaknya pekerjaan dan tidak bisa ditangani dengan baik, sehingga pengendalian waktu mungkin bisa membantu anda keluar dari rasa frustasi.

6). Mental Sehat

Mental yang sehat menjadikan seseorang bisa menghadapi berbagai masalah dan akhirnya tidak mengalami frustasi. Cara Memelihara Kesehatan Mental Anak termasuk cara mudah sejak dini yang bisa anda terapkan.

7).  Kembangkan Daya Berpikir

Seseorang harus mengembangkan daya pikir yang kreatif dengan berlandaskan tujuan hidup yang telah anda tetapkan sebelumnya. Anda harus ingat bahwa hidup memang seperti roller coster dimana akan ada turun dan naik permasalahan dan kebahagiaan.

8). Efisiensi Diri

Efisiensi energi yang anda lakukan bisa menjadi solusi menghindari frustasi. Anda bisa melakukan suatu pekerjaan tanpa harus mengorbanan atau memboroskan banyak energi karena kamu telah bertindak cerdas dengan apa yang harus kamu lakukan.

9). Tingkatkan Iman

Psikologi Agama menyatakan bahwa spiritual seseorang memiliki hubungan dan kesehatan mental. Anda tidak ingin frustasi maka tingkatkan iman anda. Banyak sekali orang yang hanya ingat spiritualnya lemah ketika sedang hancur saja. Coba anda tingkatkan iman saat anda sedang baik atau tidak baik, maka anda tidak akan merasa sendiri dan frustasi.

10). Mencatat Kemajuan Diri

Lakukan check list dan lihat bagaimana perkembangan anda atau target hidup anda apakah tercapai atau tidak.

11). Stop Menyalahkan Diri

Mungkin penyebab frustasi anda adalah sesuatu dari perbuatan anda sendiri. Wajar jika seorang manusia mengalami hal yang mungkin salah dan tidak sesuai keinginan namun jangan menyalahkan diri sendiri, yang ada anda tidak akan berubah dan berkembang.

12). Jangan Marah

Marah diperbolehkan untuk melepaskan penat atau tekanan, bukan untuk menyalahkan orang lain. Hal ini dapat diarahkan baik pada diri kita sendiri maupun sesuatu yang menyebabkan frustasi dan juga rasa tertekan itu hadir. Silahkan anda menghibur diri dengan menonton film lucu atau membaca komik kesukaan anda. Intinya di sini adalah untuk meminimalkan rasa marah sehingga anda dapat berpikir jernih dan mendapatkan solusi yang baik.

 

Itulah beberapa cara mengatasi frustasi dalam psikologi yang bisa anda lakukan dengan ringan. Tidak perlu membutuhkan psikiater, psikolog dan sebagainya. Intinya pengendalian dirilah yang paling bisa berperan dalam menenangkan pikiran dan jiwa anda. Ingatlah bahwa semua orang pernah salah, mengalami kekurangan, masalah dan sebagainya namun mereka bisa bangkit dan maju. Jadi kenapa anda tidak?